Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Inovasi Daerah Sebagai Katalis Pertumbuhan Ekonomi

Studi Persepsi di Kabupaten Banyumas

DOI
10.21787/jbp.16.2024.509-522
Tanggal Terbit & Halaman
31 Desember 2024 · Hlm. 509-522
Riwayat Naskah
Diterima10 Sep 2024 Terbit31 Des 2024

738 Dilihat 759 Diunduh

Abstrak

Penelitian ini menganalisis persepsi masyarakat terhadap inovasi daerah di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan di Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas yang merupakan daerah paling inovatif dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Penelitian ini mengadopsi teori Inovasi Daerah dan indikator dalam Global Innovation Index (GII) dan Regional Innovation Index (IID). Pengumpulan data dilakukan secara daring dengan jumlah responden (N-311) sebanyak 311 orang. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif dengan aplikasi SPSS 2017. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan persepsi masyarakat terhadap inovasi daerah, secara umum memiliki kategori sangat baik, namun variabel kecanggihan produk memiliki nilai indeks sebesar 4,17 dengan kategori baik terkecil dibandingkan dengan nilai indeks variabel lainnya, hal ini sejalan dengan capaian indeks inovasi daerah Kabupaten Banyumas tahun 2023 dengan nilai indeks sebesar 84,19 yang sebelumnya mengalami penurunan nilai indeks tahun 2022 yaitu sebesar 96,3 dimana kecanggihan produk merupakan nilai terendah dengan nilai sebesar 44,5%. Pada bagian akhir penelitian, penulis mencoba memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas agar meningkatkan sistem perkreditan dan investasi guna meningkatkan variabel kecanggihan pasar pada indeks inovasi daerah.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 3 (2024).

Buka PDF

Daftar Pustaka

33 rujukan
  1. Abdullah, H. (2014). Realokasi Kebijakan Fiskal: Implikasi Peningkatan Human Capital dan Pembangunan Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Bina Praja, 6(2), 117–128. https://doi.org/10.21787/jbp.06.2014.117-128
  2. Andari, T., Masbiran, V. U. K., Momon, M., Savira, E. M., Yolarita, E., Manoby, W. M., & Asriani, A. (2022). Improving the Quality of Passenger Service Using Standards for Assessment of Rural Transport Services. Jurnal Bina Praja, 14(1), 189–200. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.189-200
  3. Anggiawati, F. (2024, March 19). 91,50 Persen Masyarakat Puas dengan Pelayanan Publik Banyuwangi. VIVA Banyuwangi. https://banyuwangi.viva.co.id/peristiwa/3280-9150-persen-masyarakat-puas-dengan-pelayanan-publik-banyuwangi
  4. Anggraini, Y., & Rahayuningsih, Y. (2021). The Quality of Public Services on One Roof System (SAMSAT) of Banten Province. Jurnal Bina Praja, 13(3), 485–500. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.485-500
  5. As’adi, Moh. (2024). Transformasi Digital dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Banyuwangi. Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 1(4), 49–59. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v1i4.158
  6. Durnev, A., Enikolopov, R., Petrova, M., & Santarosa, V. (2014). Politics, Instability, and Composition of International Investment Flows. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.1342169
  7. Etzkowitz, H. (2002). Incubation of Incubators: Innovation as a Triple Helix of University-Industry-Government Networks. Science and Public Policy, 29(2), 115–128. https://doi.org/10.3152/147154302781781056
  8. Huang, W. (2022). Public Service Provision With a Limited Budget: Service Design, Privatization and Subsidies. Computers & Industrial Engineering, 172, 108374. https://doi.org/10.1016/j.cie.2022.108374
  9. Husdinariyanto, N. (2022, December 23). Kemendagri Kembali Tetapkan Banyuwangi Kabupaten Terinovatif se-Tanah Air. ANTARA News Jawa Timur. https://jatim.antaranews.com/berita/666771/kemendagri-kembali-tetapkan-banyuwangi-kabupaten-terinovatif-se-tanah-air
  10. Hutagalung, S. S., & Hermawan, D. (2018). Evaluation of Local Government Innovation Program in Lampung Province. Jurnal Bina Praja, 10(2), 241–250. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.241-250
  11. Kapiso, P., & Ansar. (2022). Analysis of Regent’s Leadership Banyuwangi District 2010–2020 Period (Abdullah Azwar Anas). Public Policy Journal, 3(3), 145–154. https://doi.org/10.37905/ppj.v3i3.1793
  12. Karya, M. A., Haryono, B. S., & Sujarwoto. (2024). Digitalization and Innovation of the Service Process: The Efforts to Improve the Quality of Higher Education Services in Kalimantan Island. Jurnal Bina Praja, 16(1), 69–81. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.69-81
  13. Marlina, L., & Ahman, E. (2015). Pengaruh on the Job Training Terhadap Kualitas Human Capital Serta Implikasinya pada Pendapatan Karyawan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis, 6(2), 18–23. https://doi.org/10.17509/jimb.v6i1.13100
  14. Masbiran, V. U. K., Yolarita, E., Wiguna, S., Andari, T., Afriyanni, A., & Momon, M. (2022). Opportunity of Implementing Buy the Service (BTS) Subsidies for Bus Rapid Transit (BRT) to Improve the Quality of Public Transport Services in Padang Panjang City. Jurnal Bina Praja, 14(3), 479–492. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.479-492
  15. Muhlisin, Leksono, S. M., & Bahrudin, D. T. (2015). Daya Dukung Lingkungan dalam Pengembangan Pusat Inovasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PI-UMKM) Peternakan Domba-Kambing di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Jurnal Bina Praja, 7(1), 37–50. https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.37-50
  16. Mulgan, G. (2019). Social Innovation: How Societies Find the Power to Change. Bristol University Press. https://doi.org/10.46692/9781447353805
  17. Mulyani, I. T., & Mudiantono. (2015). Upaya Meningkatkan Kinerja Pemasaran Melalui Orientasi Pasar dan Orientasi Kewirausahaan dengan Inovasi Sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kota Semarang). Diponegoro Journal of Management, 4(3). https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/djom/article/view/13215
  18. Muzaki, M., Martini, N. N. P., Susbiyani, A., & Qomariah, N. (2023). Pengaruh Kualitas dan Inovasi Pelayanan Terhadap Kepercayaan Masyarakat Melalui Kepuasan Masyarakat Sebagai Variabel Intervening pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuwangi. Relasi: Jurnal Ekonomi, 19(2), 247–267. https://doi.org/10.31967/relasi.v19i2.856
  19. Natário, M. M., & Couto, J. (2022). Drivers, Enablers, and Conditions for Public Sector Innovation in European Countries. Innovar: Revista de Ciencias Administrativas y Sociales, 32(83), 5–16. https://www.jstor.org/stable/27093747
  20. Nender, T. A. E., Lapian, M. T., & Lambey, T. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Kinerja Aparatur Desa dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa Tumpaan Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan. Eksekutif, 3(2), 1–8. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jurnaleksekutif/article/view/48213
  21. Okuputra, M. A., & Nasikh. (2022). Pengaruh Inovasi Daerah Terhadap Kemiskinan. Inovasi: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Manajemen, 18(1), 159–166. https://doi.org/10.30872/jinv.v18i1.10379
  22. Porter, M. E. (1985). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. Free Press.
  23. Priyono, & Ismail, Z. (2012). Teori Ekonomi. Zifatama.
  24. Rimawati, E. (2023, December 13). Banyuwangi Kembali Jadi Kabupaten Terinovatif Se-Indonesia dari Mendagri. detikJatim. https://www.detik.com/jatim/berita/d-7087680/banyuwangi-kembali-jadi-kabupaten-terinovatif-se-indonesia-dari-mendagri
  25. Klingler-Vidra, R., & Ye, L. (2020). Inclusive Innovation Policy As Social Capital Accumulation Strategy. International Affairs, 96(4), 1033–1050. https://doi.org/10.1093/ia/iiaa091
  26. Rofi, A. E. N., Putra, F., & Sentanu, I. G. E. P. S. (2021). Creating Innovation of Public Value Through Management Information Systems. Jurnal Bina Praja, 13(3), 513–528. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.513-528
  27. Salsabila, L., Ariany, R., & Koeswara, H. (2024). Fostering Community-Led Waste Management Through Dynamic Governance: A Case Study of Batam City. Jurnal Bina Praja, 16(1), 187–200. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.187-200
  28. Sastra Wijaya, K. A. (2024). Innovative Governance in Public Services Management Through the Jakarta Kini Application in DKI Jakarta Province. Jurnal Bina Praja, 16(1), 157–169. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.157-169
  29. Simamora, B. (2005). Analisis Multivariat Pemasaran. Gramedia Pustaka Utama.
  30. Tempo.co. (2023, May 19). Kabupaten Banyuwangi Raih Penghargaan Kinerja Terbaik. Tempo.co. https://www.tempo.co/info-tempo/kabupaten-banyuwangi-raih-penghargaan-kinerja-terbaik-185839
  31. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Economic Development. Pearson Education Limited.
  32. Widuri, A., Ginting, A. M. P., Harsono, Moh., Qomariah, N., & Nursaid. (2024). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat pada Kantor Kelurahan Sobo Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi. Budgeting: Journal of Business, Management and Accounting, 5(2), 870–883. https://doi.org/10.31539/budgeting.v5i2.7832
  33. Zainab, S. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik SAMSAT Keliling di Kota Banjarmasin [Diploma Thesis, Universitas Islam Kalimantan]. https://eprints.uniska-bjm.ac.id/id/eprint/3103

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2024 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.