Politik Kekerabatan pada Pilkada Sleman Tahun 2020

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.183-194

Kata Kunci:

politik kekerabatan, Pilkada Sleman, orang kuat lokal, patron-klien

Abstrak

Pilkada Sleman 2020 yang berlangsung pada 9 Desember 2020 dimenangkan oleh pasangan Kustini - Danang. Kemenangan Kustini (istri bupati incumbent Sri Purnomo) disebut sebagai bagian dari politik kekerabatan. Politik kekerabatan dipahami sebagai upaya untuk melanggengkan kekuasaan, dalam hal ini adalah kekuasaan Sri Purnomo. Sri Purnomo sendiri merupakan Bupati Sleman yang terkenal dengan superioritas politiknya yang ditunjukkan dengan kemenangan dua periode berturut-turut pada pilkada. Kajian ini bertujuan untuk menangkap fenomena politik lokal di Sleman dengan mengidentifikasi kontestasi politik Pilkada Kabupaten Sleman tahun 2020 dari segi sosio-histori dan momentum politik apa saja yang terjadi pada masa rezim Sri Purnomo. Untuk lebih mendalami fenomena politik kekerabatan di Kabupaten Sleman, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan dua metode pencarian data utama; data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sri Purnomo memiliki hegemoni yang tinggi dalam kepemimpinannya. Sri Purnomo menjelma menjadi orang kuat lokal dengan dukungan sejumlah jaringan elite lokal yang dibangunnya. Sebagai orang kuat lokal, ia membentuk aliansi politik yang memiliki loyalitas tinggi berdasar pada hubungan patron-klien. Pada akhirnya dengan menghadirkan istrinya sendiri, Kustini Sri Purnomo sebagai penerusnya pada pilkada 2020, menunjukkan bahwa politik kekeluargaan tidak lebih dari perpanjangan tangan untuk melanjutkan kekuasaan Sri Purnomo. Di sisi lain, estafet kekuasaan dari suami ke istri menunjukkan bentuk kegagalan sistem kaderisasi politik.

Referensi

Agustino, L. (2014). Patronase Politik Era Reformasi: Analisis Pilkada di Kabupaten Takalar dan Provinsi Jambi. Jurnal Administrasi Publik, 11(2), 69–85. https://journal.unpar.ac.id/index.php/JAP/article/view/1504

Agustino, L., & Yusoff, M. A. (2010). Pilkada dan Pemekaran Daerah dalam Demokrasi Lokal di Indonesia: Local Strongmen dan Roving Bandits. Jebat: Malaysian Journal of History, Politics & Strategic Studies, 37, 86–104. http://ejournal.ukm.my/jebat/article/view/42224

Akbar, A. (2019). Malik Mahmud Local Strongmen? Journal of Local Government Issues (LOGOS), 2(1), 38–50. https://doi.org/10.22219/logos.Vol2.No1.38-50

Allen, N. W. (2015). Clientelism and the personal vote in Indonesia. Electoral Studies, 37, 73–85. https://doi.org/10.1016/j.electstud.2014.10.005

Anggara, F. (2008). Meretas Jalan Menuju Singgasana (Studi Tentang Kemenangan Ibnu Subiyanto–Sri Purnomo dalam Pilkada Sleman 2005). Universitas Gadjah Mada.

Argenti, G. (2018). Civil Society, Shadow State dan Local Strongmen dalam Kajian Politik Lokal. CosmoGov, 4(1), 58–70. https://doi.org/10.24198/cosmogov.v4i1.14737

Arifulloh, A. (2016). Pelaksanaan Pilkada Serentak yang Demokratis, Damai dan Bermartabat. Jurnal Pembaharuan Hukum, 3(3), 301–311. https://doi.org/10.26532/jph.v3i3.1376

Armunanto, A. (2017). Relasi Politik Elite Lokal Pesisir dan Petani Rumput Laut pada Pemilu Legislatif 2014 Kota Palopo. Jurnal Politik Profetik, 5(1), 1–22. https://doi.org/10.24252/profetik.v5i1a1

Astuti, F. A., & Lukito, H. (2020). Perubahan Penggunaan Lahan di Kawasan Keamanan dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Sleman. Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan Dan Profesi Kegeografian, 17(1), 1–6. https://doi.org/10.15294/jg.v17i1.21327

Bayu, D. J. (2020, December 15). Berjayanya Dinasti Politik di Pilkada 2020. katadata.co.id. https://katadata.co.id/ariayudhistira/infografik/5fd84ceba55cb/berjayanya-dinasti-politik-di-pilkada-2020

Bogdan, R., & Taylor, S. J. (1992). Pengantar Metode Penelitian Kualitatif (A. Furchan, Trans.). Usaha Nasional.

BPS-Statistics of Sleman Regency. (2012). Kabupaten Sleman dalam Angka 2012. BPS-Statistics of Sleman Regency. https://slemankab.bps.go.id/publication/2012/08/27/7b71b4c06cc5587099aaf072/kabupaten-sleman-dalam-angka-2012.html

BPS-Statistics of Sleman Regency. (2018). Kabupaten Sleman dalam Angka 2018. BPS-Statistics of Sleman Regency. https://slemankab.bps.go.id/publication/2018/08/16/aa71d0b4c2f5a3a79bbe9583/kabupaten-sleman-dalam-angka-2018.html

BPS-Statistics of Sleman Regency. (2019). Kabupaten Sleman dalam Angka 2019. BPS-Statistics of Sleman Regency. https://slemankab.bps.go.id/publication/2019/08/16/c400805c8dee98a3d701ea33/kabupaten-sleman-dalam-angka-2019.html

Choi, N. (2014). Local Political Elites in Indonesia: “Risers” and “Holdovers.” Journal of Social Issues in Southeast Asia, 29(2). https://doi.org/10.1355/sj29-2e

detikNews. (2009, June 18). Bupati Sleman Akhirnya Ditahan. detiknews. https://news.detik.com/berita/d-1150109/-bupati-sleman-akhirnya-ditahan-

Effendi, W. R. (2018). Dinasti Politik dalam Pemerintahan Lokal Studi Kasus Dinasti Kota Banten. Jurnal Trias Politika, 2(2), 233–247. https://doi.org/10.33373/jtp.v2i2.1471

Erb, M., & Sulistiyanto, P. (2009). Deepening Democracy in Indonesia?: Direct Elections for Local Leaders (Pilkada). Institute of Southeast Asian Studies.

Fitriyah. (2020). Partai Politik, Rekrutmen Politik dan Pembentukan Dinasti Politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Politika: Jurnal Ilmu Politik, 11(1), 1–17. https://doi.org/10.14710/politika.11.1.2020.1-17

Gaffar, A. (2000). Politik Indonesia: Transisi Menuju Demokrasi. Pustaka Pelajar.

Harjanto, N. (2011). Politik Kekerabatan dan Institusionalisasi Partai Politik di Indonesia. Analisis CSIS, 40(2), 138–159.

Humaizi, Yusuf, M., & Sinaga, R. S. (2019). The Interest Pattern of Ethnic Groups as Supporters: A Case Study of Pilkada of Medan City in 2015. Intellectual Discourse, 27(1), 269–283. https://journals.iium.edu.my/intdiscourse/index.php/id/article/view/1356

Khairi, H. (2020). Local Elections (Pilkada): Money Politics and Cukong Democracy. Jurnal Bina Praja, 12(2), 249–260. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.249-260

KPU Kabupaten Sleman. (2021, January 7). Hasil Penghitungan Suara dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020. KPU Kabupaten Sleman. https://kab-sleman.kpu.go.id/hasil-penghitungan-suara-dalam-pemilihan-serentak-lanjutan-tahun-2020/

Lismawati. (2010). Politik Dinasti dan Demokrasi Studi Regenerasi Elit Politik dalam Pemilukada Kabupaten Bantul Tahun 2010. Universitas Gadjah Mada.

Maftuchin, A. S. (2016). Tuan Tanah dan Lurah: Relasi Politik Lokal Patron-Client di Desa Sukorejo Kecamatan Godanglegi Kabupaten Malang dalam Kurun Waktu 2007-2013. Umbara, 1(2), 138–149. https://doi.org/10.24198/umbara.v1i2.9983

Media Center Sleman. (2015, December 16). KPU Tetapkan Santun Peroleh Suara Terbanyak Pilkada Sleman. Media Center Sembada. https://mediacenter.slemankab.go.id/kpu-tetapkan-santun-peroleh-suara-terbanyak-pilkada-sleman/

Ngusmanto, N. (2016). Pilkada 2015 and Patronage Practice among Bureaucrat in West Kalimantan, Indonesia. Asian Social Science, 12(9), 236. https://doi.org/10.5539/ass.v12n9p236

Nishizaki, Y. (2005). The Moral Origin of Thailand’s Provincial Strongman: The Case of Banharn Silpa-Archa. South East Asia Research, 13(2), 184–234. https://doi.org/10.5367/0000000054604489

Nugraha, J. T. (2018). E-Government dan Pelayanan Publik (Studi tentang Elemen Sukses Pengembangan E-Government di Pemerintah Kabupaten Sleman). Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media, 2(1), 32–42. https://doi.org/10.31002/jkkm.v2i1.758

Pemerintah Kabupaten Sleman. (n.d.). Profil Bupati dan Wakil Bupati Sleman Periode 2010-2015. Pemerintah Kabupaten Sleman. Retrieved August 7, 2021, from http://www.slemankab.go.id/806/profil-bupati-dan-wakil-bupati-sleman-periode-2010-2015.slm

Pemerintah Kabupaten Sleman. (2019, January 17). Prestasi Sleman 2018. Pemerintah Kabupaten Sleman. http://www.slemankab.go.id/category/prestasi

Purwanti, U. D., & Alfirdaus, L. K. (2020). Dinasti Politik dalam Pemerintahan Lokal di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Journal of Politic and Government Studies, 9(4), 309–323. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/28811

Saputra, N. A. A., & Setiawan, D. (2021). Fiscal Decentralization, Accountability and Corruption Indication: Evidence from Indonesia. Jurnal Bina Praja, 13(1), 29–40. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.29-40

Scott, J. C. (1972). Patron-Client Politics and Political Change in Southeast Asia. American Political Science Review, 66(1), 91–113. https://doi.org/10.2307/1959280

Setiawan, H. (2021, January 1). Tiap Tahun 50 Hektare Sawah di Sleman Lenyap. HarianJogja.Com. https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2021/01/01/512/1059629/tiap-tahun-50-hektare-sawah-di-sleman-lenyap

Shair-Rosenfield, S. (2016). The Causes and Effects of the Local Government Code in the Philippines: Locked in a Status Quo of Weakly Decentralized Authority? Southeast Asian Economies, 33(2), 157–171. https://doi.org/10.1355/ae33-2c

Shin, J. H. (2015). Voter Demands for Patronage: Evidence from Indonesia. Journal of East Asian Studies, 15(1), 127–151. https://doi.org/10.1017/S1598240800004197

Sidel, J. T. (1997). Philippine politics in Town, District, and Province: Bossism in Cavite and Cebu. The Journal of Asian Studies, 56(4), 947–966. https://doi.org/10.2307/2658295

Solissa, M. (2016). Fenomena Orang Kuat Lokal di Indonesia: Studi Kasus tentang Kemunculan KEDA dalam Eksploitasi Tambang Emas di Gunung Botak Kabupaten Buru Provinsi Maluku. The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, 2(2), 160–169. https://journal.unhas.ac.id/index.php/politics/article/view/3025

Susanti, M. H. (2017). Dinasti Politik dalam Pilkada di Indonesia. Journal of Government and Civil Society, 1(2), 111–119. https://doi.org/10.31000/jgcs.v1i2.440

Tan, P. (2020). Populisme, Pilkada dan Masa Depan Demokrasi. JAP UNWIRA, 3(2), 80–94. https://doi.org/10.30822/jap.v3i2.862

Tjahjoko, G. T. (2015). Politik Ambivalensi: Nalar Elite di Balik Pemenangan Pilkada. PolGov.

Wiguna, G. E., & Khoirunurrofik, K. (2021). Political budget cycle patterns and the role of coalition parties in shaping Indonesian local government spending. Asia-Pacific Journal of Regional Science, 5(1), 41–64. https://doi.org/10.1007/s41685-020-00186-0

Yulfianto, A. (2016). Politik Kekerabatan Era Demokrasi Lokal: Studi Relasi Kuasa dan Patronase di Bantul [Universitas Gadjah Mada]. http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/107354

Yusoff, M. A., & Agustino, L. (2012). Daripada Orde Baru Ke Orde Reformasi: Politik Lokal di Indonesia Pasca Orde Baru (From New Order To Reformasi Order: Indonesian Subnational Politics In Post-New Order Era). Jebat: Malaysian Journal of History, Politics & Strategic Studies, 39(1), 76–97. http://ejournal.ukm.my/jebat/article/view/42094

Zainal, N. A. (2017). Local Strongmen dan Kontestasi Politik (Studi Terhadap Kemenangan Fenomenal Aras Tammauni dan Muh. Amin Jasa pada Pilkada Mamuju Tengah 2015. Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 11(1), 47–63. https://doi.org/10.24252/.v11i1.3547

Diterbitkan

2021-08-31

Cara Mengutip

Politik Kekerabatan pada Pilkada Sleman Tahun 2020. (2021). Jurnal Bina Praja, 13(2), 183-194. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.183-194

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Politik Kekerabatan pada Pilkada Sleman Tahun 2020. (2021). Jurnal Bina Praja, 13(2), 183-194. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.183-194