Baca Naskah Lengkap
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 13 No 1 (2021).
905 Dilihat 814 Diunduh
Pemerintah menempatkan penelitian dan pengembangan (litbang) untuk mengambil peran besar dalam penyelenggaraan pemerintah daerah dalam bentuk badan namun masih banyak perangkat litbangda yang bergabung dengan Bappeda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi dan permasalahan perangkat litbangda yang bergabung dengan Bappeda dan bagaimana strategi penguatan litbangda, serta peran yang dijalankan oleh perangkat litbangda tersebut dalam dominasi perencanaan. Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan survey online dan wawancara mendalam. Data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi dan peraturan perundang-undangan terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan aplikasi Nvivo 12 Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat litbangda yang menginduk dalam Bappeda masih menghadapi kendala internal dan eksternal sehingga peran dan fungsinya belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan strategi penguatan litbangda, serta mekanisme sinergitas peran litbang dan perencanaan.
Strategy for Strengthening Research and Development Capacity in West Sumatra Province
The government places research and development (R & D) to take a significant role in implementing local government in an agency. However, there are still many regional research and development tools joined by the Regional Development Planning Agency (Bappeda). This research is qualitative research that aims to describe the conditions and problems of regional research and development joined by the Regional Development Planning Agency (Bappeda) and the strengthening strategy and role of regional research and development tools in planning dominance. Primary data were collected through online surveys and in-depth interviews and secondary data through the study of documentation and related statutory regulations. Data analysis was carried out descriptively. The results showed that the regional research and development under the Regional Development Planning Agency (Bappeda) still face internal and external obstacles. Their roles and functions are not optimal. This study recommends strategies for strengthening regional research and development and mechanisms for synergizing the roles of research, development, and planning.
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 13 No 1 (2021).
Hak Cipta (c) 2021 Afriyanni, Suci Emilia Fitri, Melati Ayuning Pranasari, Worry Mambusy Manoby. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.