Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Petani dan Kemiskinan

Sekelumit Keluh Kesah dan Permasalahan Petani di Desa Mutunggeding

DOI
10.21787/jbp.14.2022.529-541
Tanggal Terbit & Halaman
26 Desember 2022 · Hlm. 529-541
Riwayat Naskah
Diterima3 Okt 2022 Disetujui21 Nov 2022 Terbit26 Des 2022

1.212 Dilihat 1.190 Diunduh

Abstrak

Strategi penanggulangan kemiskinan harus mengacu pada siapa dan mengapa kemiskinan terjadi agar program pembangunan berkelanjutan efektif bagi kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi permasalahan rumah tangga petani di Desa Mutunggeding Kecamatan Umalulu Kabupaten Sumba Timur dengan gambaran aset alam dan sumber daya manusia dan fisik. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif berdasarkan data sekunder dan primer dari observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan 102 petani yang dipilih secara acak untuk menjawab 41 pertanyaan kunci. Hasil kajian menemukan bahwa sebagian besar petani adalah petani muda yang memiliki sawah dan kebun, berpendidikan rendah dan memiliki keterampilan penunjang serta kesehatan yang baik. Namun, aset tanah tersebut belum berfungsi optimal untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga karena kelangkaan pupuk bersubsidi, minimnya traktor tangan, dan distribusi air irigasi yang tidak merata. Kondisi ini akan semakin parah jika petani harus menanggung beban adat dan budaya, sehingga harus berutang dan menggadaikan sawahnya. Di sisi lain, kekuatan aset sosial masyarakat merupakan modal yang kuat untuk bertahan melawan kemiskinan. Oleh karena itu, Pemerintah perlu memperkuat sinergi kelompok tani, BP3K pertanian, dan BUMDesa dalam mengatasi permasalahan mendasar yang dialami petani dan juga perlu memperkuat kapasitas kelembagaan BUMDesa sebagai landasan peningkatan ekonomi rakyat.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 14 No 3 (2022).

Buka PDF

Daftar Pustaka

13 rujukan
  1. Alisjahbana, A. S., & Murniningtyas, E. (2018). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia: Konsep, Target dan Strategi Implementasi. Unpad Press.
  2. Astuti, E. W. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan Rumah Tangga (Kasus di Kabupaten Semarang). Economics Development Analysis Journal, 7(2), 162–185. https://doi.org/10.15294/edaj.v7i2.23415
  3. BPS - Statistics Indonesia. (2018). Statistik Indonesia 2018. BPS - Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id/publication/2018/07/03/5a963c1ea9b0fed6497d0845/statistik-indonesia-2018
  4. BPS - Statistics Indonesia. (2019). Statistik Indonesia 2019. BPS - Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id/publication/2019/07/04/daac1ba18cae1e90706ee58a/statistik-indonesia-2019.html
  5. BPS - Statistics Indonesia. (2021). Statistik Indonesia 2021. BPS - Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id/publication/2021/02/26/938316574c78772f27e9b477/statistik-indonesia-2021.html
  6. Chambers, R. (2006, December). What Is Poverty? Who Asks? Who Answers? Poverty in Focus.
  7. Darwita, I. K., & Redana, D. N. (2018). Peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Pengangguran di Desa Tejakula Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Locus: Majalah Ilmiah FIA, 9(1), 51–60. https://doi.org/10.37637/locus.v9i1.79
  8. Djese, S. T. (2016). Meneropong Nusa Tenggara Timur Menakar Masalah, Menawar Solusi. Masyarakat Indonesia, 42(2), 277–287. https://doi.org/10.14203/jmi.v42i2.675
  9. Haughton, J. H., Khandker, S. R., & World Bank. (2009). Handbook on Poverty and Inequality. World Bank.
  10. Manuel, M., Samman, E., & Evans, M. (2019, September 6). Financing the End of Extreme Poverty: 2019 Update. ODI: Think Change. https://odi.org/en/publications/financing-the-end-of-extreme-poverty-2019-update/
  11. Mubyarto, M. (1997). Pengkajian Transdisipliner dalam llmu Sosial di Indonesia. Economic Journal of Emerging Markets, 2(1), 5–15. https://doi.org/10.20885/ejem.v2i1.4263
  12. Santoso, H. (2009). Filsafat Ilmu Sosial Perspektif Pancasilaisme (Refleksi Kritis Atas Konsep Filsafat Ilmu Ekonomi Pancasila Mubyarto). Jurnal Filsafat, 19(1), 41–56. https://doi.org/10.22146/jf.3449
  13. Wohangara, R. (2006). (Eastern) Sumba and Its Genres of Oral Tradition. Celt: A Journal of Culture, English Language Teaching and Literature, 6(1), 1–16. https://doi.org/10.24167/celt.v6i1.165

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2022 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.