Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Haruskah Penyidik Pegawai Negeri Sipil Menjadi Jabatan Fungsional?

DOI
10.21787/jbp.16.2024.639-661
Tanggal Terbit & Halaman
31 Desember 2024 · Hlm. 639-662

600 Dilihat 655 Diunduh

Abstrak

Penyidik pegawai negeri sipil merupakan garda terdepan dalam penegakan hukum pidana berdasarkan peraturan perundang-undangan sektoral. Kinerja penyidik pegawai negeri sipil di Indonesia belum optimal, antara lain disebabkan oleh minimnya insentif, jenjang karier yang tidak jelas, dan penyidik yang tidak aktif melakukan penyidikan. Menanggapi permasalahan tersebut, Kementerian Hukum dan HAM mengusulkan agar penyidik pegawai negeri sipil ditetapkan sebagai jabatan fungsional, namun saat ini masih tertunda karena adanya moratorium pembentukan jabatan fungsional baru yang ditetapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dan deskriptif dengan menggunakan teori stres kerja sebagai acuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi penetapan jabatan fungsional bagi penyidik pegawai negeri sipil melalui observasi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan periode 2015-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyidik pegawai negeri sipil perlu berada pada jabatan fungsional berdasarkan analisis stres operasional dan organisasi. Dari perspektif stres operasional, tugas penyidik pegawai negeri sipil sarat dengan risiko, mulai dari risiko aset fisik, risiko aset sumber daya manusia, risiko aset keuangan, risiko hukum, risiko reputasi, dan risiko psikososial. Dari aspek stres organisasi, beban kerja penyidik pegawai negeri sipil dinilai tinggi karena dituntut menangani minimal empat perkara dalam setahun. Beban kerja tersebut menjadi lebih berat karena penyidik pegawai negeri sipil dituntut untuk mengusut perkara tindak pidana pencucian uang. Terkait dengan stres operasional dan stres organisasi, penyidik pegawai negeri sipil perlu dibekali dengan internalisasi sistem integritas, serta pemberian dukungan manajemen dan dukungan operasional. Menjadi penyidik pegawai negeri sipil diharapkan menjadi karier yang menjanjikan bagi pegawai negeri sipil.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 3 (2024).

Buka PDF

Daftar Pustaka

56 rujukan
  1. Achim, A. C. (2014). Risk Management Issues in Policing: From Safety Risks Faced by Law Enforcement Agents to Occupational Health. Procedia Economics and Finance Volume 15, 2014, Pages 1671-1676. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(14)00639-X
  2. Adamson, Jordan & Rentschler, Lucas. (2025). How policing incentives affect crime, measurement, and justice. Economic Inquiry, Western Economic Association International, vol. 63(2), pages 545-567, April.
  3. Ahrum Chang. (2022). A formal model of street-level bureaucracy. Rationality and Society vol. 34(1), 6-27. https://doi.org/10.1177/10434631211043205
  4. Alcadipani, R., Cabral, S., Fernandes, A., & Lotta, G. (2020). Street-level bureaucrats under COVID-19: Police officers’ responses in constrained settings. Administrative Theory & Praxis, 42(3), 394–403. https://doi.org/10.1080/10841806.2020.1771906
  5. Archbold, Carol A. (2013). Policing - A Text/Reader. California: SAGE Publication.
  6. Atmasasmita, Romli. (2016). Analisis Hukum Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Padjajaran Jurnal Ilmu Hukum Vol 3, No 1 (2016). DOI: https://doi.org/10.22304/pjih.v3n1.a1
  7. Badan Pembinaan Hukum Nasional. (2022). Laporan Akhir Analisis dan Evaluasi Hukum Mengenai Pengelolaan Kehutanan. Retrieved from https://bphn.go.id/data/documents/2022_kehutanan.pdf
  8. Clarkson, Christopher. (2005). Understanding Criminal Law. London: Sweet & Maxwell Ltd.
  9. Creagh, S., Thompson, G., Mockler, N., Stacey, M. & Hogan, A. (2025). Workload, work intensification and time poverty for teachers and school leaders: a systematic research synthesis. Educational Review, Vol. 77, No. 2, 661 –680. https://doi.org/10.1080/00131911.2023.2196607
  10. Dhanush, M. R. & Shobha, C. (2023). Impact of Excessive Workload on the Work-Life Balance of Police Personnel in Karnataka. DHARANA - Bhavan’s International Journal of Business Vol 14. https://doi.org/10.18311/DBIJB/2023/34337
  11. Ditjen AHU. (2017, September 29). Agar Lebih Efektif, Perlu Ada Penguatan Regulasi PPNS. Retrieved from https://portal.ahu.go.id/id/detail/75-berita-lainnya/1705-agar-lebih-efektif-perlu-ada-penguatan-regulasi-ppns
  12. Ditjen AHU. (2020, July 25). Ditjen AHU Mengagas PPNS Menjadi Jabatan Fungsional.” Retrieved from https://portal.ahu.go.id/id/detail/75-berita-lainnya/2584-ditjen-ahu-mengagas-ppns-menjadi-jabatan-fungsional
  13. Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan. (2022, October 3). Banyak Daerah Minim PPNS, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Lakukan Evaluasi. Retrieved from https://ditjenbinaadwil.kemendagri.go.id/berita/detail/banyak-daerah-minim-ppns-ditjen-bina-administrasi-kewilayahan-lakukan-evaluasi
  14. Ditjen Mineral dan Batubara. (2025). Laporan Kinerja Ditjen Minerba 2024. Ditjen Mineral dan Batubara. Retrieved from https://www.esdm.go.id/assets/media/content/content-laporan-kinerja-ditjen-mineral-dan-batubara-tahun-2024.pdf
  15. Erny, D., Hayati, T., & Mamudji, S. (2019). Aparat Pemerintahan. In Harsanto Nursadi (Eds.), Hukum Administrasi Negara Sektoral. Depok: CLGS, 2019.
  16. Fernando. (2022). Bantuan Hukum Terhadap Anggota Polri atas Pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP) sebagai Implementasi Pemenuhan Hak Hukum dan Keadilan (Access to Law and Justice). JURNAL HUKUM SASANA, Volume 8, No. 1 (2022), pp. 187-200. DOI: dx.doi/sasana.10.59999/v8i1.1035.
  17. Firdaus. (2013). Eksistensi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam Struktur Pemerintahan Daerah. Jurnal Dinamika Hukum Vol 13, No 1 (2013), 148 – 158. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2013.13.1.163
  18. Gafar, T. F., Octavia, S., Anugerah, M. F., Zamhasari, Wijaya, M., & Suryaningsih. (2022). Urgensi Pembentukan Jabatan Fungsional Kewilayahan dalam Sistem Pemerintahan Indonesia. Jurnal Ilmiah Hospitality Vol.11 No.2 Desember 2022. P-ISSN: 2088-4834 E-ISSN: 2685-5534.
  19. Garnasih, Yenti. (2017). Penegakan Hukum Anti Pencucian Uang dan Permasalahannya di Indonesia. Depok: RajaGrafindo Persada.
  20. Gunawan. (2013). Harmonisasi Regulasi tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Bina Praja Vol 5 No 4 December 2013, 221 – 232. https://doi.org/10.21787/jbp.05.2013.221-232
  21. Hartadi, A. A. & Zaini, Z. (2025). Proses Implementasi Peran Jabatan Fungsional Analis Legislatif dalam Mendukung Tugas dan Wewenang Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Jurnal Reformasi Administrasi: Jurnal Ilmiah untuk Mewujudkan Masyarakat Madani Vol. 12, No. 1, Maret 2025, pp. 153-165. P-ISSN 2355-309X , E-ISSN 2622-8696.
  22. Hamdie, H. D. (2023, February 16). PPNS, Antara Realita dan Harapan Di Masa Depan. Kompasiana. Retrieved from https://www.kompasiana.com/harrydarmawan1837/63ee02a74addee0ed0663f12/ppns-antara-realita-dan-harapan-di-masa-depan?page=2&page_images=1
  23. Hasuki, I. (2016, September 4). Drama Penyanderaan Tujuh Pegawai KLHK di Riau. National Geographic Indonesia. Retrieved from https://nationalgeographic.grid.id/read/13306552/drama-penyanderaan-tujuh-pegawai-klhk-di-riau
  24. Hofir, Abdul. (2019, 4 December). Pidana Pajak: Selesaikan! Ditjen Pajak. Retrieved from https://pajak.go.id/en/node/37286
  25. Jeane, Margye. (2015, January 29). Kekurangan PPNS, DJP Hanya Selidiki Kasus Pajak “Menarik”. BeritaSatu. Retrieved from https://www.beritasatu.com/news/244605/kekurangan-ppns-djp-hanya-selidiki-kasus-pajak-menarik
  26. Kekeya, Joseph. (2021). Qualitative case study research design: the commonalities and differences between collective, intrinsic and instrumental case studies. Contemporary PNG Studies: DWU Research Journal Vol 36, November 2021, 28 – 37. ISSN (print):1814-0351.
  27. Kementerian PANRB. (2019, December 27). Menteri PANRB: Penyederhanaan Birokrasi akan Dilakukan dalam Tiga Tahap. Retrieved from https://setkab.go.id/menteri-panrb-penyederhanaan-birokrasi-akan-dilakukan-dalam-tiga-tahap/
  28. Kementerian PANRB. (2023). Menjawab Tanya Jabatan Fungsional. Jakarta: Kementerian PANRB.
  29. KLHK. (2024). Satu Dekade Mentransformasi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jakarta: KLHK.
  30. Lavee, Einat & Cohen, Galia. (2024). Street-level bureaucrats’ perceptions of “the job”: Deviation from professional particularities and micro creation of public value. Public Administration Volume 103, Issue 1 March 2025, 335-353. https://doi.org/10.1111/padm.13025
  31. Liljegren, A., Berlin, J., Szucs, S., & Hojer, S. (2021). The police and ‘the balance’—managing the workload within Swedish investigation units. Journal of Professions and Organization, 2021, 8, 70–85 doi: 10.1093/jpo/joab002.
  32. Mappatunru, Andi. (2023). Hukum Acara Pidana Seri: “Penyelidikan, Penyidikan Dan Upaya Paksa”. Yogyakarta: Deepublish Digital.
  33. Martin, Denise. (2022). Understanding the reconstruction of police professionalism in the UK. Policing and Society, 32:7, 931-946, DOI: 10.1080/10439463.2021.1999447.
  34. Meredith L. Gore & Patrick Braszak & James Brown & Phillip Cassey & Rosaleen Duffy & Judith Fisher & Jessica Graham & Ronit Justo-Hanani & Andrea E. Kirkwood & Elizabeth Lunstrum & Catherine Machalaba. (2019). Transnational environmental crime threatens sustainable development. Nature Sustainability vol. 2(9), 784-786. DOI:10.1038/s41893-019-0363-6.
  35. Ndaru, Felix Aglen (2024). Strategi Efektif untuk Memulai Penyidikan Perkara Pencucian Uang: Perspektif Hukum dan Praktik. Jurnal Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan Vol. 15, No. 2 November 2024, 53 – 81.
  36. Ndaru, Felix Aglen & Sugiharto, Pansos. (2024). Refleksi Satu Dekade Undang-undang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Prosiding Seminar Hukum Aktual Kebijakan Lingkungan Hidup di Indonesia: Refleksi dan Tantangan Vol. 2 No. 6 November 2024, 14 – 26.
  37. Osterburg, J. W., Ward R. H., & Miller, L. S. (2019). Criminal Investigation - A Method for Reconstructing the Past. New York: Routledge.
  38. Perdana, A. P. (2024, November 27). Mampukah Ditjen Penegakan Hukum Tuntaskan Kejahatan di Sektor ESDM? Redaksi Kompas. Retrieved from https://www.kompas.id/artikel/mampukah-ditjen-penegakan-hukum-tuntaskan-kejahatan-di-sektor-esdm?status=sukses_login&utm_source=kompasid&utm_medium=login_paywall&utm_campaign=login&utm_content=https://www.kompas.id/artikel/mampukah-ditjen-penegakan-hukum-tuntaskan-kejahatan-di-sektor-esdm&loc=header
  39. Prayogo, O. Y., Priyowibowo, D., & Patria, Y. W. (2024). Analisis Kompetensi Personel Penyidik Polisi Militer TNI AL Guna Meningkatkan Efektifitas Fungsi Penyidikan di Satuan Penyidikan Puspomal. Jurnal Pendidikan Tambusai Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024, 32075-32083. ISSN: 2614-6754 (print) ISSN: 2614-3097(online).
  40. Queirós, C., Passos, F., Bártolo, A., Faria, S., Fonseca, S. M., Marques, A. J., Silva, C. F., & Pereira, A. Job Stress, Burnout and Coping in Police Officers: Relationships and Psychometric Properties of the Organizational Police Stress Questionnaire. International Journal of Environmental Research and Public Health (IJERPH) September 2020 17(18), 1-9. DOI:10.3390/ijerph17186718.
  41. Rachman, Taufik. (2013, December 30). Kasus Meningkat KPK Butuh Tambahan Penyidik. Republika. Retrieved from https://news.republika.co.id/berita/mymk97/kasus-meningkat-kpk-butuh-tambahan-penyidik
  42. Rafay, A. (2021). Money Laundering and Terrorism Financing in Global Financial Systems. Hershey: IGI Global.
  43. Redaksi NusaBali. (2018, 5 January). Penyidik PNS Makin Langka. Redaksi NusaBali. Retrieved from https://www.nusabali.com/berita/22976/penyidik-pns-makin-langka
  44. Rosiadi, Alfian. (2019). Competency-Based Human Resource Management - Manajemen Aparatur Sipil di Indonesia. Bogor: Guepedia.
  45. Ruiz-Ruano García, A. M., Sánchez, M. Á. B., Morales, J. L. L., Portero, A. I. P., Alegría, C. A. G., Puga, J. L., & Moya-Faz, F. J. (2023). Psychosocial risks factors and burnout in police officers: A network analysis. Anales de Psicología, 39(3), 478–486. https://doi.org/10.6018/analesps.522361
  46. Rusydi, Yudistira. (2014). Wewenang dan Hambatan Penyidik Pegawai Negeri Sipil Satuan Polisi Pamong Praja dalam Pelaksanaan Upaya Paksa terhadap Pelanggaran Kasus Asusila. Pandecta Vol 9 No 2, 227 - 238. https://doi.org/10.15294/pandecta.v9i2.3577
  47. Simatupang, T. H. (2019). Studi Pendahuluan Pembentukan Jabatan Fungsional Analis Hukum di Kementerian Hukum dan HAM RI. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum 13(1):1. DOI:10.30641/kebijakan.2019.V13.1-14.
  48. Sollund, R. A. (2019). The Crimes of Wildlife Trafficking - Issues of Justice, Legality and Morality. Oxon: Routledge.
  49. Sugiharto. (2022). Bantuan Hukum Bagi Anggota Polri dan Keluarga Polri - Filosofi, Formulasi & Implementasi. Surabaya: Jakad Media Publishing.
  50. Sundberg, K. W., Witt, C., Abela, G., & Mitchell, L. M. (2021). Peeling the paradigm: Exploring the professionalization of policing in Canada. Journal of Community Safety and Well-Being, 6(4), 187–190. https://doi.org/10.35502/jcswb.227
  51. van Uhm , D. P., Tjoonk, M. M., & Bakole, E. Y. (2022). Organized Forest Crimes - Charcoal and Timber Trade in the Democratic Republic of the Congo. In: Zabyelina, Y. & Thachuk, K. L (Ed.). The Private Sector and Organized Crime (pp.149-162). London: Routledge.
  52. Verma, R., Daniel, C. O., Kour, J., Pawar, P. B., & Sayyad, L. R. (2023). Foundation of Research Methodology - A Comprehensive Guide. Anand: Red Unicorn Publishing PVT. LTD.
  53. Wakhinuddin. (2020). Perkembangan Karir Konsep dan Implikasinya. Padang: UNP Press.
  54. Wasistiono, Sadu & Rohmadin, Sulthon. (2023). Teori Organisasi Pemerintah Daerah. Jakarta: Bumi Aksara.
  55. Wilson, J. M. & Grammich, C. A. (2024). Reframing the police stafng challenge: A systems approach to workforce planning and managing workload demand. Policing: A Journal of Policy and Practice, 2024, 18, 1–12. htps://doi.org/10.1093/police/paae005
  56. Zuraya, Nidia. (2017, August 9). KLHK Kekurangan Penyidik untuk Tuntaskan Kasus Lingkungan. Republika. Retrieved from https://news.republika.co.id/berita/oudquk383/klhk-kekurangan-penyidik-untuk-tuntaskan-kasus-lingkungan

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2024 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.