Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Intervensi Gizi oleh Pemerintah Daerah Sebagai Upaya untuk Mempercepat Pengurangan Stunting

DOI
10.21787/jbp.13.2021.543-553
Tanggal Terbit & Halaman
30 Desember 2021 · Hlm. 543-553

4.368 Dilihat 2.298 Diunduh

Abstrak

Masalah gizi atau stunting merupakan ancaman besar bagi kualitas masyarakat Indonesia karena mengganggu pertumbuhan fisik, perkembangan otak dan prestasinya. Dalam upaya menurunkan angka stunting di kota Palembang dikeluarkan kebijakan yang memuat arahan, strategi, program dan kegiatan intervensi gizi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan faktor penyebab, program dan indikator intervensi gizi spesifik dan sensitif kemudian menganalisis peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan upaya penurunan stunting di Kota Palembang. Intervensi gizi khusus yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan adalah mendorong inisiasi menyusui dini, pemberian ASI eksklusif, pemberian tablet tambah darah pada ibu hamil dan mengatasi defisiensi zat besi dan asam folat pada ibu hamil. Sedangkan intervensi gizi sensitif yang dilakukan oleh sektor non kesehatan antara lain intervensi kesehatan lingkungan dan penanggulangan kemiskinan. Dalam upaya penurunan stunting di Kota Palembang, kelebihannya adalah pendataan stunting yang dilakukan secara nama per alamat dan inovasi program yang dijalankan di Puskesmas, meskipun kelemahannya adalah karena koordinasi dan sinergi program antar instansi terkait belum optimal. Rendahnya motivasi masyarakat dan kurangnya pengetahuan terkait pola pengasuhan anak menjadi tantangan tersendiri, namun komitmen pemerintah yang tertuang dalam kebijakan Peraturan Walikota tersebut menjadi dasar dan arah kebijakan dalam merancang target dan program pengurangan stunting untuk 5 tahun ke depan.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 13 No 3 (2021).

Buka PDF

Daftar Pustaka

38 rujukan
  1. Abbas, F., Kumar, R., Mahmood, T., & Somrongthong, R. (2021). Impact of children born with low birth weight on stunting and wasting in Sindh province of Pakistan: a propensity score matching approach. Scientific Reports, 11(1), 19932. https://doi.org/10.1038/s41598-021-98924-7
  2. Aguayo, V. M., Badgaiyan, N., & Paintal, K. (2015). Determinants of child stunting in the Royal Kingdom of Bhutan: an in-depth analysis of nationally representative data. Maternal & Child Nutrition, 11(3), 333–345. https://doi.org/10.1111/mcn.12168
  3. Ainy, A. (2010). Desa Siaga dan Manajemen Kesehatan Bencana. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1(1), 3–11. http://jikm.unsri.ac.id/index.php/jikm/article/view/17
  4. Arlinda, S., Riviwanto, M., Muslim, B., Gusti, A., & Yanti, D. D. (2022). Determinant Factors of Stunting in West Pasaman District, West Sumatera Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(1), 37–44. https://doi.org/10.20473/jkl.v14i1.2022.37-44
  5. Aryastami, N. K., & Tarigan, I. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 233–240. https://doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7465.233-240
  6. Brown, J., Cairncross, S., & Ensink, J. H. J. (2013). Water, sanitation, hygiene and enteric infections in children. Archives of Disease in Childhood, 98(8), 629–634. https://doi.org/10.1136/archdischild-2011-301528
  7. Daniels, M. C., & Adair, L. S. (2004). Growth in Young Filipino Children Predicts Schooling Trajectories through High School. The Journal of Nutrition, 134(6), 1439–1446. https://doi.org/10.1093/jn/134.6.1439
  8. Dewey, K. G., & Begum, K. (2011). Long-term consequences of stunting in early life. Maternal & Child Nutrition, 7(SUPPL. 3), 5–18. https://doi.org/10.1111/j.1740-8709.2011.00349.x
  9. Diana, A., Haszard, J. J., Sari, S. Y. I., Rahmannia, S., Fathonah, A., Sofiah, W. N., Rizqi, H., Haekal, R., Gilmartin, A., Harper, M., Petri, W., Houghton, L., & Gibson, R. (2021). Determination of modifiable risk factors for length-for-age z-scores among resource-poor Indonesian infants. PLOS ONE, 16(2), e0247247. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0247247
  10. Djaiman, S. P. H. (2021). Faktor Penentu tidak diberikannya Air Susu Ibu pada Anak Baduta Sejak Lahir di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 49(2), 95–104. https://doi.org/10.22435/bpk.v49i2.4787
  11. Essa, W. Y., Nurfindarti, E., & Ruhyana, N. F. (2021). Strategies for Handling Stunting in Bandung City. Jurnal Bina Praja, 13(1), 15–28. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.15-28
  12. Herawati, H., Anwar, A., & Setyowati, D. L. (2020). Hubungan Sarana Sanitasi, Perilaku Penghuni, dan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) oleh Ibu dengan Kejadian Pendek (Stunting) pada Batita Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru, Samarinda. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 19(1), 7–15. https://doi.org/10.14710/jkli.19.1.7-15
  13. Hidayat, B. A., & Erlyn, P. (2021). Strategy Handling Stunting and Poverty in Palembang City, Indonesia. Randwick International of Social Science Journal, 2(2), 86–99. https://doi.org/10.47175/rissj.v2i2.218
  14. Horton, S., & Steckel, R. H. (2014). Malnutrition: Global Economic Losses Attributable to Malnutrition 1900–2000 and Projections to 2050. In B. Lomborg (Ed.), How Much have Global Problems Cost the World? (pp. 247–272). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139225793.010
  15. IDAI. (2009). Bedah ASI. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
  16. Irianto, K. (2014). Gizi Seimbang dalam Kesehatan Reproduksi. CV Alfabeta.
  17. Kamudoni, P., Maleta, K., Shi, Z., & Holmboe-Ottesen, G. (2015). Exclusive breastfeeding duration during the first 6 months of life is positively associated with length-for-age among infants 6–12 months old, in Mangochi district, Malawi. European Journal of Clinical Nutrition, 69(1), 96–101. https://doi.org/10.1038/ejcn.2014.148
  18. Khatoon, T., Mollah, M. A. H., Choudhury, A. M., Islam, M. M., & Rahman, K. M. (2011). Association between infant- and child-feeding index and nutritional status: results from a cross-sectional study among children attending an urban hospital in Bangladesh. Journal of Health, Population and Nutrition, 29(4), 349–356. https://doi.org/10.3329/jhpn.v29i4.8450
  19. Liem, S., Marta, R. F., & Panggabean, H. (2019). Sanitation Behavior and Risk of Stunting: Understanding the Discourse of a Public Service Announcement. Jurnal The Messenger, 11(2), 168–181. https://doi.org/10.26623/themessenger.v11i2.1317
  20. Lloyd, S., Bangalore, M., Chalabi, Z., Kovats, R. S., Hallegatte, S., Ronberg, J., & Valin, H. (2019). Potential impacts of climate change on child stunting via income and food price in 2030: a global-level model. The Lancet Planetary Health, 3, S1. https://doi.org/10.1016/S2542-5196(19)30144-5
  21. Maflahah, I. (2019). Analisis Status Gizi Balita di Kabupaten Sumenep Madura. Jurnal Pamator: Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo, 12(1), 35–47. https://doi.org/10.21107/pamator.v12i1.5177
  22. Mulmi, P., Block, S. A., Shively, G. E., & Masters, W. A. (2016). Climatic conditions and child height: Sex-specific vulnerability and the protective effects of sanitation and food markets in Nepal. Economics and Human Biology, 23, 63–75. https://doi.org/10.1016/j.ehb.2016.07.002
  23. Mulyaningsih, T., Mohanty, I., Widyaningsih, V., Gebremedhin, T. A., Miranti, R., & Wiyono, V. H. (2021). Beyond personal factors: Multilevel determinants of childhood stunting in Indonesia. PLOS ONE, 16(11), e0260265. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0260265
  24. Nisa, L. S. (2018). Kebijakan Penanggulangan Stunting di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 13(2), 173–179. https://jkpjournal.com/index.php/menu/article/view/78
  25. Phalkey, R. K., Aranda-Jan, C., Marx, S., Höfle, B., & Sauerborn, R. (2015). Systematic review of current efforts to quantify the impacts of climate change on undernutrition. Proceedings of the National Academy of Sciences, 112(33), E4522–E4529. https://doi.org/10.1073/pnas.1409769112
  26. Purba, I. G., Sunarsih, E., Trisnaini, I., & Sitorus, R. J. (2020). Environmental Sanitation and Incidence of Stunting in Children Aged 12-59 Months in Ogan Ilir Regency. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(3), 189–199. https://doi.org/10.20473/jkl.v12i3.2020.189-199
  27. Purwanti, R., & Nurfita, D. (2019). Review Literatur: Analisis Determinan Sosio Demografi Kejadian Stunting pada Balita di Berbagai Negara Berkembang. Buletin Penelitian Kesehatan, 47(3), 153–164. https://doi.org/10.22435/bpk.v47i3.1349
  28. Ramli, Agho, K. E., Inder, K. J., Bowe, S. J., Jacobs, J., & Dibley, M. J. (2009). Prevalence and risk factors for stunting and severe stunting among under-fives in North Maluku province of Indonesia. BMC Pediatrics, 9(1), 64. https://doi.org/10.1186/1471-2431-9-64
  29. Ravsanjanie, M. M., Pawitra, A. S., Diyanah, K. C., Zakaria, Z. A., & Marmaya, N. H. B. (2021). Utilization of Clean Water, Personal Hygiene of Toddler Caregivers, and Smoking Behavior of Family Members as Risk Factors for Cases of Stunting Toddlers. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(1), 48–56. https://doi.org/10.20473/jkl.v13i1.2021.48-56
  30. Rodriguez-Llanes, J., Ranjan-Dash, S., Mukhopadhyay, A., & Guha-Sapir, D. (2016). Flood-Exposure is Associated with Higher Prevalence of Child Undernutrition in Rural Eastern India. International Journal of Environmental Research and Public Health, 13(2), 210. https://doi.org/10.3390/ijerph13020210
  31. Rosha, B. C., Sari, K., SP, I. Y., Amaliah, N., & Utami, N. H. (2016). Peran Intervensi Gizi Spesifik dan Sensitif dalam Perbaikan Masalah Gizi Balita di Kota Bogor. Buletin Penelitian Kesehatan, 44(2), 127–138. https://doi.org/10.22435/bpk.v44i2.5456.127-138
  32. Rosha, B. C., Susilowati, A., Amaliah, N., & Permanasari, Y. (2020). Penyebab Langsung dan Tidak Langsung Stunting di Lima Kelurahan di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor (Study Kualitatif Kohor Tumbuh Kembang Anak Tahun 2019). Buletin Penelitian Kesehatan, 48(3), 169–182. https://doi.org/10.22435/bpk.v48i3.3131
  33. Saptarini, I., Rizkianti, A., & Arfines, P. P. (2020). Dampak Depresi Parental Terhadap Kejadian Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 48(1), 1–10. https://doi.org/10.22435/bpk.v48i1.2752
  34. Sartika, A. N., Khoirunnisa, M., Meiyetriani, E., Ermayani, E., Pramesthi, I. L., & Nur Ananda, A. J. (2021). Prenatal and postnatal determinants of stunting at age 0–11 months: A cross-sectional study in Indonesia. PLOS ONE, 16(7), e0254662. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0254662
  35. Stewart, C. P., Iannotti, L., Dewey, K. G., Michaelsen, K. F., & Onyango, A. W. (2013). Contextualising complementary feeding in a broader framework for stunting prevention. Maternal & Child Nutrition, 9, 27–45. https://doi.org/10.1111/mcn.12088
  36. Susiloretni, K. A., Smith, E. R., Suparmi, Marsum, Agustina, R., & Shankar, A. H. (2021). The psychological distress of parents is associated with reduced linear growth of children: Evidence from a nationwide population survey. PLOS ONE, 16(10), e0246725. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0246725
  37. Utami, R. P., Suhartono, S., Nurjazuli, N., Kartini, A., & Rasipin, R. (2013). Faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Siswa SD di Wilayah Pertanian (Penelitian di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 12(2), 127–131. https://doi.org/10.14710/jkli.12.2.127-131
  38. Victora, C. G., de Onis, M., Hallal, P. C., Blössner, M., & Shrimpton, R. (2010). Worldwide Timing of Growth Faltering: Revisiting Implications for Interventions. Pediatrics, 125(3), e473–e480. https://doi.org/10.1542/peds.2009-1519

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2021 Author(s). Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.