Baca Naskah Lengkap
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 2 (2024).
933 Dilihat 905 Diunduh
Kabupaten Blora merupakan salah satu kabupaten yang terpilih dalam program “Gerakan Menuju 100 Kota Cerdas”, dimana smart branding menjadi salah satu elemen penting yang mendukung penerapan kota cerdas di kabupaten tersebut. Smart branding memanfaatkan potensi dan keunikan lokal untuk meningkatkan daya saing daerah. Penerapan smart branding dilihat dari tiga aspek yaitu tourism branding, business branding, dan city appearance branding. Penelitian ini menganalisis kondisi smart branding di Kabupaten Blora dan peran pemerintah dalam mendukung smart branding. Selain itu juga akan menganalisis program prioritas smart branding jangka pendek, menengah, dan panjang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa smart branding di Kabupaten Blora merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan promosi dan menciptakan daerah yang berdaya saing. Kondisi ini mendorong wisatawan untuk berkunjung dan investor untuk menanamkan modalnya. Penguatan smart branding juga dilakukan melalui penataan kota. Sementara itu, optimalisasi aksesibilitas terus dilakukan. Beberapa slogan memperkuat smart branding, diantaranya “Dolan Blora.” Peran pemerintah cukup baik dalam memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengelola pariwisata, mempromosikan daerah kepada investor, dan meningkatkan aksesibilitas. Berbagai program pun digulirkan untuk mendukung smart branding dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Beberapa program untuk mendukung penerapan smart branding telah dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun dengan melibatkan pihak ketiga.
The Role of Government in the Implementation of Smart Branding in Blora Regency
Blora Regency is one of the districts selected in the "Movement Towards 100 Smart Cities" program, where smart branding is one of the important elements that support the implementation of smart cities in the district. Smart branding utilizes local potential and uniqueness to promote regions' competitiveness. The application of smart branding is seen in three aspects: tourism branding, business branding, and city appearance branding. This research analyzes the condition of smart branding in Blora Regency and the government's role in supporting smart branding. It will also analyze short-, medium-, and long-term smart branding priority programs. The research used a qualitative method, where data collection was conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. This research shows that smart branding in Blora Regency is one of the efforts to increase promotion and create a competitive area. This condition encourages tourists to visit and investors to invest their capital. Strengthening smart branding is also carried out through city planning. Meanwhile, accessibility optimization continues. Some slogans strengthen smart branding, including "Dolan Blora." The government's role is quite good in providing training and assistance for tourism managers, promoting the area to investors, and increasing accessibility. Various programs are deployed to support smart branding in the short, medium, and long term. Several programs to support the implementation of smart branding have been implemented either by the government or by involving third parties.
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 16 No 2 (2024).
Hak Cipta (c) 2024 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.