Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Analisis Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten Bone dalam Pengembalian Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional

DOI
10.21787/jbp.16.2024.307-320
Tanggal Terbit & Halaman
30 Agustus 2024 · Hlm. 307-320
Riwayat Naskah
Diterima30 Agu 2024 Terbit30 Agu 2024

809 Dilihat 814 Diunduh

Abstrak

Pinjaman daerah memberikan konsekuensi kepada daerah untuk melakukan pembayaran atas pinjaman tersebut pada waktu yang ditentukan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan keuangan Kabupaten Bone dalam melunasi pinjaman PEN selama delapan tahun ke depan yang dianalisis dengan menggunakan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) oleh Mahmudi. DSCR terdiri dari delapan indikator yaitu Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi, Belanja Wajib, Angsuran Pokok Pinjaman, Bunga Pinjaman dan Biaya Pinjaman Lainnya. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi Wawancara Semi Terstruktur, Observasi Partisipan Pasif dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Kabupaten Bone mempunyai kemampuan pengembalian pinjaman PEN dalam 8 tahun ke depan dan memenuhi kriteria skor DSCR minimal 2,5 poin. Tidak ada kendala dalam pengembalian pinjaman PEN, namun keuangan daerah tahun 2024 diprediksi akan terbebani akibat pelaksanaan pilkada. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala pengembalian pinjaman PEN adalah dengan menghasilkan laporan keuangan yang baik. Juga untuk mengantisipasi defisit anggaran yang mungkin terjadi pada 2024 yaitu dengan menganggarkan dana cadangan yang dimulai pada tahun 2022 dan dapat dicairkan pada tahun 2024.

 

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 2 (2024).

Buka PDF

Daftar Pustaka

18 rujukan
  1. Agustina, I. (2022). Kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) Berdasarkan Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik), 9(1), 51–60. https://doi.org/10.33701/JEKP.V9I1.2787
  2. Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
  3. Cusyana, S. R., & Nurwati. (2020). Analisis Kinerja dan Kemampuan Keuangan Terhadap Penyelenggaraan Pemerintahan Kota Depok (Dari Sisi Sisa Pokok Pinjaman Daerah dan Debt Service Coverage Ratio). Jurnal Akuntansi dan Bisnis.
  4. Hasnita, N. (2021). Analisis Rasio Keuangan dalam Mengukur Kinerja Pemerintah Kota Kendari. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(8), 1320–1329. https://doi.org/10.59141/JISS.V2I08.395
  5. Mahmudi. (2019). Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
  6. Mardiasmo. (2021). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Andi.
  7. Maryati. (2010). Statistika Ekonomi dan Bisnis. (UPP) AMPYKPN.
  8. Mooduto, W. I. S., Podungge, A. W., & Mahmud, M. (2021). Menakar Kelayakan Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah pada Kabupaten Bone Bolango. Jambura Accounting Review, 2(2), 123–135. https://doi.org/10.37905/JAR.V2I2.38
  9. Riazi, A. M. (2016). The Routledge Encyclopedia of Research Methods in Applied Linguistics: Quantitative, Qualitative, and Mixed-Methods Research. Routledge.
  10. Simangunsong, F. (2015). Metodologi Penelitian Pemerintahan. IPDN Press. https://inlislite.ipdn.ac.id/opac/detail-opac?id=3132
  11. Sinurat, M., & Panjaitan, H. M. (2017). Perencanaan dan Penganggaran Daerah. Pustaka Rahmat.
  12. Sipayung, B., & Ardiani, A. (2022). Manajemen Risiko dalam Pertimbangan Pengajuan Pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah. Kinerja, 19(4), 681–691. https://doi.org/10.30872/jkin.v19i4.12108
  13. Sofi, I., Sakti, M. P., Bachtiar, A., & Nugraha, S. P. (2022). Pelaksanaan Pinjaman PEN Daerah dan Dampaknya Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Daerah. Jurnal Anggaran dan Keuangan Negara Indonesia, 4(1), 1–22. https://doi.org/10.33827/AKURASI2022.VOL4.ISS1.ART142
  14. Sudarlan, Sampeallo, Y. G., & Anggraini, N. (2018). Analisis Pinjaman Daerah Sebagai Alternatif Pembiayaan Pembangunan Daerah Kutai Kartanegara. JAMDI (Jurnal Akuntansi Multi Dimensi), 1(1). https://doi.org/10.96964/JAMDI.V1I1.192
  15. Wan, A. (2024). What Is Debt Service Coverage Ratio & How to Calculate It. In Fit Small Business. https://aceequityresearch.com/debt-service-coverage-ratio/
  16. Worumi, H. (2018). Model Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Jurnal Ekologi Birokrasi, 6(3), 23–39. https://doi.org/10.31957/JEB.V6I3.781
  17. Yasin, M. (2019). Analisis Tingkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Kinerja Keuangan Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Timur. JEB17: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 1003–1018. https://repository.utssurabaya.ac.id/37/1/2822
  18. Yulitiawati, & Mustika, A. (2020). Analisis Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal, Kemandirian Keuangan Daerah, dan Debt Service Coverage Ratio (DSCR) dalam Mengukur Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun Anggaran 2013 – 2017. Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 1(1). https://journal.unbara.ac.id/index.php/etap/article/view/551

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2024 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.