Development of Socio-Cultural Competence of the Government Employees at the State Civil Service and Human Resource Development Agency of Biak Numfor Regency Papua Province
DOI:
https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.221-230Kata Kunci:
Development, Social Cultural Competence, Government employee.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kompetensi sosial budaya pegawai pemerintah pada Badan Kepegawaian Negara dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lembaga Biak Numfor Kabupaten Papua Provinsi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan kompetensi sosial budaya pegawai pemerintah pada Lembaga Kepegawaian Negara dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua sudah berjalan namun masih perlu ditingkatkan sehingga pegawai pemerintah dari Lembaga Kepegawaian Negara dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua memiliki pengalaman kerja yang terkait dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, budaya, sehingga mereka akan memiliki wawasan nasional dan diharapkan mampu beradaptasi dan berkomunikasi secara efektif, secara empatik, dan sopan dengan sesama karyawan dan masyarakat.
Referensi
Abdussamad, Z. (2014). Kompetensi Aparat dalam Pelayanan Publik. Yogyakarta: Budi Utama.
Bernardin, H. J., & Russell, J. E. A. (2013). Human Resource Management: An Experiential Approach. New York: McGraw-Hill.
Buradum, T. F., & Anita, G. T. (2018). Workgroup Diversity and Group Cohesiveness in Nigeria Police. Sumerianz Journal of Social Science, 1(2), 59–66. Retrieved from https://www.sumerianz.com/pdf-files/sjss1(2)59-66.pdf
Clardy, A. (2007). Strategy, core competencies and human resource development. Human Resource Development International, 10(3), 339–349. http://doi.org/10.1080/13678860701516628
Data and Information Sub-Division of the State Civil Service and Human Resources Development of Biak Numfor Regency Papua Province. (2018). The Illustration of the Level of the Government Employees Education. Biak: Biak Numfor Regency Papua Province.
Frinaldi, A. (2014). Pengaruh Budaya Kerja Pegawai Negeri Sipil terhadap Pelayanan Publik di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Payakumbuh. Humanus, 13(2), 180–192. http://doi.org/10.24036/jh.v13i2.4727
Frinaldi, A., & Embi, M. A. (2011). Pengaruh Budaya Kerja Etnik terhadap Budaya Kerja Keberanian dan Kearifan PNS dalam Pelayanan Publik yang Prima (Studi pada Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat). E-JLAN, 1(1), 62–68.
Hasibuan, M. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Khan, M. T., Khan, N. A., & Mahmood, K. (2012). An Organizational Concept of Human Resource Development-How Human Resource Management Scholars View “HRD.” Far East Journal of Psychology and Business, 8(5), 50–60. Retrieved from https://ideas.repec.org/a/fej/articl/v8cy2012i5p50-60.html
Kiberenge, C., & Elizabeth, N. (2016). Effects of Working Environment on Employees Performance at Teachers Service Commission Trans Nzoia County. International Journal of Scientific Engineering and Research (IJSER), 4(10), 151–156. Retrieved from http://www.ijser.in/archives/v4i10/IJSER15985.pdf
Laird, S. E. (2008). Anti-oppressive Social Work: A Guide for Developing Cultural Competence. Thousand Oaks, California: Oliver’s Yard.
Law of the Republic of Indonesia Number 23 of 2014 on Regional Government, Pub. L. No. 23 (2014). Indonesia.
Law of the Republic of Indonesia Number 5 of 2014 on State Civil Apparatus, Pub. L. No. 5 (2014). Indonesia.
Makmur. (2009). Teori Manajemen Stratejik dalam Pemerintahan dan Pembangunan. Bandung: Refika Aditama.
Meteray, B. (2013). Nasionalisme Ganda Orang Papua. Jakarta, Indonesia: Kompas Media Nusantara.
Mondy, N., & Wayne, R. (2008). Human Resource Management. In Human Resource Management (10th ed., p. 17). New York: Harper Collins College Publishers.
Priansa, D. J. (2014). Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.
Radhakrishna, A., & Raju, R. S. (2015). A Study on the Effect of Human Resource Development on Employment Relations. IUP Journal of Management Research, 14(3), 28–42. Retrieved from https://www.questia.com/library/journal/1P3-3776384261/a-study-on-the-effect-of-human-resource-development
Samsudin, S. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Pustaka Setia.
Sartika, D. (2016). Penyusunan Standar Kompetensi Sosio Kultural untuk Jabatan Pimpinan Tinggi di Pemerintahan Daerah. Jurnal Transformasi Administrasi, 6(1), 1048–1153.
Sartika, D., & Kusumaningrum, M. (2017). Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Jurnal Borneo Administrator, 13(2), 131–150. http://doi.org/10.24258/jba.v13i2.310
Sartorius, K., Merino, A., & Carmichael, T. (2011). Human resource management and cultural diversity: a case study in Mozambique. The International Journal of Human Resource Management, 22(9), 1963–1985. http://doi.org/10.1080/09585192.2011.573973
Sedarmayanti. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: Refika Aditama.
Sudarmanto. (2009). Kinerja dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suparyadi. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia Menciptakan Keunggulan Bersaing Berbasis Kompetensi SDM. Yogyakarta: Andi Offset.
Sutrisno, E. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta, Indonesia: Kencana Prenada Media Group.
Vazirani, N. (2010). Competencies and Competency Model - A Brief overview of its Development and Application. SIES Journal of Management, 7(1), 121–131.
Yuristia, A. (2017). Keterkaitan Pendidikan, Perubahan Sosial Budaya, Modernisasi, dan Pembangunan. Ijtimaiyah, 1(1), 1–17. Retrieved from http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/ijtimaiyah/article/view/1161



















