Read the Full Text
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 17 No. 2 (2025).
Case Study on the Prospective New Autonomous Region of North Sukabumi Regency
420 Views 352 Downloads
Inclusive and sustainable economic development is a very important and relevant approach to be applied in various regions in Indonesia, including in areas that are in the process of becoming new autonomous regions, namely North Sukabumi Regency. This approach aims to create economic growth that not only encourages increased income but also ensures that the benefits are felt by all levels of society, including marginalized groups, while maintaining ecosystem balance and creating a better future generation. This study analyzes potential economic leading sectors to promote inclusive and sustainable economic development. The selection of leading sectors was carried out using the Promethee method, which is an outranking-based multi-criteria analysis (MCA) method based on a preference index. A total of 12 criteria were used, and data were obtained through questionnaires from several experts. The results of this study indicate that the development of the Food Crops, Horticulture, and Food and Beverage Industries subsectors is a potential sector recommended for promoting inclusive and sustainable economic development.
Penentuan Subsektor Unggulan Pembangunan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan Menggunakan Metode Promethee: Studi Kasus Calon Daerah Otonom Baru Kabupaten Sukabumi Utara
Pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan merupakan pendekatan yang sangat penting dan relevan untuk diterapkan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di daerah yang sedang dalam proses menjadi daerah otonomi baru, yaitu Kabupaten Sukabumi Utara. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya mendorong peningkatan pendapatan tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok marginal, dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem dan menciptakan generasi masa depan yang lebih baik. Studi ini menganalisis sektor-sektor ekonomi unggulan yang potensial untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pemilihan sektor unggulan dilakukan dengan menggunakan metode Promethee, yaitu metode analisis multikriteria (MCA) berbasis outranking yang didasarkan pada indeks preferensi. Sebanyak 12 kriteria digunakan, dan data diperoleh melalui kuesioner dari beberapa pakar. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pengembangan subsektor Industri Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Makanan dan Minuman merupakan sektor potensial yang direkomendasikan untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 17 No. 2 (2025).
Copyright (c) 2025 Author(s). This article is licensed under CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.