Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Pulau Larea-rea

Antara Harapan dan Realitas

DOI
10.21787/jbp.17.2025.61-74
Tanggal Terbit & Halaman
30 April 2025 · Hlm. 61-74
Riwayat Naskah
Diterima24 Jan 2025 Terbit30 Apr 2025

370 Dilihat 459 Diunduh

Abstrak

Pengembangan pariwisata di wilayah kepulauan kecil seperti Pulau Larea-rea memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, keterbatasan infrastruktur, tata kelola yang tidak konsisten, dan rendahnya partisipasi masyarakat telah menghambat realisasi potensi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata di Pulau Larea-rea, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilakukan dari Januari hingga Maret 2024 di Pulau Larea-rea, yang terletak di kecamatan Pulau Sembilan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai, aparat pemerintah desa, dan pengunjung lokal dan dilengkapi dengan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Pulau Larea-rea masih terkendala oleh fasilitas pendukung yang tidak memadai, jumlah pengunjung yang berfluktuasi, pengelolaan lingkungan yang terbatas, dan tingkat kesinambungan promosi yang rendah. Pemerintah daerah telah berupaya mengatasi masalah ini melalui pembangunan infrastruktur, promosi pariwisata melalui media sosial, upaya pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Analisis menunjukkan bahwa meskipun inisiatif-inisiatif ini telah memberikan dampak positif, inisiatif-inisiatif tersebut membutuhkan koordinasi yang lebih kuat, perencanaan terpadu, dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa peran pemerintah daerah harus berkembang melampaui penyediaan infrastruktur menuju tata kelola strategis yang mendorong partisipasi masyarakat yang inklusif dan keberlanjutan destinasi jangka panjang.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 17 No 1 (2025).

Buka PDF

Daftar Pustaka

30 rujukan
  1. Arisa, I., & Ahmady, I. (2019). Kebijakan Pemerintah Aceh Tengah dalam Pengembangan Sektor Pariwisata. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 4(1). https://jim.usk.ac.id/FISIP/article/view/10194
  2. Baloch, Q. B., Shah, S. N., Iqbal, N., Sheeraz, M., Asadullah, M., Mahar, S., & Khan, A. U. (2023). Impact of Tourism Development Upon Environmental Sustainability: A Suggested Framework for Sustainable Ecotourism. Environmental Science and Pollution Research, 30(3), 5917–5930. https://doi.org/10.1007/s11356-022-22496-w
  3. Basri, H. (2019). Pengembangan Pariwisata dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 3(2), 57–66. https://doi.org/10.31604/jim.v3i2.2019.57-66
  4. Degarege, G. A., & Lovelock, B. (2021). Institutional Barriers to Coffee Tourism Development: Insights From Ethiopia – The Birthplace of Coffee. International Journal of Culture, Tourism and Hospitality Research, 15(3), 428–442. https://doi.org/10.1108/IJCTHR-11-2020-0273
  5. Disparbud Kabupaten Sinjai. (2025). Data Pengunjung dan PAD Objek Wisata Kabupaten Sinjai. https://disparbud.sinjaikab.go.id/web/2025/10/data-pengunjung-dan-pad-objek-wisata-kabupaten-sinjai-2/
  6. Hakim, A., Bi Rahmani, N. A., & Harahap, R. D. (2024). Peran Pemerintah dalam Program Pariwisata Berkelanjutan dalam Upaya Mewujudkan Sustainabel Development Goals (SDGs) di Kawasan Danau Toba. Jesya, 7(1), 419–433. https://doi.org/10.36778/jesya.v7i1.1434
  7. Haris, A., Anas, A., & Hermansyah, H. (2021). Sapta Pesona Destinasi Wisata di Kabupaten Sinjai. Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik, 11(2), 147–153. https://doi.org/10.47030/aq.v11i2.97
  8. Karmoker, K., & Ahmed, F. (2022). Promoting Green Behavioral Intentions of the Tourists for the Growth of Sustainable Tourism Development in the Sundarbans of Bangladesh. International Journal of Business and Management, 17(1), 52–64. https://doi.org/10.5539/ijbm.v17n1p52
  9. Mariane, I., Palls, A., & Ariesmansyah, A. (2022). Model Policy Network dalam Menunjang Implementasi Kebijakan Pariwisata di Kabupaten Kuningan. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 13(2), 171–180. https://doi.org/10.23969/kebijakan.v13i2.5581
  10. Muliani, A., Muttaqin, A., & Idris, M. (2021). Pola Komunikasi Pariwisata Pemerintah Kabupaten Maros dalam Mengembangkan Daya Tarik Objek Wisata Pantai Kuri di Kecamatan Marusu. Respon Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 2(4), 54–62. https://doi.org/10.33096/respon.v2i4.56
  11. Mustamin, & Nur, M. A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sinjai Melalui Pengembangan Ekowisata Pulau Larea Rea (Edukasi Ecoprinting, Outbound Education, dan Digital Marketing). Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat, 3(2), 113–123. https://doi.org/10.54065/ipmas.3.2.2023.296
  12. Nugraha, M. (2024). Bogor Regency Government’s Efforts in Increasing the Number of Tourist Through the Ekabo Application. Jurnal Bina Praja, 16(1), 83–95. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.83-95
  13. Pulido-Fernández, J. I., & Cárdenas-García, P. J. (2021). Analyzing the Bidirectional Relationship between Tourism Growth and Economic Development. Journal of Travel Research, 60(3), 583–602. https://doi.org/10.1177/0047287520922316
  14. Rahim, F. (2012). Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
  15. Rizal, C., Zen, M., & Hendry. (2023). Optimalisasi Promosi dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Desa Sei Limbat. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 2(2), 78–83. https://doi.org/10.62712/juribmas.v2i2.118
  16. Rusyidi, B., & Fedryansah, M. (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 155–165. https://doi.org/10.24198/focus.v1i3.20490
  17. Sani, K. R., & Mursak. (2018). Pengelolaan Pariwisata di Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurnal Ilmiah Administrasita’, 9(1), 7–18. https://doi.org/10.47030/administrasita.v9i1.217
  18. Santhyasa, I. K. G., Paturusi, S. A., Sunarta, I. N., & Arida, I. N. S. (2020). Tourism Destination Development Policies in the Regional Spatial System of Karangasem Regency, Bali, Indonesia. International Journal of Social Science Research, 8(2), 252–265. https://doi.org/10.5296/ijssr.v8i2.17287
  19. Sefriameli, & Khairul. (2023). Implementasi Rencana Induk Pengembangan Kawasan Pariwisata Linggai Kabupaten Agam. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 9(5), 2278–2290. https://doi.org/10.35870/jemsi.v9i5.1612
  20. Sentanu, I. G. E. P. S., & Mahadiansar. (2020). Memperkuat Peran Pemerintah Daerah: Mengelola Pariwisata Lokal yang Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN), 8(1), 1–20. https://doi.org/10.31629/juan.v8i1.1879
  21. Seyfi, S., Hall, C. M., & Shabani, B. (2023). COVID-19 and International Travel Restrictions: The Geopolitics of Health and Tourism. Tourism Geographies, 25(1), 357–373. https://doi.org/10.1080/14616688.2020.1833972
  22. Soesanta, P. E., Putra, I. R. A. S., & Hutagalung, O. H. (2023). The Development of a Sustainable Tourism Area for Borobudur Temple as a City Branding Theme for Magelang Regency. Jurnal Bina Praja, 15(1), 111–122. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.111-122
  23. Sri Widari, D. A. D. (2020). Kebijakan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan: Kajian Teoretis dan Empiris. Jurnal Kajian dan Terapan Pariwisata (JKTP), 1(1), 1–11. https://doi.org/10.53356/diparojs.v1i1.12
  24. Statistics of Sinjai Regency. (2024). Sinjai Regency in Figures 2024: Vol. XXV. Statistics of Sinjai Regency.
  25. Surur, F., Cahya, Z. N., & Wahid, M. S. (2019). Urgensi Pengembangan Wisata dalam Perencanaan Wilayah di Pulau Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, 3(2), 41–47. https://doi.org/10.29239/j.akuatikisle.3.2.41-47
  26. Tooman, L. A. (1997). Tourism and Development. Journal of Travel Research, 35(3), 33–40. https://doi.org/10.1177/004728759703500305
  27. Vermeulen-Miltz, E., Clifford-Holmes, J. K., Lombard, A. T., & Snow, B. (2023). Coastal Tourism Recovery amid COVID-19: Insights from a Participatory System Dynamics Approach. Tourism and Hospitality, 4(3), 435–450. https://doi.org/10.3390/tourhosp4030027
  28. Widagdo, Y. M. (2023). Tata Kelola Homestay Berbasis Masyarakat di Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Bengawan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 91–101. https://doi.org/10.46808/jurnal_bengawan.v3i2.95
  29. Wu, X., & Liang, X. (2023). Tourism Development Level and Tourism Eco-Efficiency: Exploring the Role of Environmental Regulations in Sustainable Development. Sustainable Development, 31(4), 2863–2873. https://doi.org/10.1002/sd.2555
  30. Yuninata, D. (2023). Analisa Pembangunan Akomodasi Penginapan terhadap Pariwisata Berkelanjutan Desa Dieng Kulon. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 6(2), 353–360. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i2.53450

Biografi Penulis

  • Jusniaty · Universitas Muhammadiyah Sinjai

    Program Studi Ilmu Pemerintahan

  • Mursak · Universitas Muhammadiyah Sinjai

    Program Studi Administrasi Publik

  • Sitta Ramadhani Idris · Universitas Muhammadiyah Sinjai

    Program Studi Administrasi Publik

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2025 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.