Read the Full Text
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 15 No. 1 (2023).
1,630 Views 1,644 Downloads
The concept of city branding is needed to accelerate development in an area. Sustainable tourism development in Magelang Regency requires city branding by utilizing the existence of Borobudur Temple as a Super Priority Tourism Destination in Indonesia to become the main lever in efforts to improve the welfare of the local community. This study aims to analyze the importance of city branding in developing the Borobudur Temple tourism area as a world heritage site for Magelang Regency. This study used qualitative – descriptive was used to find, explain, and formulate conclusions using data collection techniques through interviews with key informants and FGDs with sources from the BOB, heads of cooperation, and leadership in charge of government affairs in the tourism sector. This research found the important benefits of establishing Borobudur Temple as a world heritage site and one of Indonesia's Super Priority Tourism Destinations to become a sustainable city branding for Magelang Regency to increase tourism promotion to domestic and foreign tourists. Establishing city branding in Magelang Regency requires collaboration and coordination between stakeholders, strategic area management, and micro, small, and medium enterprises empowerment. In conclusion, the implementation of sustainable development in Magelang Regency requires the establishment of city branding, which is linked to the existence of the development of the Borobudur Temple tourist area as a world heritage site.
Pengembangan Kawasan Pariwisata Berkelanjutan Candi Borobudur sebagai Tema City Branding Kabupaten Magelang
Konsep city branding sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan di suatu daerah. Pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Magelang membutuhkan city branding dengan memanfaatkan keberadaan Candi Borobudur sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas di Indonesia untuk menjadi pengungkit utama dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya city branding dalam mengembangkan kawasan wisata Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia bagi Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif – deskriptif digunakan untuk menemukan, menjelaskan, dan merumuskan kesimpulan dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan informan kunci dan FGD dengan narasumber dari BOB, kepala koperasi, dan pimpinan yang membidangi urusan pemerintahan di bidang pariwisata. Penelitian ini menemukan manfaat penting penetapan Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia dan salah satu Destinasi Wisata Super Prioritas Indonesia menjadi sustainable city branding bagi Kabupaten Magelang untuk meningkatkan promosi pariwisata kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Membangun city branding di Kabupaten Magelang membutuhkan kolaborasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan, pengelolaan kawasan strategis, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah. Kesimpulannya, pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Magelang memerlukan pembentukan city branding yang dikaitkan dengan adanya pengembangan kawasan wisata Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia.
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 15 No. 1 (2023).
Copyright (c) 2023 Author(s). This article is licensed under CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.