Inovasi Daerah Sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi

Studi Persepsi di Kabupaten Banyumas

Penulis

  • Gunawan Adi Saputra Silalahi Program Magister Perencanaan Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia
  • Khoirunurrofik Program Magister Perencanaan Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.509-522

Kata Kunci:

Banyuwangi, Inovasi Daerah, Persepsi

Abstrak

Penelitian ini menganalisis persepsi masyarakat terhadap inovasi daerah di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan di Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas yang merupakan daerah paling inovatif dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Penelitian ini mengadopsi teori Inovasi Daerah dan indikator dalam Global Innovation Index (GII) dan Regional Innovation Index (IID). Pengumpulan data dilakukan secara daring dengan jumlah responden (N-311) sebanyak 311 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan aplikasi SPSS 2017. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan persepsi masyarakat terhadap inovasi daerah, secara umum memiliki kategori sangat baik, namun variabel kecanggihan produk memiliki nilai indeks sebesar 4,17 dengan kategori baik terkecil dibandingkan dengan nilai indeks variabel lainnya, hal ini sejalan dengan capaian indeks inovasi daerah Kabupaten Banyumas tahun 2023 dengan nilai indeks sebesar 84,19 yang sebelumnya mengalami penurunan nilai indeks tahun 2022 yaitu sebesar 96,3 dimana kecanggihan produk merupakan nilai terendah dengan nilai sebesar 44,5%. Pada bagian akhir penelitian, penulis mencoba memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas agar meningkatkan sistem perkreditan dan investasi guna meningkatkan variabel kecanggihan pasar pada indeks inovasi daerah.

Referensi

Abdullah, H. (2014). Realokasi Kebijakan Fiskal: Implikasi Peningkatan Human Capital dan Pembangunan Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Bina Praja, 6(2), 117–128. https://doi.org/10.21787/jbp.06.2014.117-128

Andari, T., Masbiran, V. U. K., Momon, M., Savira, E. M., Yolarita, E., Manoby, W. M., & Asriani, A. (2022). Improving the Quality of Passenger Service Using Standards for Assessment of Rural Transport Services. Jurnal Bina Praja, 14(1), 189–200. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.189-200

Anggiawati, F. (2024, March 19). 91,50 Persen Masyarakat Puas dengan Pelayanan Publik Banyuwangi. VIVA Banyuwangi. https://banyuwangi.viva.co.id/peristiwa/3280-9150-persen-masyarakat-puas-dengan-pelayanan-publik-banyuwangi

Anggraini, Y., & Rahayuningsih, Y. (2021). The Quality of Public Services on One Roof System (SAMSAT) of Banten Province. Jurnal Bina Praja, 13(3), 485–500. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.485-500

As’adi, Moh. (2024). Transformasi Digital dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Banyuwangi. Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 1(4), 49–59. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v1i4.158

Durnev, A., Enikolopov, R., Petrova, M., & Santarosa, V. (2014). Politics, Instability, and Composition of International Investment Flows. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.1342169

Etzkowitz, H. (2002). Incubation of Incubators: Innovation as a Triple Helix of University-Industry-Government Networks. Science and Public Policy, 29(2), 115–128. https://doi.org/10.3152/147154302781781056

Huang, W. (2022). Public Service Provision With a Limited Budget: Service Design, Privatization and Subsidies. Computers & Industrial Engineering, 172, 108374. https://doi.org/10.1016/j.cie.2022.108374

Husdinariyanto, N. (2022, December 23). Kemendagri Kembali Tetapkan Banyuwangi Kabupaten Terinovatif se-Tanah Air. ANTARA News Jawa Timur. https://jatim.antaranews.com/berita/666771/kemendagri-kembali-tetapkan-banyuwangi-kabupaten-terinovatif-se-tanah-air

Hutagalung, S. S., & Hermawan, D. (2018). Evaluation of Local Government Innovation Program in Lampung Province. Jurnal Bina Praja, 10(2), 241–250. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.241-250

Kapiso, P., & Ansar. (2022). Analysis of Regent’s Leadership Banyuwangi District 2010–2020 Period (Abdullah Azwar Anas). Public Policy Journal, 3(3), 145–154. https://doi.org/10.37905/ppj.v3i3.1793

Karya, M. A., Haryono, B. S., & Sujarwoto. (2024). Digitalization and Innovation of the Service Process: The Efforts to Improve the Quality of Higher Education Services in Kalimantan Island. Jurnal Bina Praja, 16(1), 69–81. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.69-81

Marlina, L., & Ahman, E. (2015). Pengaruh on the Job Training Terhadap Kualitas Human Capital Serta Implikasinya pada Pendapatan Karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 6(2), 18–23. https://doi.org/10.17509/jimb.v6i1.13100

Masbiran, V. U. K., Yolarita, E., Wiguna, S., Andari, T., Afriyanni, A., & Momon, M. (2022). Opportunity of Implementing Buy the Service (BTS) Subsidies for Bus Rapid Transit (BRT) to Improve the Quality of Public Transport Services in Padang Panjang City. Jurnal Bina Praja, 14(3), 479–492. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.479-492

Muhlisin, Leksono, S. M., & Bahrudin, D. T. (2015). Daya Dukung Lingkungan dalam Pengembangan Pusat Inovasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PI-UMKM) Peternakan Domba-Kambing di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Jurnal Bina Praja, 7(1), 37–50. https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.37-50

Mulgan, G. (2019). Social Innovation: How Societies Find the Power to Change. Bristol University Press. https://doi.org/10.46692/9781447353805

Mulyani, I. T., & Mudiantono. (2015). Upaya Meningkatkan Kinerja Pemasaran Melalui Orientasi Pasar dan Orientasi Kewirausahaan dengan Inovasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Semarang). Diponegoro Journal of Management, 4(3). https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/djom/article/view/13215

Muzaki, M., Martini, N. N. P., Susbiyani, A., & Qomariah, N. (2023). Pengaruh Kualitas dan Inovasi Pelayanan Terhadap Kepercayaan Masyarakat Melalui Kepuasan Masyarakat Sebagai Variabel Intervening pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Relasi: Jurnal Ekonomi, 19(2), 247–267. https://doi.org/10.31967/relasi.v19i2.856

Natário, M. M., & Couto, J. (2022). Drivers, Enablers, and Conditions for Public Sector Innovation in European Countries. Innovar: Revista de Ciencias Administrativas y Sociales, 32(83), 5–16. https://www.jstor.org/stable/27093747

Nender, T. A. E., Lapian, M. T., & Lambey, T. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Aparatur Desa dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan. Eksekutif, 3(2), 1–8. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jurnaleksekutif/article/view/48213

Okuputra, M. A., & Nasikh. (2022). Pengaruh Inovasi Daerah Terhadap Kemiskinan. Inovasi: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Manajemen, 18(1), 159–166. https://doi.org/10.30872/jinv.v18i1.10379

Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. Free Press.

Priyono, & Ismail, Z. (2012). Teori Ekonomi. Zifatama.

Rimawati, E. (2023, December 13). Banyuwangi Kembali Jadi Kabupaten Terinovatif Se-Indonesia dari Mendagri. detikJatim. https://www.detik.com/jatim/berita/d-7087680/banyuwangi-kembali-jadi-kabupaten-terinovatif-se-indonesia-dari-mendagri

Klingler-Vidra, R., & Ye, L. (2020). Inclusive Innovation Policy As Social Capital Accumulation Strategy. International Affairs, 96(4), 1033–1050. https://doi.org/10.1093/ia/iiaa091

Rofi, A. E. N., Putra, F., & Sentanu, I. G. E. P. S. (2021). Creating Innovation of Public Value Through Management Information Systems. Jurnal Bina Praja, 13(3), 513–528. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.513-528

Salsabila, L., Ariany, R., & Koeswara, H. (2024). Fostering Community-Led Waste Management Through Dynamic Governance: A Case Study of Batam City. Jurnal Bina Praja, 16(1), 187–200. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.187-200

Sastra Wijaya, K. A. (2024). Innovative Governance in Public Services Management Through the Jakarta Kini Application in DKI Jakarta Province. Jurnal Bina Praja, 16(1), 157–169. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.157-169

Simamora, B. (2005). Analisis Multivariat Pemasaran. Gramedia Pustaka Utama.

Tempo.co. (2023, May 19). Kabupaten Banyuwangi Raih Penghargaan Kinerja Terbaik. Tempo.co. https://www.tempo.co/info-tempo/kabupaten-banyuwangi-raih-penghargaan-kinerja-terbaik-185839

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Economic Development. Pearson Education Limited.

Widuri, A., Ginting, A. M. P., Harsono, Moh., Qomariah, N., & Nursaid. (2024). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat pada Kantor Kelurahan Sobo Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi. Budgeting: Journal of Business, Management and Accounting, 5(2), 870–883. https://doi.org/10.31539/budgeting.v5i2.7832

Zainab, S. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik SAMSAT Keliling di Kota Banjarmasin [Diploma Thesis, Universitas Islam Kalimantan]. https://eprints.uniska-bjm.ac.id/id/eprint/3103

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

Inovasi Daerah Sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi: Studi Persepsi di Kabupaten Banyumas. (2024). Jurnal Bina Praja, 16(3), 509-522. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.509-522

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Inovasi Daerah Sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi: Studi Persepsi di Kabupaten Banyumas. (2024). Jurnal Bina Praja, 16(3), 509-522. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.509-522

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama