Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Dampak Manajemen Kinerja Pegawai Negeri Sipil terhadap Efisiensi Pemanfaatan Anggaran Daerah

DOI
10.21787/jbp.18.2026.3077
Tanggal Terbit & Halaman
30 April 2026 · Hlm. 227-244
Riwayat Naskah
Diterima16 Mar 2026 Terbit30 Apr 2026

278 Dilihat 136 Diunduh

Abstrak

Penelitian ini mengkaji hubungan antara manajemen kinerja pegawai negeri sipil dan efisiensi pemanfaatan anggaran daerah di Pemerintah Provinsi Aceh, Indonesia. Desain metode campuran sekuensial eksploratif digunakan, menggabungkan survei kuantitatif terhadap 100 pegawai negeri sipil yang terlibat dalam perencanaan daerah, penganggaran, manajemen keuangan, dan evaluasi program dengan wawancara kualitatif terhadap 12 informan kunci, termasuk pengelola anggaran, pejabat perencanaan, dan pengawas internal. Data kuantitatif dianalisis menggunakan regresi linier berganda, dan data kualitatif diperiksa melalui analisis tematik untuk menjelaskan temuan statistik. Hasil menunjukkan bahwa enam dimensi manajemen kinerja pegawai negeri sipil secara kolektif dan statistik berhubungan dengan efisiensi pemanfaatan anggaran daerah, meskipun daya penjelas model relatif rendah. Pada tingkat individu, kepatuhan keuangan dan orientasi hasil berhubungan positif dan signifikan dengan efisiensi anggaran, dan ketepatan waktu berhubungan signifikan tetapi negatif dengannya, sedangkan perencanaan kinerja, produktivitas implementasi, dan pemantauan dan evaluasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa pola-pola ini mencerminkan perbedaan antara implementasi substantif dan prosedural dari praktik manajemen kinerja, khususnya terkait kepatuhan fiskal, penganggaran yang berfokus pada hasil, dan pelaksanaan anggaran akhir tahun. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menunjukkan bahwa sistem manajemen kinerja formal saja tidak cukup untuk meningkatkan efisiensi anggaran regional; sebaliknya, efisiensi lebih erat kaitannya dengan kepatuhan fiskal substantif, orientasi hasil, dan kualitas implementasi dalam administrasi publik yang terdesentralisasi.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 18 No 1 (2026).

Buka PDF

Daftar Pustaka

22 rujukan
  1. Andrews, R., Boyne, G., & Walker, R. M. (2011). The Impact of Management on Administrative and Survey Measures of Organizational Performance. Public Management Review, 13(2), 227–255. https://doi.org/10.1080/14719037.2010.532968
  2. Ateh, M. Y., Prasojo, E., & Huseini, M. (2019). The Impact of Performance Management Implementation on Effectiveness and Efficiency of Government Budget Use: Indonesian Case. Eastern Regional Organization for Public Administration Conference (EROPA 2018). https://doi.org/10.2991/eropa-18.2019.7
  3. Carpenter, D., & Krause, G. A. (2015). Transactional Authority and Bureaucratic Politics. Journal of Public Administration Research and Theory, 25(1), 5–25. https://doi.org/10.1093/jopart/muu012
  4. Damarjati, E. (2026). Q4 Syndrome in Public Sector Financial Management: Case and Evidence From a Spending Unit of Indonesia’s Ministry of Transportation. Jurnal Akuntansi, 18(1), 118–138. https://doi.org/10.28932/jam.v18i1.15073
  5. Dewata, E., Wahyuni, S., Jauhari, H., & Oktarida, A. (2021). Performance-Based Budgeting, Preventive Supervision, and Effectiveness of Budget Control. Sriwijaya International Journal of Dynamic Economics and Business, 5(4), 357–372. https://doi.org/10.29259/sijdeb.v5i4.357-372
  6. Green, S. B. (1991). How Many Subjects Does It Take To Do A Regression Analysis. Multivariate Behavioral Research, 26(3), 499–510. https://doi.org/10.1207/s15327906mbr2603_7
  7. Hair, J. F., Babin, B. J., Black, W. C., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate Data Analysis. Cengage.
  8. Harahap, A. A. U., & Satria, H. (2023). Peran Badan Pengelolaan Keuangan Aceh dalam Manajemen Pengelolaan Gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Banda Aceh. Al-Ahkam, 3(1), 1–12. https://ejournal.unida-aceh.ac.id/index.php/jspi/article/view/530
  9. Koeswara, H. (2016). The Optimization of Budget Outcome to Create Trust in Public Expenditure Allocation on Local Budget. Jurnal Bina Praja, 8(2), 277–291. https://doi.org/10.21787/jbp.08.2016.277-291
  10. Liebman, J. B., & Mahoney, N. (2017). Do Expiring Budgets Lead to Wasteful Year-End Spending? Evidence from Federal Procurement. American Economic Review, 107(11), 3510–3549. https://doi.org/10.1257/aer.20131296
  11. Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Andi Offset.
  12. Mauro, S. G., Cinquini, L., & Grossi, G. (2017). Insights Into Performance-Based Budgeting in the Public Sector: A Literature Review and a Research Agenda. Public Management Review, 19(7), 911–931. https://doi.org/10.1080/14719037.2016.1243810
  13. Mohamed, N. A., & Kulmie, D. A. (2023). Role of Effective Monitoring and Evaluation in Promoting Good Governance in Public Institutions. Public Administration Research, 12(2), 48–58. https://doi.org/10.5539/par.v12n2p48
  14. Moynihan, D. P. (2008). The Dynamics of Performance Management: Constructing Information and Reform. Georgetown University.
  15. Mutiarin, D., Fathani, A. T., Sakir, S., & Atmojo, M. E. (2020). Performance-Based Budgeting Review From Local Government Budget: West Sumatra in 2017–2018. Journal of Governance and Public Policy, 7(3), 191–202. https://doi.org/10.18196/jgpp.73133
  16. Pollitt, C., & Bouckaert, G. (2017). Public Management Reform: A Comparative Analysis – Into the Age of Austerity. Oxford University Press.
  17. Rahayu, W. S., & Khoirunurrofik. (2022). The Effect of Accountability on the Efficiency of Local Government Expenditures. Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 8(2), 177–198. https://doi.org/10.28986/jtaken.v8i2.647
  18. Rahmatunnisa, M. (2018). Questioning the Effectiveness of Indonesia’s Local Government Accountability System. Jurnal Bina Praja, 10(1), 135–145. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.135-145
  19. Sahara, K. I. M., & Salomo, R. V. (2025). Sytematic Literature Review: Assessing the Effectiveness of Performance-Based Budgeting in Government Financial Management. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 10(1), 52–74. https://doi.org/10.24905/jip.10.1.2025.52-74
  20. Siemroth, C. (2022). Dezemberfieber senken: Vermeidung von verschwenderischen Jahresendausgaben. Wirtschaftsdienst, 102(6), 461–464. https://doi.org/10.1007/s10273-022-3213-5
  21. Sofyani, H. (2018). Does Performance-Based Budgeting Have a Correlation with Performance Measurement System? Evidence from Local Government in Indonesia. Foundations of Management, 10(1), 163–176. https://doi.org/10.2478/fman-2018-0013
  22. Zaenudinsyah, F. (2016). Analisis Faktor Penyebab Penumpukan Pencairan Dana APBN pada Akhir Tahun Anggaran. Indonesian Treasury Review, 1(1), 67–83. https://doi.org/10.33105/itrev.v1i1.56

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2026 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.