Desa Digital

Pentingnya Memperkokoh Ketangguhan Desa di Era Digital

Penulis

  • Worry Mambusy Manoby Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Dalam Negeri
  • Afriyanni
  • Suci Emilia Fitri Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Dalam Negeri
  • Melati Ayuning Pranasari Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Dalam Negeri
  • Eny Setyaningsih
  • Rosidah Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Dalam Negeri
  • Herie Saksono Badan Penelitian dan Pengembangan Kementeria Dalam Negeri https://orcid.org/0000-0002-0464-5311

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.53-63

Kata Kunci:

Desa Digital, Ketangguhan Desa, Desa Cijengkol, Desa Sepakung

Abstrak

Desa merupakan strata pemerintahan terendah yang terletak dalam wilayah administrasi pemerintahan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Pesatnya kemajuan teknologi digital membawa gelombang perubahan global yang menuntut desa melakukan transformasi dan beradaptasi. Dalam menyikapinya, apa yang harus dilakukan demi keberlangsungan nilai-nilai kehidupan, lestarinya tradisi, budaya, dan kearifan lokal, serta membangun modal manusia dalam upaya mensejahterakan warganya? Studi ini bertujuan mencari strategi yang luar biasa dalam upaya mewujudkan ketangguhan pedesaan melalui desa digital. Penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus di dua desa, yakni: i) Desa Cijengkol; dan ii) Desa Sepakung. Desa digital menjadi salah satu solusi ideal ketangguhan pedesaan di era digital. Modal manusia adalah faktor utamanya. Diharapkan Pemerintah menginisiasi desa digital yang partisipatif-responsif terhadap dinamika digitalisasi, pembangunan inklusif, antisipasi kebencanaan, dan kelestarian lingkungan berbasis digital.

Referensi

Aji, R. (2016). Digitalisasi, Era Tantangan Media (Analisis Kritis Kesiapan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Menyongsong Era Digital). Islamic Communication Journal, 1(1), 43–54. https://doi.org/10.21580/icj.2016.1.1.1245

Anwar, A. (2017). Peran Modal Manusia terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional di Jawa. Jurnal Economia, 13(1), 79–94. https://doi.org/10.21831/economia.v13i1.13323

BPS-Statistics Indonesia. (2018). Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045 Hasil SUPAS 2015 (Revised). BPS-Statistics Indonesia.

Cowie, P., Townsend, L., & Salemink, K. (2020). Smart rural futures: Will rural areas be left behind in the 4th industrial revolution? Journal of Rural Studies, 79, 169–176. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2020.08.042

Cristobal-Fransi, E., Montegut-Salla, Y., Ferrer-Rosell, B., & Daries, N. (2020). Rural cooperatives in the digital age: An analysis of the Internet presence and degree of maturity of agri-food cooperatives’ e-commerce. Journal of Rural Studies, 74, 55–66. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2019.11.011

Fahmi, F. Z., & Sari, I. D. (2020). Rural transformation, digitalisation and subjective wellbeing: A case study from Indonesia. Habitat International, 98, 102150. https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2020.102150

Haenssgen, M. J. (2018). The struggle for digital inclusion: Phones, healthcare, and marginalisation in rural India. World Development, 104, 358–374. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2017.12.023

Heijman, W., Hagelaar, G., & Van Der Heide, M. (2007). Rural Resilience as a New Development Concept. 383–396. https://doi.org/10.22004/AG.ECON.162359

Lajoie-O’Malley, A., Bronson, K., van der Burg, S., & Klerkx, L. (2020). The future(s) of digital agriculture and sustainable food systems: An analysis of high-level policy documents. Ecosystem Services, 45, 101183. https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2020.101183

Mitchell, A. & OECD. (2013). Risk and Resilience: From Good Idea to Good Practice (OECD Development Co-Operation Working Papers No. 13; OECD Development Co-Operation Working Papers, Vol. 13). https://doi.org/10.1787/5k3ttg4cxcbp-en

Mora-Rivera, J., & García-Mora, F. (2021). Internet access and poverty reduction: Evidence from rural and urban Mexico. Telecommunications Policy, 45(2), 102076. https://doi.org/10.1016/j.telpol.2020.102076

Philip, L., & Williams, F. (2019). Remote rural home based businesses and digital inequalities: Understanding needs and expectations in a digitally underserved community. Journal of Rural Studies, 68, 306–318. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2018.09.011

Rahardjo, M. (2017). Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya [Teaching Resources]. http://repository.uin-malang.ac.id/1104/

Reichstein, C., & Härting, R.-C. (2018). Potentials of changing customer needs in a digital world – a conceptual model and recommendations for action in tourism. Procedia Computer Science, 126, 1484–1494. https://doi.org/10.1016/j.procs.2018.08.120

Roberts, E., Anderson, B. A., Skerratt, S., & Farrington, J. (2017). A review of the rural-digital policy agenda from a community resilience perspective. Journal of Rural Studies, 54, 372–385. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2016.03.001

Roberts, E., Beel, D., Philip, L., & Townsend, L. (2017). Rural resilience in a digital society: Editorial. Journal of Rural Studies, 54, 355–359. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2017.06.010

Saksono, H. (2012). Ekonomi Kreatif: Talenta Baru Pemicu Daya Saing Daerah. Jurnal Bina Praja, 04(02), 93–104. https://doi.org/10.21787/JBP.04.2012.93-104

Saksono, H. (2019). Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Penelitian & Pengembangan dan Desain & Inovasi. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 14(2), 213–226. http://jkpjournal.kalselprov.go.id/index.php/menu/article/view/36

Saksono, H. (2020). Innovation Hub: Media Kolaborasi Menuju Pemerintahan Daerah Inovatif. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 19(1), 1–16. https://doi.org/10.35967/jipn.v19i1.7854

Salemink, K., Strijker, D., & Bosworth, G. (2017). Rural development in the digital age: A systematic literature review on unequal ICT availability, adoption, and use in rural areas. Journal of Rural Studies, 54, 360–371. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2015.09.001

Sari, E. P., & Farah, A. (2014). Modal Manusia dan Produktivitas. JEJAK: Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan, 7(1), 22–28. https://doi.org/10.15294/jejak.v7i1.3840

Schwab, K. (2016). The Fourth Industrial Revolution. World Economic Forum.

Suparmini, & Wijayanti, A. T. (2015). Buku Ajar Masyarakat Desa dan Kota (Tinjauan Geografis, Sosiologis dan Historis). Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogaykarta.

Young, J. C. (2019). Rural digital geographies and new landscapes of social resilience. Journal of Rural Studies, 70, 66–74. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2019.07.001

Zhou, L. (2014). Online rural destination images: Tourism and rurality. Journal of Destination Marketing & Management, 3(4), 227–240. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2014.03.002

Diterbitkan

2021-04-30

Cara Mengutip

Desa Digital: Pentingnya Memperkokoh Ketangguhan Desa di Era Digital. (2021). Jurnal Bina Praja, 13(1), 53-63. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.53-63

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Desa Digital: Pentingnya Memperkokoh Ketangguhan Desa di Era Digital. (2021). Jurnal Bina Praja, 13(1), 53-63. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.53-63

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>