Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Analisis Tingkat Kesiapan Masyarakat terhadap Pemindahan Ibu Kota Negara di Kabupaten Terdampak Bencana

DOI
10.21787/jbp.17.2025.195-204
Tanggal Terbit & Halaman
30 April 2025 · Hlm. 195-204
Riwayat Naskah
Diterima28 Feb 2025 Terbit30 Apr 2025

387 Dilihat 368 Diunduh

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesiapan masyarakat pada masyarakat adat yang terdampak pemindahan ibu kota baru. Konsep kesiapan masyarakat merupakan suatu pendekatan untuk mengevaluasi seberapa siap suatu masyarakat dalam menghadapi isu-isu tertentu atau menerapkan perubahan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan analisis Delphi bersama tiga orang pakar untuk menentukan dan memvalidasi parameter dan variabel yang tepat dalam menilai kesiapan masyarakat beserta faktor-faktornya. Parameter dan variabel yang diperoleh kemudian digunakan sebagai masukan analisis kesiapan untuk mendapatkan nilai beserta faktor-faktornya. Selanjutnya, strategi disusun menggunakan teknik kualitatif deskriptif berdasarkan kondisi eksisting, praktik terbaik, dan regulasi yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian menghasilkan 28 parameter kesiapan masyarakat dan 10 variabel untuk menentukan faktor-faktornya. Parameter-parameter tersebut kemudian diujicobakan kepada 200 responden, menghasilkan skor 3,06 yang setara dengan Level 5 atau Level Persiapan, di mana para pemimpin telah memulai perencanaan dengan dukungan dan upaya dari masyarakat.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 17 No 1 (2025).

Buka PDF

Daftar Pustaka

11 rujukan
  1. Edwards, R. W., Jumper-Thurman, P., Plested, B. A., Oetting, E. R., & Swanson, L. (2000). Community readiness: Research to practice. Journal of Community Psychology, 28(3). https://doi.org/10.1002/(SICI)1520-6629(200005)28:3%3C291::AID-JCOP5%3E3.0.CO;2-9
  2. Hutagalung, S. S., & Hermawan, D. (2018). Evaluation of Local Government Innovation Program in Lampung Province. Jurnal Bina Praja, 10(2), 241–250. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.241-250
  3. Kalalinggi, R., Hisdar, M., Sarmiasih, M., & Wijaya, A. K. (2023). Forecasting the Development of IKN (New National Capital) in Sustainable Development, Indonesia. Journal of Governance and Public Policy, 10(1), 48–59. https://doi.org/10.18196/jgpp.v10i1.16786
  4. Kapiarsa, A. B., Kurniawan, F., Ali, Y., & Supriyatno, M. (2020). The Safe Indonesian Capital from The Defense Geography Perspective (Study Case: Kutai Kartanegara & Penajam Paser Utara Regency, East Borneo Province). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 409(1), 012052. https://doi.org/10.1088/1755-1315/409/1/012052
  5. Maizland, L. (2022, January 31). Myanmar’s Troubled History: Coups, Military Rule, and Ethnic Conflict. Council on Foreign Relations. https://www.cfr.org/backgrounder/myanmar-history-coup-military-rule-ethnic-conflict-rohingya
  6. Nurhidayat, & Rahman, A. (2023). Masyarakat Adat Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur di Tengah Pembangunan Ibu Kota Negara: Sebuah Kajian Antropologi Ekologi. Pinisi Journal of Art, Humanity and Social Studies, 3(5), 43–52. http://ojs.unm.ac.id/PJAHSS/article/view/50788
  7. Oetting, E. R., Plested, B. A., Edwards, R. W., Thurman, P. J., Kelly, K. J., & Beauvais, F. (2014). Community Readiness for Community Change. Colorado State University.
  8. Sari, N. M. (2021). Information Service Activities on the Public Satisfaction Levels in the Public Service Mall of Palopo City. Jurnal Bina Praja, 13(2), 219–229. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.219-229
  9. Syafitri, E. D., Dewanti, A. N., & Ulimaz, M. (2021). Analysis of the Level of Community Readiness in Kecamatan Penajam as a Buffer Area for the Plan to Move the Capital City of Nega. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 778(1), 012002. https://doi.org/10.1088/1755-1315/778/1/012002
  10. Turok, I., & McGranahan, G. (2013). Urbanization and Economic Growth: The Arguments and Evidence for Africa and Asia. Environment and Urbanization, 25(2), 465–482. https://doi.org/10.1177/0956247813490908
  11. Yusuf, A. A., Roos, E. L., Horridge, J. M., & Hartono, D. (2023). Indonesian Capital City Relocation and Regional Economy’s Transition Toward Less Carbon-Intensive Economy: An Inter-regional CGE Analysis. Japan and the World Economy, 68, 101212. https://doi.org/10.1016/j.japwor.2023.101212

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2025 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.