Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

DIALEKTIKA DEMOKRASI DALAM BINGKAI POLITIK PRIMORDIALISME PILKADA

Studi kasus Masyarakat Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Timur

DOI
10.21787/jbp.12.2020.193-201
Tanggal Terbit & Halaman
16 Desember 2020 · Hlm. 193-201
Riwayat Naskah
Diterima31 Jul 2020 Disetujui1 Des 2020 Terbit16 Des 2020

1.094 Dilihat 959 Diunduh

Abstrak

Momentum pemilihan kepala daerah sulit dilepaskan dari politik primordialisme dalam bentuk kebudayaan lokal suatu daerah. Faktor etnisitas, kesukuan, agama hingga praktik dan ritual budaya memiliki pengaruh besar terhadap substansi penyelenggaraan pilkada. Artikel ini menuliskan praktik politik primordialisme sebagai bagian dari demokrasi lokal dalam wujud praktik adat Kedde di Sumba Barat dan Budaya Ata (hamba)/Maramba(Tuan). Sebuah praktik kebudayaan yang berdampak dalam pilkada. Budaya Kedde sebagai ruang bagi politisi menjaring dukungan elektoral dan Budaya Ata/Maramba yang mengancam hak dan partisipasi politik akibat relasi patron-klien yang ekstrem karena melingkupi segala segi kehidupan khususnya politik pilkada. Dengan realita tersebut demokrasi lokal dalam pilkada semakin mereduksi nilai-nilai demokrasi yang dikemukakan David Beetham yakni kontrol publik dan kesetaraan politik. Penelitian ini bertujuan membuka cakrawala demokrasi lokal dalam konteks pilkada dan diharapkan mampu memberi kontribusi terhadap evaluasi penyelenggaraan pilkada.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 12 No 2 (2020).

Buka PDF

Daftar Pustaka

5 rujukan
  1. Azra, A. (2016, October 11). Politik Primordialisme. Kompas.
  2. Bayo, L. N., Santoso, P., & Samadhi, W. P. (Eds.). (2018). Rezim Lokal di Indonesia: Memaknai Ulang Demokrasi Kita. Yayasan Pustaka Obor Indonesia bekerja sama dengan PolGov, Fisipol, Universitas Gadjah Mada, dan University of Oslo.
  3. Nugroho, A. A. (2017). Rakyatisme dan Esai-esai Lain. Penerbit Buku Kompas.
  4. Solihin, L. (n.d.). Pulau Sumba: Tanah Para Tuan dan Hamba. https://www.academia.edu/2395828/Pulau_Sumba_Tanah_Para_Tuan_dan_hamba
  5. Yoelvan Negong, Y. (2018). Politik Identitas dalam Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur 2013 di Kota Kupang. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 8(2), 52–63. https://doi.org/10.14710/politika.8.2.2017.52-63

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2020 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.