Baca Naskah Lengkap
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 13 No 3 (2021).
1.681 Dilihat 1.022 Diunduh
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan dan menentukan elemen kunci dari kendala, kebutuhan dan aktor pengelolaan Dana Desa (DD) menggunakan metode Interpretative Structural Modelling (ISM). ISM merupakan teknik pemodelan yang menjelaskan hubungan kontekstual antar elemen berdasarkan pendapat ahli untuk memberikan gambaran konkrit terhadap suatu hal yang disajikan dalam bentuk peta visual. Hasil penelitian menemukan terdapat 11 elemen kendala pengelolaan DD, 7 elemen kebutuhan peningkatan efektivitas pengelolaan DD dan 8 elemen aktor pengelolaan DD. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis ISM, elemen yang merupakan permasalahan kunci dalam pengelolaan dana desa, yaitu keterbatasan SDM; elemen kunci dari kebutuhan peningkatan efektivitas pengelolaan Dana Desa yaitu penguatan regulasi dan kebijakan dan penguatan kapasitas SDM; elemen kunci dari aktor pengelolaan Dana Desa, yaitu pemerintah desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan Pemerintah dan pemerintah daerah perlu merancang strategi penguatan regulasi dan kebijakan serta penguatan kapasitas SDM yang terlibat dalam pengelolaan Dana Desa secara komprehensif sebagai langkah awal untuk mengoptimalkan efektivitas pengelolaan Dana Desa. Selain itu perlu juga dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat melalui transparansi dan sosialisasi dalam rangka menjaring partisipasi masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam proses pengelolaan dana desa baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan.
Constraint and Strategies Element for Increasing Effectiveness Village Fund Management Based Interpretive Structural Modelling
This study aims to identify, map, and determine the critical elements of Village Fund management's constraints, needs, and actors using the Interpretative Structural Modeling (ISM) method. ISM is a modeling technique that explains the contextual relationship between elements based on expert opinion to provide a concrete picture of something in a visual map. The results of the study indicate that there are eleven elements of village funds management constraints. In addition, there are seven elements needed to improve the effectiveness of village funds management and eight aspects of DD management actors. Furthermore, based on the ISM analysis results, the main component of managing village funds is limited human resources. In addition, the results obtained that the main determining actors in increasing the effectiveness of village funds management are the Village Government and the Community Empowerment Service. Meanwhile, the critical strategy to improve the effectiveness of Village Fund management is strengthening regulations and policies and strengthening human resource capacity through training and mentoring. This study recommends improving regulations, especially synchronizing the management of village funds starting from the planning and accountability stages, starting from the central government to village governments to implement a strategy to strengthen regulations. Meanwhile, the synergy between the government, the private sector, village communities, and universities increases competence through training and managing village funds.
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 13 No 3 (2021).
Hak Cipta (c) 2021 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.