Baca Naskah Lengkap
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 2 (2024).
1.214 Dilihat 855 Diunduh
Studi ini membahas kondisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terdiri dari kompenen pajak, retribusi, hasil kekayaan daerah yang dipisahkan dan pendapatan lain yang dianggap sah. Selain itu studi ini menekankan penyusunan strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menekankan pada inovasi dan kolaborasi agar hasil dan target peningkatan PAD di Kabupaten Lombok Tengah dapat tercapai. Pentingnya inovasi sebagai transformator dan kolaborasi dalam membangun jejaring kerja Kabupaten Lombok Tengah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan beberapa data LKPD 5 tahun terakir dari tahun 2019-2023. Selain itu metode yang digunakan dalam penyusunan strategi lebih berorientasi pada hasil dan lebih positivik dengan pendekatan SOAR fokus analisisnya terhadap kekuatan, peluang, aspirasi dan hasil, sedangkan lokus studi adalah Kabupaten Lombok Tengah. Studi ini menemukan bahwa salah satu langkah penting dalam memperkuat keuangan daerah adalah optimalisasi PAD melalui kebijakan yang berkelanjutan. Pemerintah Daerah dapat meningkatkan pendapatan pajak secara berkelanjutan, mendukung pembangunan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggunakan strategi yang tepat dan kebijakan yang komprehensif. Annual growth rate, persentase rata-rata pertumbuhan setiap tahunnya sebesar 10,25%, annual growth rate mengalami pertumbuhan PAD negative (-21%). Beberapa strategi yang dapat dikembangkan dalam rangka optimalisasi PAD melalui inovasi dan kolaborasi adalah menciptakan inovasi di sektor perpajakan dan retribusi daerah baik dari pemungutan maupun pencatatatnya. Selain itu memperkuat jejaring kerja dan kolaborasi dengan berbagai pihak akan mempermudah Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah dalam memetakan sektor potensial yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan PAD
Strategy for Optimizing Regional Original Income (PAD) Through Innovation and Collaboration in Central Lombok Regency
This study discusses the condition of Regional Original Revenue (PAD) which consists oftax components, levies, results of separated regional assets and other revenues that are considered legitimate. In addition, this study emphasises the preparation of a strategy for optimising Regional Original Revenue (PAD) which emphasises innovation and collaboration so that the results and targets for increasing PAD in Central Lombok Regency can be achieved. the importance of innovation as a transformer and collaboration in building networks in Central Lombok Regency. This study uses a descriptive qualitative approach using some LKPD data for the last 5 years from 2019-2023. In addition, the method used in preparing the strategy is more result-oriented and more positive with the SOAR approach by analysing strengths, opportunities, aspirations and results while the study locus is Central Lombok Regency. This study found that one of the important steps in strengthening regional finances is the optimisation of local revenue through sustainable policies. Local governments can sustainably increase tax revenues, support regional development, and improve community welfare by using appropriate strategies and comprehensive policies. Annual growth rate, the average percentage of growth each year is 10.25%, the annual growth rate experienced negative PAD growth (-21%). Some strategies that can be developed in order to optimise PAD through innovation and collaboration are to create innovations in the local taxation and levy sector, both in terms of collection and recording. In addition, strengthening networks and collaboration with various parties will make it easier for the Central Lombok Regency Government to map potential sectors that can be utilised to increase PAD.
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 2 (2024).
Hak Cipta (c) 2024 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.