Eksistensi Lembaga Swadaya Masyarakat di Kalimantan Barat

Penulis

  • Sorni Paskah Daeli Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.04.2012.57-66

Kata Kunci:

perkumpulan, pemerintah daerah

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor penyebab penyimpangan peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kalimantan Barat. Metode pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan meliputi aparat Pemerintah Daerah dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor menyebabkan penyimpangan peran LSM, antara lain: mencari motif keuntungan; ketiadaan sumber dana dan rendahnya profesionalisme; ideologi yang tidak jelas; regulasi yang terlalu longgar. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengembalikan peran LSM, antara lain LSM harus melakukan perubahan mendasar demi meningkatkan kapasitasnya dan LSM harus membangun kredibilitas dan identitasnya di mata masyarakat dan pemerintah

 

Abstract

This study was conducted to identify the cause factors on the role deviation of Non Governmental Organization (NGO) in West Kalimantan. The method of approach used is descriptive qualitative method. Informants that included are local government officials and public source. The results showed that some of the factors that cause deviations role of NGOs, are: profiteering motives; lack of funds and lack of professionalism, the ideology is unclear; loose regulations. Efforts that should be made to restore the role of NGOs, includes fundamental changes that NGOs must make in order to enhance its capacity and establish NGOs credibility and credentials in the society and government view.

Referensi

Diterbitkan

2015-12-20

Cara Mengutip

Eksistensi Lembaga Swadaya Masyarakat di Kalimantan Barat. (2015). Jurnal Bina Praja, 4(1), 57-66. https://doi.org/10.21787/jbp.04.2012.57-66

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Eksistensi Lembaga Swadaya Masyarakat di Kalimantan Barat. (2015). Jurnal Bina Praja, 4(1), 57-66. https://doi.org/10.21787/jbp.04.2012.57-66

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama