Penentuan Komoditas Unggulan untuk Ketahanan Pangan di Kawasan Metropolitan PEKANSIKAWAN

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.17.2025-2609

Kata Kunci:

Keterkaitan Antarwilayah, Koefisien Lokasi, Ketahanan Pangan Metropolitan, Rekomendasi Kebijakan, Analisis Pergeseran Pangan, Sinergi Spasial

Abstrak

Ketahanan pangan merupakan aspek penting pembangunan regional, khususnya di wilayah metropolitan yang berfungsi sebagai pusat konsumsi, produksi, dan distribusi. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi komoditas pangan unggulan di Kawasan Metropolitan Pekansikawan, Provinsi Riau, yang meliputi Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Pelalawan, serta memberikan rekomendasi untuk memperkuat ketahanan pangan regional. Penelitian ini menggunakan Location Quotient (LQ) dan Shift Share Analysis (SSA) untuk menguji keunggulan komparatif dan kompetitif di keempat wilayah tersebut. Analisis mengidentifikasi empat komoditas utama: daging unggas di Kota Pekanbaru, ikan budidaya di Kabupaten Kampar, beras dan bawang bombai di Kabupaten Siak, dan beras serta ikan berbasis agroindustri di Kabupaten Pelalawan. Komoditas-komoditas ini membentuk sistem komplementer yang meningkatkan sinergi antarwilayah dan ketahanan pasokan pangan. Temuan menunjukkan bahwa optimalisasi keterkaitan antarwilayah melalui investasi kolaboratif, rantai pasokan terintegrasi, dan klaster sistem pangan sangat penting untuk mengatasi kesenjangan produksi dan kebutuhan konsumsi. Kesimpulan menekankan bahwa skala metropolitan memberikan peluang unik untuk menggabungkan kekuatan lokal menjadi sistem pangan regional yang koheren, yang dapat lebih mendukung ketersediaan, aksesibilitas, dan stabilitas pangan. Implikasi kebijakan menyoroti perlunya investasi strategis dalam irigasi, logistik rantai dingin, dan platform pasar digital, bersamaan dengan penguatan kelembagaan melalui koperasi petani, akses keuangan, dan peningkatan kapasitas. Studi ini memberikan kontribusi ilmiah dengan mengintegrasikan analisis teritorial dengan metode kuantitatif dalam konteks metropolitan, menawarkan pengayaan teoritis untuk literatur ketahanan pangan dan panduan praktis bagi para pembuat kebijakan regional.

Referensi

Andrianti, D., Lubis, E. C. B., Nuridayanti, K., & Purnawan, E. (2024). National Food Security Strategy to Improve Economic Independence and Competitiveness in the Framework of National Resilience. Southeast Asia Journal of Graduate of Islamic Business and Economics, 2(3), 100–105. https://doi.org/10.37567/sajgibe.v2i3.3039

Badan Pangan Nasional. (2022). Indeks Ketahanan Pangan Tahun 2022.

Committee on World Food Security. (2021). Impacts of COVID-19 on Food Security and Nutrition: Developing Effective Policy Responses to Address the Hunger and Malnutrition Pandemic.

Cvijanovic, D., Ignjatijevic, S., Vapa Tankosic, J., & Cvijanovic, V. (2020). Do Local Food Products Contribute to Sustainable Economic Development? Sustainability, 12(7), 1–18. https://doi.org/10.3390/su12072847

Diniaty, D., Fauzi, A. M., Sunarti, T. C., Raharja, S., & Helmi, F. (2024). Determination of Superior Commodities for the Development of Small and Medium Industries in Kampar Regency. Journal of Applied Engineering and Technological Science, 5(2), 995–1010. https://doi.org/10.37385/jaets.v5i2.4727

Enirawan, Hadi, S., Juanda, B., & Rustiadi, E. (2015). Analisis Kinerja Ketahanan Pangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sosiohumaniora, 17(2), 119–125. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v17i2.7299

Hendriany, R., Pravitasari, A. E., & Rustiadi, E. (2023). Pengembangan Wilayah Kabupaten Pangandaran Berbasis Komoditas Unggulan Tanaman Pangan. Analisis Kebijakan Pertanian, 21(2), 231–240. https://doi.org/10.21082/akp.v21i2.231-240

Khalfaoui, R., Goodell, J. W., Mefteh-Wali, S., Chishti, M. Z., & Gozgor, G. (2024). Impact of Climate Risk Shocks on Global Food and Agricultural Markets: A Multiscale and Tail Connectedness Analysis. International Review of Financial Analysis, 93, 103–206. https://doi.org/10.1016/j.irfa.2024.103206

Lu, H., & Carter, A. (2023). Emergent Regional Collaborative Governance in Rural Local Food Systems Development. Community Development, 54(2), 228–256. https://doi.org/10.1080/15575330.2022.2135550

Maluf, R. S., Burlandy, L., Cintrão, R. P., Jomalinis, E., Carvalho, T. C. O., & Tribaldos, T. (2022). Sustainability, Justice and Equity in Food Systems: Ideas and Proposals in Dispute in Brazil. Environmental Innovation and Societal Transitions, 45(19), 183–199. https://doi.org/10.1016/j.eist.2022.10.005

Maulana, M. I., & Maulana, M. I. (2023). Analysis of Agricultural Economic Development in East Java Province. Jurnal Bina Praja, 15(3), 593–604. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.593-604

Miles, A., & Hoy, C. (2023). Editorial: Achieving Food System Resilience and Equity in the Era of Global Environmental Change. Frontiers in Sustainable Food Systems, 6, 1–5. https://doi.org/10.3389/fsufs.2022.1126013

Nguyen, H. (2018). Sustainable Food Systems: Concept and Framework. https://openknowledge.fao.org/handle/20.500.14283/ca2079en

Noer, M. (2016). Bridging Food Security and Agriculture Development Through Regional Planning. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, 6(3), 277–280. https://doi.org/10.18517/ijaseit.6.3.741

Putra, I. R. A. S. (2014). Identifikasi Pelaksanaan Kerja Sama Daerah. Jurnal Bina Praja, 06(02), 157–166. https://doi.org/10.21787/JBP.06.2014.157-166

Rahayu, H. S., Saidah, S., Risna, R., Muchtar, M., & Syafruddin, S. (2021). Determination of Leading Commodities and Its Development Area in Sigi District Central Sulawesi. E3S Web of Conferences, 316, 1–8. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202131602011

Rosyadi, S., Sabiq, A., Ahmad, A. A., & Yamin, M. (2021). The Cross-Sector Collaboration for Development Policy of Rural Creative Economy: The Case of Bengkoang Creative Hub. Journal of Governance and Public Policy, 8(1), 10–21. https://doi.org/10.18196/jgpp.811339

Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2009). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (W. Mutaqin, Ed.). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Seppelt, R., Klotz, S., Peiter, E., & Volk, M. (2022). Agriculture and Food Security Under a Changing Climate: An Underestimated Challenge. IScience, 25(12), 1–13. https://doi.org/10.1016/j.isci.2022.105551

Siska, D., Hadi, S., Firdaus, M., & Said, S. (2015). Strategi Pengembangan Ekonomi Wilayah Berbasis Agroindustri di Kawasan Andalan Kandangan Kalimantan Selatan. Jurnal Bina Praja, 07(02), 99–110. https://doi.org/10.21787/JBP.07.2015.99-110

Susanti, Y., Priyarsono, D. S., & Mulatsih, S. (2017). Pengembangan Peternakan Sapi Potong untuk Peningkatan Perekonomian Provinsi Jawa Tengah: Suatu Pendekatan Perencanaan Wilayah. Jurnal Agribisnis Indonesia, 2(2), 177–190. https://doi.org/10.29244/jai.2014.2.2.177-190

Vågsholm, I., Arzoomand, N. S., & Boqvist, S. (2020). Food Security, Safety, and Sustainability - Getting the Trade-Offs Right. Frontiers in Sustainable Food Systems, 4, 1–14. https://doi.org/10.3389/fsufs.2020.00016

Zerbian, T., & de Luis Romero, E. (2023). The Role of Cities in Good Governance for Food Security: Lessons From Madrid’s Urban Food Strategy. Territory, Politics, Governance, 11(4), 794–812. https://doi.org/10.1080/21622671.2021.1873174

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Penentuan Komoditas Unggulan untuk Ketahanan Pangan di Kawasan Metropolitan PEKANSIKAWAN. (2025). Jurnal Bina Praja, 17(3). https://doi.org/10.21787/jbp.17.2025-2609

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Penentuan Komoditas Unggulan untuk Ketahanan Pangan di Kawasan Metropolitan PEKANSIKAWAN. (2025). Jurnal Bina Praja, 17(3). https://doi.org/10.21787/jbp.17.2025-2609

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama