Pragmatisme Politik di Indonesia: Kandidat, Koalisi Partai Politik dan Calon Tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah

Candidates, the Coalition of Political Parties and Single Candidate for Local Elections

Penulis

  • Ratna Rosanti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.153-165

Kata Kunci:

pragmatisme, pemilihan kepala daerah, koalisi, calon kepala daerah

Abstrak

Abstrak
Pragmatisme politik senyatanya telah menjadi sebuah dinamika tersendiri dalam pelaksanaan Pilkada serentak. Adanya kekuasaan petahana dan pembentukan koalisi partai yang tidak merata  secara langsung dapat mengurangi atau menghilangkan peluang bagi partai politik lain untuk berpartisipasi dalam kontestasi. Selain masalah-masalah ini, sejauh ini pencalonan pasangan calon oleh partai-partai politik ternyata lebih memperhatikan keterpilihan atau popularitas calon yang akan diemban oleh mereka dan tanpa memperhatikan ideologi partai. Hal ini tentu saja membuat adanya ketimpangan kekuasaan sehingga calon dari partai politik atau koalisi partai politik lain akan memiliki keengganan untuk bersaing. Makalah ini akan menjelaskan pragmatisme partai politik dalam membentuk koalisi hingga mengantarkan pada munculnya fenomena calon tunggal dalam perhelatan Pilkada. Penulisan artikel ini dimulai dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan juga didukung oleh data yang dimiliki oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Untuk menjawab fenomena ini, penulis mencoba melakukan analisis dokumentasi selama Pemilihan Kepala Daerah dilaksanakan secara bersamaan. Konsep pragmatisme politik diharapkan dapat menjelaskan fenomena ini. Hasil dari makalah ini menyimpulkan bahwa metode pragmatis yang digunakan oleh partai politik dalam menentukan koalisi dan pasangan calon dalam Pemilihan Kepala Daerah adalah karena tujuan partai politik untuk berpartisipasi dalam kontes hanyalah kemenangan untuk mendapatkan kekuasaan.

Referensi

BeritaSatu.com. (2015, June 14). 9 Partai Berkoalisi Hadapi Pilkada Blitar. beritasatu.com. https://www.beritasatu.com/beritasatu/nasional/282362/9-partai-berkoalisi-hadapi-pilkada-blitar

detikNews. (2015, March 25). Pilkada Blitar, PDIP dan PKB Siap Usung Kader Terbaik. Detiknews.com. https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-2869611/pilkada-blitar-pdip-dan-pkb-siap-usung-kader-terbaik

Hanafi, R. I. (2015, August 14). Koalisi Parpol di Pilkada Serentak. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2015/08/14/15150081/Koalisi.Parpol.di.Pilkada.Serentak

Hidayat, M. A. (2017, February 22). Semua Calon Tunggal Pilkada Menang Lawan Kotak Kosong. VIVA.co.id. https://www.viva.co.id/berita/nasional/886111-semua-calon-tunggal-pilkada-menang-lawan-kotak-kosong

Hutapea, L. (2016, May 11). Kandidat Tunggal Tidak Bisa Diberlakukan di Kabupaten Tambrauw. Lensapapua. https://www.lensapapua.com/hukum-kriminal/kandidat-tunggal-tidak-bisa-diberlakukan-di-kabupaten-tambrauw/

Katz, R. S., & Crotty, W. J. (2006). Handbook of Party Politics. Sage.

Kristianti, I. (2018, January 27). Pilkada Serentak 2018, Totalitas Demi yang Terbaik. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/ignatiakristianti/5a6c6ce65e13733a0406efa2/pilkada-serentak-2018-totalitas-demi-yang-terbaik?page=all

Lundell, K. (2004). Determinants of Candidate Selection: The Degree of Centralization in Comparative Perspective. Party Politics, 10(1), 25–47. https://doi.org/10.1177/1354068804039119

Nurhasim, Moch. (2010). Konflik dalam Pilkada Langsung: Studi tentang Penyebab dan Dampak Konflik. Jurnal Penelitian Politik, 7(2), 105–117. https://doi.org/10.14203/jpp.v7i2.499

Pryanka, A. (2018, July 2). Tiga Penyebab Munculnya Paslon Tunggal Versi Peneliti LIPI. Republika Online. https://republika.co.id/berita/nasional/pilkada/18/07/02/pb8nrr409-tiga-penyebab-munculnya-paslon-tunggal-versi-peneliti-lipi

Rahat, G. (2009). Which Candidate Selection Method is the Most Democratic? Government and Opposition, 44(1), 68–90. https://doi.org/10.1111/j.1477-7053.2008.01276.x

Simbolon, C. D. (2017, February 1). Parpol Mengabaikan Kaderisasi. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/90282/parpol-mengabaikan-kaderisasi

Diterbitkan

2020-12-16

Cara Mengutip

Pragmatisme Politik di Indonesia: Kandidat, Koalisi Partai Politik dan Calon Tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah: Candidates, the Coalition of Political Parties and Single Candidate for Local Elections. (2020). Jurnal Bina Praja, 12(2), 153-165. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.153-165

Cara Mengutip

Pragmatisme Politik di Indonesia: Kandidat, Koalisi Partai Politik dan Calon Tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah: Candidates, the Coalition of Political Parties and Single Candidate for Local Elections. (2020). Jurnal Bina Praja, 12(2), 153-165. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.153-165