Menakar Urgensi Pilkada Asimetris di Papua

Penulis

  • Agus Fatoni Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.273-286

Kata Kunci:

pilkada asimetris, Papua, desentralisasi, otonomi khusus

Abstrak

Pilkada langsung yang dilaksanakan sejak 2005 di Papua dianggap belum mampu menyelesaikan persoalan, Di sisi lain, biaya politik yang dikeluarkan dari pilkada langsung pun tidak sedikit, baik dari sisi anggaran yang dikeluarkan negara maupun dari calon kepala daerah. Pelaksanaan pilkada langsung kerap kali menciptakan pemerintahan yang tidak efektif terutama bagi beberapa daerah yang belum memiliki kedewasaan demokrasi. Sistem demokrasi lokal yang sudah berlangsung juga kerap diwarnai konflik. Penelitian ini berfokus pada urgensi pilkada asimetris di Papua, penelitian ini akan menjelaskan alasan seberapa penting pilkada asimetris diterapkan di Papua. Untuk mencapai tujuan tersebut, Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Ada pun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menemukan beberapa alasan pilkada langsung belum mencapai hasil memuaskan. Demokratisasi di Papua nyatanya masih belum terkonsolidasi dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan, bahwa tawaran untuk melangsungkan pilkada asimetris di Papua perlu dipertimbangkan. Pilihan tersebut bukanlah pilihan final. Namun pilihan temporer dalam rangka menyiapkan pranata politik dan sosial masyarakat.

Referensi

Agustine, O. V. (2019). Implementasi Noken sebagai Hukum Tidak Tertulis dalam Sistem Hukum Nasional. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 8(1), 69–84. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v8i1.302

Alwasilah, A. C. (2003). Pokoknya Kualitatif: Dasar-Dasar Merancang dan Melakukan Penelitian Kualitatif. Pustaka Jaya.

Amohoso, H. (2018). Pemilu yang Berkualitas dan Sistem Noken di Papua. Jubi.co.id. https://jubi.co.id/pemilu-yang-berkualitas-dan-sistem-noken-di-papua/

Anjarsari, L. (2015). MK Tegaskan Pemilu dengan Sistem Noken Hanya Digunakan secara Terbatas. Mkri.id. https://mkri.id/index.php?page=web.Berita&id=10678

Azim, M. F. (2013). Pemilu dan Konstitusiolitas Sistem Noken. Turãst: Jurnal Penelitian & Pengabdian, 1(1), 25–38. https://core.ac.uk/download/pdf/322629322.pdf

Belarminus, R. (2018). Perludem: Mekanisme Penggunaan Noken Tak Boleh Mengesampingkan Administrasi Kepemiluan. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2018/03/31/16172261/perludem-mekanisme-penggunaan-noken-tak-boleh-mengesampingkan-administrasi

Budilaksono, I. (2019). Menimbang Pilkada Asimetris. Antaranews.com. https://www.antaranews.com/berita/1187587/menimbang-pilkada-asimetris

Cahyono, H. (2016). Evaluasi Atas Pelaksanaan Otonomi Khusus Aceh: Gagal Menyejahterakan Rakyat dan Sarat Konflik Internal. Jurnal Penelitian Politik, 9(2), 1–22. https://doi.org/10.14203/JPP.V9I2.227

Chen, J., & Lu, C. (2011). Democratization and the Middle Class in China. Political Research Quarterly, 64(3), 705–719. https://doi.org/10.1177/1065912909359162

Deliarnoor, N. A. (2015). Evaluasi Politik Hukum Penyelenggaraan Pilkada Langsung di Papua. Sosiohumaniora, 17(1), 49–55. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v17i1.5672

Departemen Politik dan Pemerintahan UGM. (2012). Desentralisasi Asimetris yang Menyejahterakan: Aceh dan Papua - Riset - PolGov. https://polgov.fisipol.ugm.ac.id/riset/desentralisasi-asimetris-yang-menyejahterakan-aceh-dan-papua

Dewi, K. H. (2016). Menata Ulang Pemilukada menuju Tata Kelola Pemerintahan Daerah Demokratis, Akuntabel, dan Berkelanjutan. Jurnal Penelitian Politik, 12(2), 105–118. https://doi.org/10.14203/JPP.V12I2.544

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2018). Ringkasan APBD 2018.

Fauzi, M., Fau, T. N., & Harini, F. (2018). Tingginya Ongkos Memilih di Bumi Cendrawasih. www.validnews.id. https://www.validnews.id/Tingginya-Ongkos-Memilih-di-Bumi-Cendrawasih-qUo

Ferreira, C. da C., & Tucker, J. (2019). Macau’s Moment: China’s Other Special Administrative Region. Isdp.Se. https://isdp.se/chinas-other-special-administrative-region/

Hamudy, M. I. A., & Rifki, M. S. (2019). The Management of Political Parties in Indonesia. Akademika; Journal of Southeast Asia Social Sciences and Humanities, 89(3), 89–98. http://103.219.237.47/akademika/article/view/29337

Ihsanuddin. (2020). Istana: Problem Papua Hari Ini adalah Kesejahteraan. kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2020/07/14/13020511/istana-problem-papua-hari-ini-adalah-kesejahteraan

Ilham Hamudy, M. A., & Rifki, M. (2020). Should the DPD Republic of Indonesia be Preserved? Jurnal Studi Pemerintahan, 11(2), 315–339. https://doi.org/10.18196/jgp.112118

Janur, K. (2017). Konflik Pilkada, Warga Intan Jaya Terancam Kelaparan. liputan6.com. https://www.liputan6.com/news/read/3085055/konflik-pilkada-warga-intan-jaya-terancam-kelaparan

Jati, W. R. (2017). Memaknai Kelas Menengah Sebagai Aktor Demokrasi Indonesia. Jurnal Penelitian Politik. http://ejournal.politik.lipi.go.id/index.php/jpp/article/view/694

Kardi, D. D. (2017). Kerusuhan di Puncak Jaya Akibat Provokasi Elite. cnnindonesia.com. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20170703205318-20-225555/kerusuhan-di-puncak-jaya-akibat-provokasi-elite

Katharina, R. (2009). Analisis terhadap Masalah Pilkada di Papua. Majalah Info Singkat Pemerintahan Dalam Negeri. http://berkas.dpr.go.id/puslit/files/info_singkat/Info Singkat-IX-6-II-P3DI-Maret-2017-176.pdf

Kogoya, A. M. (2018). Efektivitas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Pasca Konflik Hasil Pemilihan Kepala Daerah Langsung di Kabupaten Tolikara Provinsi Papua Tahun 2017. JIAPD, 10(2), 47–53. https://doi.org/10.33701/jiapd.v10i2.268

Kogoya, Y., & Nurmandi, A. (2015). Konflik Politik Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Studi Kasus di Kabupaten Puncak, Papua Tahun 2011-2012). Journal of Governance and Public Policy, 2(1), 60–90. https://doi.org/10.18196/jgpp.2015.0026

Liauw, H. (2013). Kelas Menengah di Indonesia Belum Terbangun. https://nasional.kompas.com/read/2013/10/19/1656512/Kelas.Menengah.di.Indonesia.Belum.Terbangun

Loen, A. (2020). Rawan Manipulasi, Sistem Noken Tetap Boleh Dipakai Dalam Pilkada 2020. jubi.co.id. https://jubi.co.id/rawan-manipulasi-sistem-noken-tetap-boleh-dipakai-dalam-pilkada-2020/

Mahardika, A. G., & Fatayati, S. (2020). Penerapan Pilkada Asimetris sebagai Upaya Menciptakan Sistem Pemerintahan Daerah yang Efektif. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 1(1), 50–67. https://ejournal.iai-tribakti.ac.id/index.php/IJHSS

Pamungkas, C. (2018). Noken Electoral System nn Papua Deliberative Democracy in Papuan Tradition. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 19(2), 219–236. https://doi.org/10.14203/jmb.v19i2.389

Pamungkas, C., & Triindriasari, D. (2019). Pemilihan Gubernur Papua 2018: Politik Identitas, Tata Kelola Pemerintahan dan Daya Hidup Orang Papua. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 20(3), 391–406. https://doi.org/10.14203/jmb.v20i3.721

Pandey, R. K. (2019). Accommodating Diversity, Consolidating Nationhood. A Country Study of Constitutional Asymmetry in India. In Constitutional Asymmetry in Multinational Federalism (Federalism, pp. 197–225). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-11701-6_8

Pasaribu, K. (2016). Noken dan Konflik Pemilu. Perludem.

Persada, S. (2020). Apa Itu Pilkada Asimetris yang Kembali Diwacanakan Mendagri Tito? . tempo.co. https://nasional.tempo.co/read/1355885/apa-itu-pilkada-asimetris-yang-kembali-diwacanakan-mendagri-tito

Prabowo, D. (2019). Pilkada Asimetris, antara Politik Berbiaya Mahal dan Evaluasi Parpol. kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2019/11/22/06442131/pilkada-asimetris-antara-politik-berbiaya-mahal-dan-evaluasi-parpol?page=all

Putra, H. (2017). Determinants of Vote Buying in Local Head Election in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 9(2), 205–218. https://doi.org/10.21787/jbp.09.2017.205-218

Ramadhan, B. (2012). Bentrok Antar-Pendukung Calon Bupati, 11 Orang Tewas. republika.co.id. https://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/15/07/25/nasional/politik/12/02/20/lzor7g-bentrok-antarpendukung-calon-bupati-11-orang-tewas

Riyanto, A. (2018). Sistem Noken Dalam Pemilu di Papua. business-law.binus.ac.id. https://business-law.binus.ac.id/2018/12/12/sistem-noken-dalam-pemilu-di-papua/

Rizky, P. A. (2020). Tak Cuma Partai Komunis China, Ada 8 Parpol Lain di Tiongkok. matamatapolitik.com. https://www.matamatapolitik.com/tak-cuma-partai-komunis-china-ada-8-parpol-lain-di-tiongkok-analisis/

Saleh, M. (2019). Prinsip Demokrasi Konstitusional dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah [Universitas Airlangga]. http://repository.unair.ac.id/83857/

Solihah, R., Bainus, A., & Rosyidin, I. (2018). Pentingnya Pengawasan Partisipatif dalam Mengawal Pemilihan Umum yang Berintegritas dan Demokratis. Jurnal Wacana Politik, 3(1), 14–28. https://doi.org/10.24198/jwp.v3i1.16082

Suparman, F. (2019). Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Pilkada Asimetris. beritasatu.com. https://www.beritasatu.com/willy-masaharu/politik/591626/pemerintah-diminta-kaji-mendalam-pilkada-asimetris

Suryanto, & Hidayat, T. M. (2016). Regional Autonomy and Local Democracy: Independent Candidates Cases. Jurnal Bina Praja, 8(2), 199–208. https://doi.org/10.21787/jbp.08.2016.199-208

Suwandi, D. (2020). Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua. kompas.com. https://regional.kompas.com/read/2020/01/22/16192501/masih-ada-sistem-noken-di-pilkada-2020-ini-antisipasi-bawaslu-papua

Tim GenBest.id. (2017). Mengapa Anggaran Pilkada 2018 Berpotensi Tembus Rp 20 Triliun? kompas.com. https://genbest.kompas.com/read/2017/10/23/19452521/mengapa-anggaran-pilkada-2018-berpotensi-tembus-rp-20-triliun

Tryatmoko, M. W. (2012). Problem Demokratisasi dalam Desentralisasi Asimetris Pasca-Orde Baru. Masyarakat Indonesia, 38(2), 269–296. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jmi.v38i2.647

Utama, A. (2018). Pilgub Papua: Janji Kesejahteraan dalam Bayang-Bayang Kontak Tembak dan Konflik Perebutan Suara. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44623771

Wijaya, I. (2020). Pemerintah Usulkan Pilkada Asimetris di Papua. Koran Tempo, 21.

Wing-Yat Yu, E. (2007). Formal and Informal Politics in Macao Special Administrative Region Elections 2004–2005. Journal of Contemporary China, 16(52), 417–441. https://doi.org/10.1080/10670560701314248

Yasin, M. (2014). Ulasan lengkap : Keabsahan Sistem Noken dalam Pemilu. hukumonline.com. https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt53eb0c81267dc/keabsahan-sistem-noken-dalam-pemilu/

Yuliantoro, N. R. (2017). Demokratisasi Hong Kong dan Macau di Bawah One Country, Two System | HI Fisipol UGM [Universitas Gadjah Mada]. http://hi.fisipol.ugm.ac.id/katalog/demokratisasi-hong-kong-dan-macau-di-bawah-one-country-two-system/

Yulika, N. C. (2020). Kemendagri Nilai Pelaksanaan Pilkada di Papua Dilakukan Asimetris. liputan6.com. https://www.liputan6.com/pilkada/read/4384657/kemendagri-nilai-pelaksanaan-pilkada-di-papua-dilakukan-asimetris

Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Diterbitkan

2020-12-16

Cara Mengutip

Menakar Urgensi Pilkada Asimetris di Papua. (2020). Jurnal Bina Praja, 12(2), 273-286. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.273-286

Cara Mengutip

Menakar Urgensi Pilkada Asimetris di Papua. (2020). Jurnal Bina Praja, 12(2), 273-286. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.273-286

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama