Efektivitas Lembaga Penyelenggara Pemilihan Umum Serentak 2019

Evaluasi Menyongsong Pemilu Serentak 2024

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.123-134

Kata Kunci:

efektivitas, penyelenggara, pemilu

Abstrak

Pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden dan Pemilihan Umum Legislatif dilaksanakan untuk pertama kalinya secara serentak pada tahun 2019 sebagai implikasi konstitusional dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 14/PUU-XI/2013 dan lahirnya Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilahan Umum. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sejauh mana efektivitas lembaga-lembaga penyelenggara Pemilu pada pelaksanaan pertama kali secara serentak sebagai upaya menghadapi Pemilu serentak pada tahun 2024 agar dapat berjalan maksimal dan meminimalisir terjadinya kesalahan pada sektor penyelenggara Pemilu. Metode yang digunakan pada penelitian ini berfokus kepada pengumpulan data-data sehingga penelitian ini desainnya adalah kualitatif deskriptif. Pada pelaksanaannya masih banyak problematika yang terjadi pada penyelenggara Pemilu. Penyelenggara Pemilu yang dibentuk oleh Undang-Undang yaitu KPU, BAWASLU dan DKPP Dalam konteks efektivitas lembaga penyelenggara Pemilu secara umum penyelenggara Pemilu telah melaksanakan tugas dengan maksimal masih menyisakan catatan belum efektif. KPU sebagai penyelenggara teknis dalam Pemilu mencatat permasalahan yang sangat krusial seperti sumber daya manusia yang tidak berbanding lurus dengan beban kerja yang dilaksanakan sehingga menyebabkan banyak yang sakit bahkan meninggal dunia, selain itu Daftar Pemilih Tetap yang terjadi setiap Pemilu masih menjadi permasalahan krusial pada Pemilu serentak 2019, ketidaksinkronan Daftar Pemilih Tetap sehingga jutaan jiwa tidak dapat menyalurkan hak pilihnya. Berbagai sektor administrasi yang juga mengalami banyak permasalahan masih menjadi catatan evaluasi. BAWASLU mengalami permasalahan pada pelanggaran dan pidana yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu juga belum maksimal. DKPP yang berwenang menindaklanjuti permasalahan kode etik cenderung dinilai berhasil meskipun masih menyisakan catatan untuk diperbaiki. Menghadapi Pemilu serentak tahun 2024 selanjutnya diperlakukan evaluasi secara komprehensif terhadap permasalahan-permasalahan tersebut.

Referensi

Abhan, Manik, E. N. G., Fahriza, Telaumbanua, H. B., Budhiati, I., Anggraini, N. E., Sardini, N. H., Salam, R., Ananingsih, S. W., Yulianto, & Marzuki, W. (2019). Perihal Para Penyelenggara Pemilu (A. Perdana, Ed.). Bawaslu.

Aldi, J. A., Tanbun, E. P., & Nugraha, X. (2019). Tinjauan Yuridis Kewenangan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam Menciptakan Pemilu yang Demokratis di Indonesia. Jurnal Hukum DE’RECHTSSTAAT, 5(2), 137–147. https://doi.org/10.30997/jhd.v5i2.1941

Ardipandanto, A. (2019). Permasalahan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019. Info Singkat: Kajian Singkat terhadap Isu Aktual dan Strategis, XI(11), 25–30.

Arif, M. S. (2019). Reformulasi Model Penyuaraan Paska Pemilu Serentak 2019: Studi Evaluasi Sistem Proporsional Daftar Terbuka. JWP (Jurnal Wacana Politik), 4(2), 157–171. https://doi.org/10.24198/jwp.v4i2.25269

Azwar, W., Hasanuddin, H., Muliono, M., Permatasari, Y., Amri, M. U., & Yurisman, Y. (2020). The Models of Nagari Indigenous Governments in West Sumatra. Jurnal Bina Praja, 12(1), 33–42. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.33-42

Benuf, K. (2019). Harmonisasi Hukum: Pemilu Serentak dan Ketenagakerjaan, Analisis Yuridis terhadap Kematian KPPS Tahun 2019. Gema Keadilan, 6(2), 196–216. https://doi.org/10.14710/gk.6.2.196-216

Cichelero, C. A., Ferri, C., & Nunes, E. B. (2018). From an Idealized Separation of Powers to Its Practical Problems in the Rule of Law. Revista de Investigações Constitucionais, 5(1), 15–40. https://doi.org/10.5380/rinc.v5i1.55929

Ditasman. (2021). Peran DKPP RI dalam Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK), 1(2), 131–143. http://jurnal.umb.ac.id/index.php/jupank/article/view/1876

Djuyandi, Y., & Herdiansah, A. G. (2018). Political Participation of Youth in the West Java Regional Election (Pilkada) in 2018. Jurnal Bina Praja, 10(2), 195–207. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.195-207

Fahmi, K., Mochtar, Z. A., Isra, S., & Aspan, Z. (2018). The Restriction of Suffrage in the Perspective of Fair Election in Indonesia. Hasanuddin Law Review, 4(1), 41–53. https://doi.org/10.20956/halrev.v4i1.1405

Feith, H. (1957). The Indonesian Elections of 1955. Modern Indonesia Project, Southeast Asia Program, Dept. of Far Eastern Studies, Cornell University.

Ferza, R., & Aulia, N. F. (2020). 2018 Simultaneous Regional Head Elections: Political Dowry and Policy Implication. Jurnal Bina Praja, 12(1), 11–20. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.11-20

Ghafur, J., & Saifudin, S. (2020). Intra-party Democracy: The Practices on the Election of Prosperous Justice Party President. Sriwijaya Law Review, 4(2), 154–171. https://doi.org/10.28946/slrev.Vol4.Iss2.638.pp154-171

Ginting, J., Sipahutar, H., & Halik, A. (2018). The Feasibility of the Policy for the Use of Technology Summary of E-Vote Result on the 2019 Election. Jurnal Bina Praja, 10(1), 39–46. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.39-46

Giroth, L. G. J., Warouw, F. F., Rotty, V. N. J., & Oroh, O. (2021). The Perception of Election Administrators in Achieving Environmentally Friendly Election in North Sulawesi Province. Jurnal Bina Praja, 13(2), 307–317. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.307-317

Hambali, M. A., Prasetyo, T., Widayati, W., & Ngazis, M. (2022). Feasibility Test Reconstruction of Ethical Enforcement Regulations for Election Organizers Based on the Values of Justice with Dignity. Scholars International Journal of Law, Crime and Justice, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.36348/sijlcj.2022.v05i01.001

Idham, & Male, M. (2020). Code of Ethics for Organizers of Simultaneous General Elections in 2019. Proceedings of the International Conference on Law Reform (INCLAR 2019). International Conference on Law Reform (INCLAR 2019), Batu, East Java, Indonesia. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.200226.045

Junaidi, M. (2020). Tindak Pidana Pemilu dan Pilkada oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu. Jurnal Ius Constituendum, 5(2), 220–234. https://doi.org/10.26623/jic.v5i2.2631

Keng, S.-H. (2017). Handout Research Topic Development [Handout].

Laksono, F., & Agustine, O. V. (2017). Election Design Following Constitutional Court Decision Number 14/PUU-XI/2013. Constitutional Review, 2(2), 216–233. https://doi.org/10.31078/consrev223

Lathif, N., Insan, I. H., & Wijaya, M. M. (2020). Perspective on Settlement of General Election Disputes Through Mediation, Adjudication and Legal Efforts: Settlement of State Administrative Judicial Disputes. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 7(5), 650–661. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v7i5.1787

Minan, A. (2021, October 12). Evaluasi Sistem Penegakan Hukum Pemilu. Webinar Bawaslu DKI Jakarta dan UNUSIA. https://www.slideshare.net/ahsanov/refleksi-sistem-penegakan-hukum-pemilu

Mokhonchuk, B., & Romaniuk, P. (2019). Towards a Legal Framework That Protects Freedom of Expression in Electoral Processes. Baltic Journal of European Studies, 9(3), 43–62. https://doi.org/10.1515/bjes-2019-0021

Mulyaningsih, H., Hertanto, & Wibisono, D. (2020). Validitas Data Pemilih Potensial Pemilu (DP4) pada Pemilu Serentak 2019 di Lampung (Studi di Kabupaten Pesawaran). Sosiologi: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya, 22(1), 64078. https://doi.org/10.23960/sosiologi.v22i1.48

Napsawati, N. (2020). Analisis Situasi Pembelajaran IPA Fisika dengan Metode Daring di Tengah Wabah Covid-19. Karst: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapannya, 3(1), 96–102. https://doi.org/10.46918/karst.v3i1.546

Nashir, H., Qodir, Z., Nurmandi, A., Jubba, H., & Hidayati, M. (2019). Muhammadiyah’s Moderation Stance in the 2019 General Election: Critical Views from Within. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 57(1), 1–24. https://doi.org/10.14421/ajis.2019.571.1-24

Nurdin, M. (2019). Eksistensi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam Penegakan Etika Penyelenggara Pemilu. Veritas, 5(2), 1–17. https://doi.org/10.34005/veritas.v5i2.483

Pahlevi, I. (2011). Lembaga Penyelenggara Pemilihan Umum di Indonesia: Berbagai Permasalahannya. Jurnal Politica: Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional, 2(1), 45–72. https://doi.org/10.22212/jp.v2i1.286

Pandiangan, A. (2019). Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019: Tanggungjawab dan Beban Kerja. The Journal of Society & Media, 3(1), 17–34. https://doi.org/10.26740/jsm.v3n1.p17-34

Putra, H. (2017). Determinants of Vote Buying in Local Head Election in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 9(2), 205–218. https://doi.org/10.21787/jbp.09.2017.205-218

Raden, S. (2021). The Adjudication Function of the Election Supervisory Body (ESB) in Realizing Election Justice. International Journal Papier Public Review, 2(4), 9–19. https://doi.org/10.47667/ijppr.v2i4.105

Rahmad, R., & Fahmi, K. (2019). Rekonstruksi Pembagian Tugas dan Wewenang KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) Pasca Pemilu Tahun 2019. Jurnal Jurisprudence, 9(2), 149–166. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v9i2.8143

Ramadhan, M. N. (2021). Evaluasi Penegakan Hukum Pidana Pemilu dalam Penyelenggaraan Pemilu 2019. Jurnal Adhyasta Pemilu, 2(2), 115–127. https://doi.org/10.55108/jap.v2i2.12

Riwanto, A., Usman, A., Riza, F., Siregar, F. E., Cahyono, H., Alim, H., Umar, J., Mohammad, Yasin, M., Pettalolo, R. D., Bagja, R., Ruhemansyah, & Wakano, T. (2019). Perihal Penegakan Hukum Pemilu (A. Minan, Ed.). Bawaslu.

Said, M. (2019). Dampak Ketiadaan Adversarial System dalam Hukum Acara DKPP: Studi Anotasi Putusan Nomor 16-PKE-DKPP/I/2019. Jurnal Etika, 5(1), 37–46.

Saksono, H. (2020). Digital Pilkada: Have Local Elections (Pilkada) been Affected by Digitalization? Attainment, Challenges, and Policy Solutions. Jurnal Bina Praja, 12(2), 287–299. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.287-299

Santoso, C. W. B. (2016). Participation and Neutrality of State Civil Apparatus in Direct Regional Election: Surabaya City Case. Jurnal Bina Praja, 08(01), 69–81. https://doi.org/10.21787/JBP.08.2016.69-81

Santoso, T. (2007). Election Offences as the Ground of Election Petition: A Comparative Analysis. Indonesian Journal of International Law, 4(2). https://doi.org/10.17304/ijil.vol4.2.142

Santoso, T. (2021). Proses Pemilu di Indonesia dari Sudut Pandang Pemantau Asing. Indonesian Journal of International Law, 1(4). https://doi.org/10.17304/ijil.vol1.4.569

Solihah, R. (2018). Peluang dan Tantangan Pemilu Serentak 2019 dalam Perspektif Politik. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 3(1), 73–88. https://doi.org/10.14710/jiip.v3i1.3234

Subkhi, M. I. (2020). Redesain Pendaftaran Pemilih Pasca Pemilu 2019. Jurnal Penelitian Politik, 16(2), 137–154. https://doi.org/10.14203/jpp.v16i2.797

Sudrajat, T., Rahmawati, U., Irawati, T., & Upa, F. P. (2021). Collaboration of Local Election Supervisors with Neighbourhood Association (Rukun Tetangga) to Make an Antimoney Politic Community Movement During the Pandemic Covid 19: 2nd International Conference on Administration Science 2020 (ICAS 2020), Bandung, Indonesia. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210629.016

Syarifudin, A. (2020). Implikasi Adanya Upaya Hukum terhadap Putusan Bawaslu tentang Pelanggaran Administratif Pemilu. Cepalo, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.25041/cepalo.v4no1.1897

Teka, S. S. (2020). Dialectics of Democracy in the Framework of Politics Primordialism Local Elections. Jurnal Bina Praja, 12(2), 193–201. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.193-201

Utami, B. H. S., Herinanto, D., Gumanti, M., & Purwanto, B. (2020). Money Politic vs Political Marketing (Case Study: Legislative Election of the Pringsewu District Legislative Council Members for the 2019-2024 Period). Jurnal Bina Praja, 12(2), 125–136. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.125-136

Wahdini, M. (2020). Paradigma Simbiotik Agama dan Negara (Studi Pemikiran Ahmad Syafi’i Maarif). Journal of Islamic and Law Studies (JILS), 4(1), 17–32. https://doi.org/10.18592/jils.v4i1.3701

Wall, A., Ellis, A., Ayoub, A., Dundas, C. W., Rukambe, J., & Staino, S. (2016). Desain Penyelenggaraan Pemilu: Buku Pedoman Internasional IDEA (C. Natalia, Ed.; D. Radi, Trans.). Institut Demokrasi dan Asistensi Demokrasi & Perludem.

Winengan, W. (2018). Local Political Democratization Policy: Voter Participation in the Direct Regional Head Elections. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 22(1), 61–73. https://doi.org/10.22146/jsp.31222

Yandi. (2021). Penguatan Sentragakkumdu Sebagai Instrumen Institusional Penegakan Hukum Pemilu. Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum, 7(2), 183–194. https://doi.org/10.46839/lljih.v7i2.461

Yunus, A. (2020). Multilayered Democracy in Papua: A Comparison of “Noken” System and Electoral College System in the United States. Hasanuddin Law Review, 6(3), 232–239. https://doi.org/10.20956/halrev.v6i3.2892

Zulkarnaen, W., Fitriani, I. D., & Yuningsih, N. (2020). Pengembangan Supply Chain Management dalam Pengelolaan Distribusi Logistik Pemilu yang Lebih Tepat Jenis, Tepat Jumlah dan Tepat Waktu Berbasis Human Resources Competency Development di KPU Jawa Barat. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 4(2), 222–243. https://doi.org/10.31955/mea.vol4.iss2.pp222-243

Diterbitkan

2022-04-29

Cara Mengutip

Efektivitas Lembaga Penyelenggara Pemilihan Umum Serentak 2019: Evaluasi Menyongsong Pemilu Serentak 2024. (2022). Jurnal Bina Praja, 14(1), 123-134. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.123-134

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Efektivitas Lembaga Penyelenggara Pemilihan Umum Serentak 2019: Evaluasi Menyongsong Pemilu Serentak 2024. (2022). Jurnal Bina Praja, 14(1), 123-134. https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.123-134