Baca Naskah Lengkap
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 15 No 3 (2023).
1.569 Dilihat 843 Diunduh
Wilayah Provinsi Gorontalo memiliki potensi kekayaan sumber daya yang signifikan. Namun, Pemerintah Provinsi Gorontalo masih harus menghadapi permasalahan dan tantangan ketika berupaya untuk menyejahterakan masyarakatnya. Salah satunya adalah terbatasnya data/informasi yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Padahal, data/informasi ini merupakan unsur penting dalam perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat. Permasalahan lain adalah belum optimalnya peran masyarakat dalam pembangunan modern berbasis intelijen ekonomi di Provinsi Gorontalo. Artinya, masyarakat dan bahkan birokratnya masih awam dengan istilah "Intelijen Ekonomi". Akibatnya, intelijen ekonomi belum sepenuhnya digunakan dalam perencanaan, pelaksanaan program/kegiatan, evaluasi dan pengawasan serta proses pengambilan keputusan pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan dan tantangan dalam pembangunan modern berbasis intelijen ekonomi di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Studi ini menemukan permasalahan utama dalam pembangunan modern berbasis intelijen ekonomi di Provinsi Gorontalo adalah: 1) Belum terintegrasinya data/informasi ekonomi dari berbagai instansi pemerintah dan swasta; 2) Kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang handal dan memiliki kompetensi selaku pengelola dan/atau analis data ilmiah; dan 3) Minimnya dukungan teknologi dalam pengelolaan data/informasi ekonomi. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa peran masyarakat dalam pembangunan modern berbasis intelijen ekonomi masih sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya intelijen ekonomi. Karenanya direkomendasikan agar Pemerintah Provinsi Gorontalo melakukan: 1) upaya-upaya untuk mengintegrasikan data/informasi ekonomi dari berbagai instansi pemerintah dan swasta; 2) meningkatkan kapasitas SDM dalam pengelolaan dan analisis data ilmiah; 3) menyediakan dukungan teknologi dalam pengelolaan data/informasi ekonomi; dan 4) meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya intelijen ekonomi.
The Role of Economic Intelligence in Accelerating Welfare of Gorontalo Province
The Gorontalo Province region has the potential for significant resource wealth. However, the Gorontalo Provincial Government still faces problems and challenges when trying to improve the welfare of its people. One is the limited data/information that is accurate, up-to-date, and integrated. This data/information is important in planning and making appropriate decisions. Another problem is that the community's role in modern development based on economic intelligence in Gorontalo Province has not been optimal. This means that the public and even bureaucrats are still unfamiliar with "Economic Intelligence." As a result, economic intelligence has not been fully used in planning, implementing programs/activities, evaluating and monitoring, or government decision-making processes. This research aims to analyze the problems and challenges in modern development based on economic intelligence in Gorontalo Province. This research uses a qualitative-descriptive approach. This study found that the main problems in modern development based on economic intelligence in Gorontalo Province are: 1) The lack of integration of economic data/information from various government and private agencies; 2) Lack of human resources (HR) who are reliable and have competence as managers and/or analysts of scientific data; and 3) Lack of technological support in managing economic data/information. The results of data analysis also show that the role of society in modern development based on economic intelligence is still very low. A lack of public understanding of the importance of economic intelligence causes this. Therefore, it is recommended that the Gorontalo Provincial Government make: 1) efforts to integrate economic data/information from various government and private agencies; 2) increase human resource capacity in managing and analyzing scientific data; 3) provide technological support in managing economic data/information; and 4) increase public understanding of the importance of economic intelligence.
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 15 No 3 (2023).
Hak Cipta (c) 2023 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.