Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi pada Kinerja Masyarakat
Studi Kasus Organisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Semarang Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.331-341Kata Kunci:
kepemimpinan transformasional, motivasi, kinerja komunitasAbstrak
Kepemimpinan Transformasional dalam suatu organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan dan dinamika suatu organisasi. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai sebuah organisasi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa dan mensejahterakan masyarakat desa, berdasarkan amanat UU No. 6 Tahun 2014. Dalam persaingan perusahaan yang semakin pesat, beberapa permasalahan seringkali dihadapi oleh para pelaku usaha. Dari segi permodalan dalam mengembangkan usaha, berdasarkan fenomena tersebut, BUMDes dihadirkan dan dibangun dalam bentuk organisasi dengan semangat kebersamaan dalam menggali dan mengenali Potensi Desa. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mensukseskan pembangunan dalam pendapatan desa adalah dengan meningkatkan pendapatan desa. Besarnya pendapatan desa dipengaruhi oleh kinerja BUMDes dalam mengelola dan memaksimalkan aset yang ada di Desa. Tujuan penulisan studi literatur ini adalah untuk mengidentifikasi Kepemimpinan Transformasional dalam meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan. Hasil yang diperoleh adalah untuk mengukur pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi terhadap Kinerja Masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kepemimpinan dalam pengelolaan BUMDes di Kabupaten Semarang dapat mencerminkan Kepemimpinan Transformasional.
Referensi
Amin, R. M., Febrina, R., & Wicaksono, B. (2021). Handling COVID-19 from a Collaborative Governance Perspective in Pekanbaru City. Jurnal Bina Praja, 13(1), 1–13. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.1-13
Anggraeni, M. R. R. S. (2016). Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan Studi pada BUMDes di Gunung Kidul, Yogyakarta. MODUS, 28(2), 155–167. https://doi.org/10.24002/modus.v28i2.848
Batory, A., & Svensson, S. (2020). Regulating Collaboration: The Legal Framework of Collaborative Governance in Ten European Countries. International Journal of Public Administration, 43(9), 780–789. https://doi.org/10.1080/01900692.2019.1658771
Bryman, A. (2017). Quantitative and qualitative research: further reflections on their integration. In J. Brannen (Ed.), Mixing Methods: Qualitative and Quantitative Research (pp. 57–78). Taylor & Francis Group.
Çoban, B. (2016). Social Media and Social Movements: The Transformation of Communication Patterns. Lexiton Books.
Daswati, D., Samad, M. A., & Wekke, I. S. (2020). Collaborative Governance in the Management of Integrated Community Shelters Post Disaster (ICS) in the City of Palu. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 5(2), 229–242. https://doi.org/10.15294/ipsr.v5i2.21602
Duncan, J. D. I. (2020). Methodological Approaches. In Researching Protest Literacies (pp. 37–64). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429353550-3
Furqoni, I., & Rosyadi, S. (2019). Collaborative Governance in Corporate Social Responsibility Forum in Banyumas Regency. Jurnal Bina Praja, 11(2), 209–217. https://doi.org/10.21787/jbp.11.2019.209-217
Indarti, S., & Juim, J. (2019). Collaborative Governance in the Reduction of Earthquake and Tsunami Disaster Risks in Bengkulu City. Proceedings IAPA Annual Conference, 384. https://doi.org/10.30589/proceedings.2018.211
Kenawy, E. H. M. (2015). Collaborative approach for developing a more effective regional planning framework in Egypt: ecotourism development as case study (Issue May). University of Liverpool.
Mariana, L., Rachmawati, M., Fibry, Supriyanto, E. E., & Dakhri, M. (2020). Peningkatan Produktivitas dan Profitabilitas UMKM Desa Sampulungan Kab. Takalar Sulawesi Selatan. Journal of Training and Community Service Adpertisi (JTCSA), 1(1), 52–66. https://jurnal.adpertisi.or.id/index.php/JTCSA/article/view/61
Papakyriakopoulos, O., Hegelich, S., Shahrezaye, M., & Serrano, J. C. M. (2018). Social media and microtargeting: Political data processing and the consequences for Germany. Big Data & Society, 5(2), 205395171881184. https://doi.org/10.1177/2053951718811844
Purwaningsih, Y., Hartono, S., Masyhuri, M., & Mulyo, J. H. (2015). Pola Pengeluaran Pangan Rumah Tangga menurut Tingkat Ketahanan Pangan di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 11(2), 236–253. https://doi.org/10.23917/jep.v11i2.327
Sukarno, G., Azizah, N., Nawangsari, E. R., Izaak, W. C., & Farida, S. N. (2020). Citizen Relationship Management (CnRM) to Build the Awareness of Anti-Corruption: Collaborative Governance Perspective. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(8), 1299–1306. https://www.psychosocial.com/article/PR280144/16383/
Supriyanto, E. E. (2021). Strategi Penerapan Kebijakan Sovereign Wealth Funds (SWFs) di Indonesia: Studi Literatur dan Studi Komparatif Oman. Jurnal Inovasi Ilmu Sosial Dan Politik (JISoP), 3(1), 10–21. https://doi.org/10.33474/jisop.v3i1.6959
Supriyanto, E. E., Bakti, I. S., & Furqon, M. (2021). The Role of Big Data in the Implementation of Distance Learning. Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Kependidikan, 12(1), 61–68. https://doi.org/10.31764/paedagoria.v12i1.3902
Wijaya, C., & Sari, V. D. P. (2019). Encouraging Collaborative Governance in Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Management in Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 9(2), 225–236. https://doi.org/10.26858/jiap.v9i2.11763
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



















