Pengaruh Implementasi Kebijaksanaan Pembinaan dan Pengawasan terhadap Efektivitas Pelaksanaan Otonomi Daerah
DOI:
https://doi.org/10.21787/jbp.11.2019.63-73Kata Kunci:
Implementasi Kebijaksanaan, Pembinaan dan Pengawasan, Efektivitas, Otonomi DaerahAbstrak
Otonomi daerah yang telah berlangsung selama kurang lebih dua dekade masih belum bisa menunjukkan hasil sesuai dengan tujuannya. Dari hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah menunjukkan banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus hukum, pengelolaan keuangan daerah yang buruk, dan beberapa permasalahan lainnya yang muncul antar level pemerintahan. Oleh karena itu, implementasi kebijaksanaan pembinaan dan pengawasan yang bertujuan untuk menjamin pelaksanaan otonomi daerah yang lebih efektif menjadi penting.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh implementasi kebijaksanaan pembinaan dan pengawasan terhadap efektivitas pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian campuran two stages (two stages mixed method) dengan pendekatan kuantitatif terlebih dahulu kemudian diikuti dengan pendekatan kualitatif. Pada tahap kuantitatif, penelitian ini menggunakan analisis regresi, dan pada pendekatan kualitatif digunakan analisis metode ASOCA (Ability, Strength, Opportunities, Culture, dan Agility). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh daerah otonom di Indonesia sebanyak 542 daerah. Sampel penelitian sebanyak 85 daerah dengan menggunakan teknik simple random sampling dan dikelompokkan pada 5 wilayah berdasarkan pendekatan geografis dan stratified random sampling, yang terdiri dari 5 provinsi, 65 kabupaten dan 15 kota. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan melalui kuisioner dengan responden sebanyak 10 orang sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara dan focus group discussion (FGD).
Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan penting yaitu, pertama implementasi kebijaksanaan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan otonomi daerah. Dengan demikian, semakin baik implementasi kebijaksanaan akan semakin efektif otonomi daerah. Kedua, pembinaan dan pengawasan menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan otonomi daerah. Dengan demikian, semakin baik pembinaan dan pengawasan akan semakin efektif otonomi daerah. Ketiga, implementasi kebijaksanaan pembinaan dan pengawasan secara bersama-sama menunjukkan pengaruh signifikan terhadap efektivitas pelaksanaan otonomi daerah. Dengan demikian, semakin baik implementasi kebijaksanaan pembinaan dan pengawasan akan semakin efektif otonomi daerah. Dan Keempat, menemukan model baru yaitu HADI (Human resources, Acceptance, Development, and Innovation) sebagai alternative model pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Referensi
Abdulhamid, O.-S., & Chima, P. (2016). Local government administration in Nigeria: the search for relevance. Commonwealth Journal of Local Governance, (18), 181–195. https://doi.org/10.5130/cjlg.v0i18.4850
Aivanni, N. (2018, October 2). 512 Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah Dapat Opini WTP. Retrieved from Mediaindonesia.com website: https://mediaindonesia.com/read/detail/187979-512-laporan-keuanganpemerintah-pusat-dan-daerah-dapat-opiniwtp
Akizuki, K. (2001). Controlled Decentralization: Local Governments and the Ministry of Home Affairs in Japan. Retrieved from http://siteresources.worldbank.org/WBI/Resources/wbi37170.pdf
Badara, M. S., & Saidin, S. Z. (2013). Impact of the Effective Internal Control System on the Internal Audit Effectiveness at Local Government Level. Journal of Social and Development Sciences, 4(1), 16–23. Retrieved from https://amhinternational.com/journal/index.php/jsds/article/view/731
Barker, C., Pistrang, N., & Elliott, R. (2002). Research Methods in Clinical Psychology: An Introduction for Students and Practitioners. John Wiley & Sons.
Campbell, J. P. (1989). Riset dalam Efektivitas Organisasi. Jakarta: Erlangga. Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications, Inc.
Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3), 319. https://doi.org/10.2307/249008
De Meuse, K. P. (2017). Learning agility: Its evolution as a psychological construct and its empirical relationship to leader success. Consulting Psychology Journal: Practice and Research, 69(4), 267–295. https://doi.org/10.1037/cpb0000100
Dessler, G. (2013). Human Resource Management (13th ed.). Pearson Education, Inc.
Edwards, G. C. (2008). Implementing Public Policy. Congressional Quarterly Press.
Hutauruk, T. R. (2010). Tinjauan Daya Inovasi Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan Desentralisasi di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Borneo Administrator, 6(3). https://doi.org/10.24258/jba.v6i3.66
Kitayama, T. (2001). Local government policy initiatives in Japan (English). Retrieved from http://documents.worldbank.org/curated/en/784741468262523638/Localgovernment-policy-initiatives-in-Japan
Kugonza, S., & Mukobi, R. (2016). Public participation in services delivery projects in Buikwe District Local Government Uganda. Commonwealth Journal of Local Governance, (18), 127–146. https://doi.org/10.5130/cjlg.v0i18.4846
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia (2nd ed.). Jakarta: Salemba Empat.
Naranjo-Valencia, J. C., Jiménez-Jiménez, D., & Sanz-Valle, R. (2016). Studying the links between organizational culture, innovation, and performance in Spanish companies. Revista Latinoamericana de Psicología, 48(1), 30–41. https://doi.org/10.1016/j.rlp.2015.09.009
Osborne, S. P., & Brown, K. (2005). Managing Change and Innovation in Public Service Organizations. New York: Psychology Press.
Özşahin, M., Zehir, C., Acar, A. Z., & Sudak, M. K. (2013). The Effects of Leadership and Market Orientation on Organizational Commitment. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 99, 363–372. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.10.504
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2013). Organizational Behavior (15th ed.). Pearson Education, Inc.
Siagian, S. P. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Siagian, S. P. (2014). Administrasi Pembangunan: Konsep, Dimensi, dan Strateginya. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Suradinata, E. (2016). Analisis Kepemimpinan Strategi Pengambilan Keputusan. Jatinangor: Alqaprint.
Terry, G. R. (2013). Prinsip-prinsip Manajemen. Bumi Aksara.
Tjokroamidjojo, B. (2000). Good Governance: Paradigma Baru Manajemen Pembangunan. Lembaga Administrasi Negara.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. , Pub. L. No. 23 (2014).
Yurniwati, & Rizaldi, A. (2015). Control Environment Analysis at Government Internal Control System: Indonesia Case. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 211, 844–850. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.11.111



















