Baca Naskah Lengkap
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 15 No 3 (2023).
Case Study of DKI Jakarta Province
1.256 Dilihat 1.674 Diunduh
Equality Strategy for Reducing Stunting Prevalence Rate: Case Study of DKI Jakarta Province
This research aims to explore strategies for reducing the stunting prevalence rate in DKI Jakarta Province, which has reached 14.8 percent. The stunting rate is a problem because the DKI Jakarta governor's target for 2024 is to hope that the stunting rate will be more evenly distributed to reach the national target of 14 percent. The research hypothesis is how the DKI Jakarta Province's stunting prevalence rate will be evenly distributed throughout the region. The highest figure was in Seribu Islands Regency, around 20.50 percent; the lowest was in South Jakarta, around 11.90 percent; and the cities of East Jakarta and Central Jakarta were 14 percent. The research methodology uses qualitative methods with descriptive research design. Research data was taken from interviews in the field. By taking a population of stunting participants from four regions in DKI Jakarta, 20 people each, so the total sample is 100 people. The research results show that the two decisions of the Governor of DKI Jakarta, Number 981 and 774 of 2022, have been effective and right on target in overcoming the reduction in the prevalence of stunting rates. It's just that a more equitable strategy for reducing stunting prevalence rates is needed relatively evenly throughout the DKI Jakarta area. In conclusion, DKI Jakarta Province has reduced the stunting prevalence by 14.8 percent. A comprehensive strategy is needed to reduce the prevalence of stunting evenly, namely: (1) making a Regional Regulation for the DKI Jakarta Province regarding stunting; (2) increasing the number of Foster Fathers for Stunting Children (BAAS) from entrepreneurs and other stakeholders so that the stunting reduction strategy reaches the target of 14 percent evenly.
Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 15 No 3 (2023).
Taufiqurokhman · Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Banten, Indonesia
Dr. Taufiqurokhman, A.Ks., S.Sos., M.Si., biasa dipanggil Taufik, saat ini diberi amanah sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Universitas Prof. Dr. Moetopo (Beragama), Periode 2017-2021. Menempuh pendidikan pascasarjana di Universitas Padjajaran, berhasil mendapat gelar Magister Ilmu-ilmu Sosial Konsentrasi Bidang Ilmu Pemerintahan tahun 2005. Tahun 2015, Taufik menyelesaikan pendidikan S3 (Doktoral) di Universitas Padjajaran Bandung mendapatkan gelarnya di bidang ilmu pemerintahan dengan judul disertasi “Implementasi Indeks Pendidikan Pembangunan Manusia: Studi Kasus di Pemerintahan Daerah Kabupaten Pandeglang.”
Beberapa karya tulis buku yang sudah ditulisnya, yaitu: (1) Manajemen Strategik; (2) Kebijakan Publik Pendelegasian Tanggung Jawab Negara-Negara; (3) Konsep dan Kajian Ilmu Perencanaan; (4) Mengawal Suara Rakyat; (5) Pandeglang dalam Implementasi Kebijakan Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia; (6) Teori Perkembangan Organisasi; (7) Mengenal Manajemen Sumber Maladministrasi Ombudsman Guna Meningkatkan Kualitas Pelayanan; (8) Kepemimpinan Visioner dan Progresif; (9) Manajemen Sumber Daya Manusia Buku I dan II; (10) Kepemimpinan yang Visioner dan Progresif; (11) Optimalisasi Peningkatan Investigasi Ombudsman Republik Indonesia; (12) Kebijakan Publik; (13) Perkembangan Sistem Politik Pengantar; (14) Teori dan Perkembangan Manajemen Pelayanan Publik; (15) Kebijakan Publik dan Aplikasinya.
Di Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa menjadi Tenaga Ahli; Di Kementerian Sosial menjadi Tenaga Ahli di Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial; di Koordinator Politik dan Keamanan pernah menjadi Tim Koordinasi dan Konsultasi Konflik Aceh di Kementerian; Lulusan Bela Negara Tahun 2008 dan menjadi Koordinator Angkatan Pendidikan Bela Negara dan Tim Perumus Materi Pendidikan Bela Negara; Pernah Menjadi Anggota DPRD Provinsi Banten Periode 2009-2014.
Hak Cipta (c) 2023 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.