Pulau Larea-rea
Antara Harapan dan Realitas
DOI:
https://doi.org/10.21787/jbp.17.2025.61-74Kata Kunci:
Pemerintah Daerah, Kebijakan Pariwisata, Partisipasi Masyarakat, Pariwisata Berkelanjutan, Pulau Larea-reaAbstrak
Pengembangan pariwisata di wilayah kepulauan kecil seperti Pulau Larea-rea memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, keterbatasan infrastruktur, tata kelola yang tidak konsisten, dan rendahnya partisipasi masyarakat telah menghambat realisasi potensi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata di Pulau Larea-rea, Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilakukan dari Januari hingga Maret 2024 di Pulau Larea-rea, yang terletak di kecamatan Pulau Sembilan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai, aparat pemerintah desa, dan pengunjung lokal dan dilengkapi dengan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Pulau Larea-rea masih terkendala oleh fasilitas pendukung yang tidak memadai, jumlah pengunjung yang berfluktuasi, pengelolaan lingkungan yang terbatas, dan tingkat kesinambungan promosi yang rendah. Pemerintah daerah telah berupaya mengatasi masalah ini melalui pembangunan infrastruktur, promosi pariwisata melalui media sosial, upaya pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Analisis menunjukkan bahwa meskipun inisiatif-inisiatif ini telah memberikan dampak positif, inisiatif-inisiatif tersebut membutuhkan koordinasi yang lebih kuat, perencanaan terpadu, dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa peran pemerintah daerah harus berkembang melampaui penyediaan infrastruktur menuju tata kelola strategis yang mendorong partisipasi masyarakat yang inklusif dan keberlanjutan destinasi jangka panjang.
Referensi
Arisa, I., & Ahmady, I. (2019). Kebijakan Pemerintah Aceh Tengah dalam Pengembangan Sektor Pariwisata. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 4(1). https://jim.usk.ac.id/FISIP/article/view/10194
Baloch, Q. B., Shah, S. N., Iqbal, N., Sheeraz, M., Asadullah, M., Mahar, S., & Khan, A. U. (2023). Impact of Tourism Development Upon Environmental Sustainability: A Suggested Framework for Sustainable Ecotourism. Environmental Science and Pollution Research, 30(3), 5917–5930. https://doi.org/10.1007/s11356-022-22496-w
Basri, H. (2019). Pengembangan Pariwisata dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora, 3(2), 57–66. https://doi.org/10.31604/jim.v3i2.2019.57-66
Degarege, G. A., & Lovelock, B. (2021). Institutional Barriers to Coffee Tourism Development: Insights From Ethiopia – The Birthplace of Coffee. International Journal of Culture, Tourism and Hospitality Research, 15(3), 428–442. https://doi.org/10.1108/IJCTHR-11-2020-0273
Disparbud Kabupaten Sinjai. (2025). Data Pengunjung dan PAD Objek Wisata Kabupaten Sinjai. https://disparbud.sinjaikab.go.id/web/2025/10/data-pengunjung-dan-pad-objek-wisata-kabupaten-sinjai-2/
Hakim, A., Bi Rahmani, N. A., & Harahap, R. D. (2024). Peran Pemerintah dalam Program Pariwisata Berkelanjutan dalam Upaya Mewujudkan Sustainabel Development Goals (SDGs) di Kawasan Danau Toba. Jesya, 7(1), 419–433. https://doi.org/10.36778/jesya.v7i1.1434
Haris, A., Anas, A., & Hermansyah, H. (2021). Sapta Pesona Destinasi Wisata di Kabupaten Sinjai. Al Qisthi: Jurnal Sosial dan Politik, 11(2), 147–153. https://doi.org/10.47030/aq.v11i2.97
Karmoker, K., & Ahmed, F. (2022). Promoting Green Behavioral Intentions of the Tourists for the Growth of Sustainable Tourism Development in the Sundarbans of Bangladesh. International Journal of Business and Management, 17(1), 52–64. https://doi.org/10.5539/ijbm.v17n1p52
Mariane, I., Palls, A., & Ariesmansyah, A. (2022). Model Policy Network dalam Menunjang Implementasi Kebijakan Pariwisata di Kabupaten Kuningan. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 13(2), 171–180. https://doi.org/10.23969/kebijakan.v13i2.5581
Muliani, A., Muttaqin, A., & Idris, M. (2021). Pola Komunikasi Pariwisata Pemerintah Kabupaten Maros dalam Mengembangkan Daya Tarik Objek Wisata Pantai Kuri di Kecamatan Marusu. Respon Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 2(4), 54–62. https://doi.org/10.33096/respon.v2i4.56
Mustamin, & Nur, M. A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Sinjai Melalui Pengembangan Ekowisata Pulau Larea Rea (Edukasi Ecoprinting, Outbound Education, dan Digital Marketing). Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Masyarakat, 3(2), 113–123. https://doi.org/10.54065/ipmas.3.2.2023.296
Nugraha, M. (2024). Bogor Regency Government’s Efforts in Increasing the Number of Tourist Through the Ekabo Application. Jurnal Bina Praja, 16(1), 83–95. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.83-95
Pulido-Fernández, J. I., & Cárdenas-García, P. J. (2021). Analyzing the Bidirectional Relationship between Tourism Growth and Economic Development. Journal of Travel Research, 60(3), 583–602. https://doi.org/10.1177/0047287520922316
Rahim, F. (2012). Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Rizal, C., Zen, M., & Hendry. (2023). Optimalisasi Promosi dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Desa Sei Limbat. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 2(2), 78–83. https://doi.org/10.62712/juribmas.v2i2.118
Rusyidi, B., & Fedryansah, M. (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(3), 155–165. https://doi.org/10.24198/focus.v1i3.20490
Sani, K. R., & Mursak. (2018). Pengelolaan Pariwisata di Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurnal Ilmiah Administrasita’, 9(1), 7–18. https://doi.org/10.47030/administrasita.v9i1.217
Santhyasa, I. K. G., Paturusi, S. A., Sunarta, I. N., & Arida, I. N. S. (2020). Tourism Destination Development Policies in the Regional Spatial System of Karangasem Regency, Bali, Indonesia. International Journal of Social Science Research, 8(2), 252–265. https://doi.org/10.5296/ijssr.v8i2.17287
Sefriameli, & Khairul. (2023). Implementasi Rencana Induk Pengembangan Kawasan Pariwisata Linggai Kabupaten Agam. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 9(5), 2278–2290. https://doi.org/10.35870/jemsi.v9i5.1612
Sentanu, I. G. E. P. S., & Mahadiansar. (2020). Memperkuat Peran Pemerintah Daerah: Mengelola Pariwisata Lokal yang Berkelanjutan. Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN), 8(1), 1–20. https://doi.org/10.31629/juan.v8i1.1879
Seyfi, S., Hall, C. M., & Shabani, B. (2023). COVID-19 and International Travel Restrictions: The Geopolitics of Health and Tourism. Tourism Geographies, 25(1), 357–373. https://doi.org/10.1080/14616688.2020.1833972
Soesanta, P. E., Putra, I. R. A. S., & Hutagalung, O. H. (2023). The Development of a Sustainable Tourism Area for Borobudur Temple as a City Branding Theme for Magelang Regency. Jurnal Bina Praja, 15(1), 111–122. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.111-122
Sri Widari, D. A. D. (2020). Kebijakan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan: Kajian Teoretis dan Empiris. Jurnal Kajian dan Terapan Pariwisata (JKTP), 1(1), 1–11. https://doi.org/10.53356/diparojs.v1i1.12
Statistics of Sinjai Regency. (2024). Sinjai Regency in Figures 2024: Vol. XXV. Statistics of Sinjai Regency.
Surur, F., Cahya, Z. N., & Wahid, M. S. (2019). Urgensi Pengembangan Wisata dalam Perencanaan Wilayah di Pulau Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, 3(2), 41–47. https://doi.org/10.29239/j.akuatikisle.3.2.41-47
Tooman, L. A. (1997). Tourism and Development. Journal of Travel Research, 35(3), 33–40. https://doi.org/10.1177/004728759703500305
Vermeulen-Miltz, E., Clifford-Holmes, J. K., Lombard, A. T., & Snow, B. (2023). Coastal Tourism Recovery amid COVID-19: Insights from a Participatory System Dynamics Approach. Tourism and Hospitality, 4(3), 435–450. https://doi.org/10.3390/tourhosp4030027
Widagdo, Y. M. (2023). Tata Kelola Homestay Berbasis Masyarakat di Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Bengawan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 91–101. https://doi.org/10.46808/jurnal_bengawan.v3i2.95
Wu, X., & Liang, X. (2023). Tourism Development Level and Tourism Eco-Efficiency: Exploring the Role of Environmental Regulations in Sustainable Development. Sustainable Development, 31(4), 2863–2873. https://doi.org/10.1002/sd.2555
Yuninata, D. (2023). Analisa Pembangunan Akomodasi Penginapan terhadap Pariwisata Berkelanjutan Desa Dieng Kulon. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 6(2), 353–360. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i2.53450
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



















