Baca Naskah Lengkap
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 2 (2024).
Peran Demokrasi dan Dampak Negatif Aktivitas Ekonomi
1.046 Dilihat 624 Diunduh
Isu lingkungan semakin meningkat seiring dengan aktivitas manusia yang merusak ekosistem dan memicu perubahan iklim. Meningkatnya tekanan ini menyebabkan pemusatan perhatian pada pembangunan yang tidak hanya berorientasi ekonomi dan sosial tetapi juga lingkungan. Sejalan dengan semangat WCED tahun 1987, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak langsung dan spillover kinerja pembangunan terhadap kualitas lingkungan di Pulau Sumatera. Observasi dari tahun 2015 sampai dengan 2022. Data yang digunakan adalah data panel yang bersumber dari instansi pemerintah Indonesia. Metode penelitian menggunakan model autoregresi spasial dengan pembobotan satu tetangga terdekat. Sebelumnya telah dilakukan uji ketergantungan cross-section untuk memastikan adanya efek spasial dalam model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi pekerja berpendidikan tinggi akan meningkatkan kualitas lingkungan di provinsi observasi dan meningkatkan lingkungan di provinsi tetangga terdekat. Demokrasi juga memiliki efek langsung dan spillover positif yang kuat. Peningkatan beban ketergantungan pekerja akan meningkatkan kualitas lingkungan di provinsi observasi, dengan efek spillover yang lemah. Sebaliknya, peningkatan PDRB riil per kapita menurunkan kualitas lingkungan dan mempengaruhi kualitas lingkungan di wilayah tetangga. Empat faktor penentu memiliki pengaruh total yang kuat. Sementara itu, kepadatan penduduk dan pengeluaran daerah tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya intervensi dari pihak berwenang untuk mengubah perspektif terhadap aktivitas ekonomi dan pengeluaran daerah secara keseluruhan sehingga nilai tambah ekonomi tidak mengorbankan lingkungan.
Spillover Effect of Development Performance on Environmental Quality in Sumatra, Indonesia: The Role of Democracy and the Adverse Impacts of Economic Activity
Environmental issues are increasing as human activities damage ecosystems and trigger climate change. This increasing pressure has led to a concentration on development that is not only economically and socially but also environmentally oriented. In line with the spirit of the WCED in 1987, this study aims to assess the direct and spillover impacts of development performance on environmental quality in Sumatra Island. Observations from 2015 to 2022. The data used is panel data derived from the Indonesian government authorities. The research method uses a spatial autoregressive model with one nearest neighbor weighting. Previously, a cross-section dependence test was conducted to ensure the presence of spatial effects in the model. The result showed that increasing the proportion of highly educated workers will improve environmental quality in the observation province and improve the environment in the nearest neighboring province. Democracy also has strong positive direct and spillover effects. An increase in the dependency burden of workers will improve environmental quality in the observation province, with weak spillover effects. Conversely, an increase in real GRDP per capita decreases environmental quality and affects environmental quality in neighboring regions. Four determinants have a strong total effect. Meanwhile, population density and regional expenditure have no significant effect. The implication of this study is the need for intervention from the authorities to change the perspective on economic activity and regional expenditure as a whole so that economic value added does not come at the expense of the environment.
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 2 (2024).
Hak Cipta (c) 2024 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.