Peran Pemerintah dalam Penerapan Smart Branding di Kabupaten Blora
DOI:
https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.261-278Kata Kunci:
Kota Cerdas, Branding Cerdas, Branding Kota, PemerintahAbstrak
Kabupaten Blora merupakan salah satu kabupaten yang terpilih dalam program “Gerakan Menuju 100 Kota Cerdas”, dimana smart branding menjadi salah satu elemen penting yang mendukung penerapan kota cerdas di kabupaten tersebut. Smart branding memanfaatkan potensi dan keunikan lokal untuk meningkatkan daya saing daerah. Penerapan smart branding dilihat dari tiga aspek yaitu tourism branding, business branding, dan city appearance branding. Penelitian ini menganalisis kondisi smart branding di Kabupaten Blora dan peran pemerintah dalam mendukung smart branding. Selain itu juga akan menganalisis program prioritas smart branding jangka pendek, menengah, dan panjang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa smart branding di Kabupaten Blora merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan promosi dan menciptakan daerah yang berdaya saing. Kondisi ini mendorong wisatawan untuk berkunjung dan investor untuk menanamkan modalnya. Penguatan smart branding juga dilakukan melalui penataan kota. Sementara itu, optimalisasi aksesibilitas terus dilakukan. Beberapa slogan memperkuat smart branding, diantaranya “Dolan Blora.” Peran pemerintah cukup baik dalam memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pengelola pariwisata, mempromosikan daerah kepada investor, dan meningkatkan aksesibilitas. Berbagai program pun digulirkan untuk mendukung smart branding dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Beberapa program untuk mendukung penerapan smart branding telah dilaksanakan baik oleh pemerintah maupun dengan melibatkan pihak ketiga.
Referensi
Alfiyah, N. I. (2019). Upaya Peningkatan Daya Tarik Wisata di Kabupaten Sumenep melalui Smart City System. Journal of Governance Innovation, 1(1), 29–42. https://doi.org/10.36636/JOGIV.V1I1.295
Ananto, A., Sarwono, & Hadi, M. (2015). Sistem Pengambilan Keputusan dalam Mengembangkan Potensi Wisata Arung Jeram Bosamba di Kabupaten Bondowoso (Studi pada Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga, dan Perhubungan Kabupaten Bondowoso). JAP (Jurnal Administrasi Publik), 3(1), 107–110. https://administrasipublik.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jap/article/view/748
Ashworth, G., & Page, S. J. (2011). Urban Tourism Research: Recent Progress and Current Paradoxes. Tourism Management, 32(1), 1–15. https://doi.org/10.1016/J.TOURMAN.2010.02.002
Blain, C., Levy, S. E., & Ritchie, J. R. B. (2005). Destination Branding: Insights and Practices from Destination Management Organizations. Journal of Travel Research, 43(4), 328–338. https://doi.org/10.1177/0047287505274646
Budiarti, I. N., Imelda, D. Q., Yuliansyah, & Rezaisra, G. R. (2024). Peran Pemerintah Daerah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal dengan Memanfaatkan Potensi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam Melalui Car Free Day Tebu Kayan di Tanjung Selor. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi, 8(1), 1025–1035. https://doi.org/10.31955/MEA.V8I1.3781
Cohen, G., Salomon, I., & Nijkamp, P. (2002). Information–Communications Technologies (ICT) and Transport: Does Knowledge Underpin Policy? Telecommunications Policy, 26(1–2), 31–52. https://doi.org/10.1016/S0308-5961(01)00052-0
Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2021). Guideline Masterplan Smart City: Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City) pada Kawasan Pariwisata Prioritas Nasional dan Kawasan Ibukota Negara.
Djunaedi, A., Marsoyo, A., Suharyanto, I., Roychansyah, M. S., Nugrahandika, W. H., Probosubanu, L., Pandangwati, S. T., & Achmad, K. A. (2018). Langkah-Langkah Awal Menuju Smart City: Kasus Kota Yogyakarta 2016–2017. Penerbit Nusa Media.
Fitri, S. E., Pranasari, M. A., Indarti, D. M., Savira, E. M., Andari, T., Aprilani, T. L., Utami, K. J., Putri, N., Manoby, W. M., Putra, I. R. A. S., & Saksono, H. (2023). Illuminating Tradition Through Innovation: Transforming Traditional Woven Tourism in Smart Tourism in Central Lombok Regency. Jurnal Bina Praja, 15(1), 207–220. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.207-220
Fudhail, I., Sambodo, H., & Purnomo, S. D. (2021). Identifikasi Pusat Pertumbuhan dan Analisis Interaksi Spasial Perekonomian di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Manajemen dan Sains, 6(1), 43–52. https://doi.org/10.33087/JMAS.V6I1.217
Hamjen, H., Oktavianor, T., & Arbain, T. (2023). Implementation of Smart Branding Policy in the River City of Banjarmasin. Jurnal Bina Praja, 15(1), 163–179. https://doi.org/10.21787/JBP.15.2023.163-179
Hartono, E., Safitri, D. P., & Kurnianingsih, F. (2019). Peran Pemerintah Daerah dalam Membangun City Branding di Kota Tanjungpinang (Studi Kasus Kampung Pelangi). Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 103–110. https://doi.org/10.20961/SP.V14I2.39286
Hasibuan, A., & Sulaiman, O. K. (2019). Smart City, Konsep Kota Cerdas Sebagai Alternatif Penyelesaian Masalah Perkotaan Kabupaten/Kota, di Kota-Kota Besar Provinsi Sumatera Utara. Buletin Utama Teknik, 14(2), 127–135. https://doi.org/10.30743/BUT.V14I2.1097
Ismiati, D., & Rachman, A. (2023). City Branding of Kendal: Regional Imaging Strategy Through Logo and Tagline. Jurnal Bina Praja, 15(1), 181–191. https://doi.org/10.21787/JBP.15.2023.181-191
Jaya, I. M. L. M. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Quadrant.
Jo Hatch, M., & Schultz, M. (2003). Bringing the Corporation Into Corporate Branding. European Journal of Marketing, 37(7/8), 1041–1064. https://doi.org/10.1108/03090560310477654
Juniarti, G., Sulistijowati, R., Thomas, A. W., & Rosidi, Moh. I. (2023). Exploring Perspective of Local Tourists About City Branding. Jurnal Bina Praja, 15(1), 29–42. https://doi.org/10.21787/JBP.15.2023.29-42
Kristiani, Sudarwanto, A. S., & Iskamto, B. (2013). Upaya Meningkatkan Pembangunan Ekonomi Melalui Loco Tour untuk Mengembangkan Potensi Wisata Blora. Ed-Equilibrium, 1(1), 113–137.
Leriyono, I. K., Kurniah, N., & Ardina, M. (2018). Media Berbasis Information and Communication Technology (ICT) dalam Pembelajaran Sains pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 3(2), 24–35. https://doi.org/10.33369/JIP.3.2.89-90
Lobbu, D. N., Lengkong, F. D. J., & Pombengi, J. D. (2017). Peran Pemerintah Desa dalam Pembangunan di Desa Dodap Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jurnal Administrasi Publik, 4(49). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/18440
Meitibellina, N., & Hariyanti, P. (2020). Strategi Komunikasi Pemerintah Kabupaten Blora Menuju Smart City. Jurnal Komunikasi, 15(1), 59–74. https://doi.org/10.20885/KOMUNIKASI.VOL15.ISS1.ART5
Mernawati, Hamsinah, & Abdullah, Muh. T. (2022). How to Find Recommended Models for Jeneponto Smart Branding Program. Proceeding the 2nd ICHELSS: International Conference on Humanities, Education, Law, and Social Sciences, 2(1), 753–760. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/hispisi/article/view/30955
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). An Expanded Sourcebook Qualitative Data Analysis (2nd ed.). SAGE Publications, Inc.
Muta’ali, L. (2015). Teknik Analisis Regional untuk Perencanaan Wilayah, Tata Ruang, dan Lingkungan. Badan Penerbit Fakultas Geografi (BPFG) Universitas Gajah Mada.
Nugraha, M. (2024). Bogor Regency Government’s Efforts in Increasing the Number of Tourist Through the Ekabo Application. Jurnal Bina Praja, 16(1), 83–95. https://doi.org/10.21787/jbp.16.2024.83-95
Nurkholifah, I., & Kasuma, G. (2018). Pengelolaan Hutan Jati di Blora (1897-1942). Verleden, 13(2), 139–146.
Patabuga, R., Purnomo, E. P., & Kasiwi, A. N. (2019). Pengembangan Smart Branding Sebagai Langkah Awal Menuju Terwujudnya Smart City di Kota Tomohon. Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo, 5(2), 116–126. https://doi.org/10.35906/JEP01.V5I2.420
Putri, P. I. (2014). Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja, Belanja Modal, dan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pulau Jawa. Jejak (Jurnal Ekonomi dan Kebijakan), 7(2), 100–202. https://doi.org/10.15294/jejak.v7i2.3892
Qi, S. (2021). Smart Tourism Development in Small and Medium Cities: The Case of Macao. Journal of Smart Tourism, 1(2), 27–36. https://doi.org/10.52255/smarttourism.2021.1.2.5
Rachmawati, R. (2014). Pengembangan Perkotaan dalam Era Teknologi Informasi dan Komunikasi. Gadjah Mada University Press.
Rachmawati, R. (2019). Toward Better City Management Through Smart City Implementation. Human Geographies, 13(2), 209–218. https://doi.org/10.5719/HGEO.2019.132.6
Rachmawati, R., Rachmadani, P., Anifa, V. N., & Lutfiana, F. (2020). Various ICT-Based Applications and Their Uses To Support Smart City Implementation in the Regency of Blora. E3S Web of Conferences, 200, 07004. https://doi.org/10.1051/E3SCONF/202020007004
Ricardo, Z., Sutarno, & Anggraini, D. (2022). Analisis Kualitas Produk di PT. Adi Kuasa Gasindo Medan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 224–232. https://doi.org/10.55123/SOSMANIORA.V1I2.588
Rosyada, D. (2020). Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Pendidikan. Prenada Media.
Sari, A. D., & Rachmawati, R. (2021). The Implementation of Smart City Through Android-Based Device: “Klaten Smart City Application.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 673(1), 012032. https://doi.org/10.1088/1755-1315/673/1/012032
Seta, D. G., Herawati, R., & Indarja. (2017). Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam Pengelolaan Pariwisata di Kabupaten Blora. Diponegoro Law Journal, 6(2), 1–14. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/dlr/article/view/17599
Shi, H., Liu, Y., Kumail, T., & Pan, L. (2022). Tourism Destination Brand Equity, Brand Authenticity and Revisit Intention: The Mediating Role of Tourist Satisfaction and the Moderating Role of Destination Familiarity. Tourism Review, 77(3), 751–779. https://doi.org/10.1108/TR-08-2021-0371/FULL/XML
Simandjorang, B. M. T. V., Firman Syah, R., Permatasari, C., Hanifa Azanda, S., Mudrawan, I., & Fahrani, N. S. (2023). Rebranding Samosir Island As City of Foreign Tourists. Jurnal Bina Praja, 15(1), 59–72. https://doi.org/10.21787/JBP.15.2023.59-72
Soesanta, P. E., Putra, I. R. A. S., & Hutagalung, O. H. (2023). The Development of a Sustainable Tourism Area for Borobudur Temple as a City Branding Theme for Magelang Regency. Jurnal Bina Praja, 15(1), 111–122. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.111-122
Statistics of Blora Regency. (2024). Kabupaten Blora dalam Angka 2024. Statistics of Blora Regency. https://blorakab.bps.go.id/id/publication/2024/02/28/db07b2c50822ae18b4a76b11/kabupaten-blora-dalam-angka-2024.html
Suardi, W., Nurmandi, A., Mutiarin, D., Purnomo, E. P., Pribadi, U., Purwaningsih, T., Misran, M., Zulkifli, Z., & Younus, M. (2023). A Historical Review for City Branding: Hyper Competition, Challenges, and Improvement Opportunities. Jurnal Bina Praja, 15(1), 85–99. https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.85-99
Sutjiatmi, S., Supriyanto, E. E., Suparto, D., & Rachmawati, M. (2023). Revitalizing the Branding of Tegal City As the Japanese of Indonesia. Jurnal Bina Praja, 15(1), 15–27. https://doi.org/10.21787/JBP.15.2023.15-27
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Erlangga.
Zahrah, F. (2023). City Branding Dimensions, Strategies, and Obstacles: A Literature Review. Jurnal Bina Praja, 15(1), 101–109. https://doi.org/10.21787/JBP.15.2023.101-109
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



















