Pemetaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Pangkalpinang
DOI:
https://doi.org/10.21787/jbp.14.2022.301-313Kata Kunci:
PADAbstrak
Otonomi daerah memberikan peluang sekaligus tantangan bagi Pemerintah Daerah untuk mengelola dan menggali sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah. Sebagai Ibukota Provinsi, Pangkalpinang masih mengandalkan transfer, dana, namun pendapatan asli daerahnya sangat rendah. Kajian ini mencoba mengidentifikasi dan memetakan penerimaan pajak dan retribusi daerah di Pangkalpinang kemudian merumuskan rekomendasi strategis yang dapat dipertimbangkan oleh Pemerintah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Penelitian ini menganalisis efektivitas, kontribusi, dan pertumbuhan penerimaan pajak dan retribusi daerah di Kota Pangkalpinang antara tahun 2016 sampai dengan tahun 2020. Hasil analisis kontribusi dan pertumbuhan tersebut digunakan sebagai dasar analisis kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas penerimaan pajak di Pangkalpinang dengan tarif sebesar 114,54%, sedangkan efektivitas retribusi sebesar 96,61%. Penerimaan pajak daerah yang memberikan kontribusi terbesar adalah pajak penerangan jalan yang memberikan kontribusi sebesar 36,49%, sedangkan kontribusi retribusi terbesar adalah penerimaan dari penggunaan kekayaan daerah yaitu sebesar 25,05%. Berdasarkan analisis Klassen, diketahui bahwa terdapat empat sektor yang termasuk dalam kategori berkembang, empat sektor dalam kategori maju namun tertekan, lima sektor dalam kategori potensial, dan sisanya sembilan belas sektor dalam kategori tertinggal. Peneliti menyarankan kepada pemerintah untuk fokus mengembangkan dan mengembangkan sektor-sektor yang tertekan jika ingin meningkatkan penerimaan pajak dan retribusi daerah dalam jangka pendek. Namun, jika ingin meningkatkan penerimaan pajak dan retribusi daerah dalam jangka panjang, mereka harus fokus pada sektor-sektor yang berkembang dan potensial.
Referensi
Addison, T., Niño-Zarazúa, M., & Pirttilä, J. (2018). Fiscal Policy, State Building and Economic Development. Journal of International Development, 30(2), 161–172. https://doi.org/10.1002/jid.3355
Banga, W. (2017). Administrasi Keuangan Negara dan Daerah: Konsep, Teori, dan Fenomena di Era Otonomi Daerah. Ghalia Indonesia.
Cicellia, C., & Sunaryo, B. (2015). Urgensi Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Daerah di Era Desentralisasi (Dinamika Pengelolaan Pajak Parkir Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul Provinsi DI Yogyakarta). Jurnal Bina Praja, 07(01), 75–86. https://doi.org/10.21787/JBP.07.2015.75-86
Cooper, D. R., & Schindler, P. S. (2014). Business Research Methods (P. S. Schindler, Ed.; 12th ed.). McGraw-Hill.
Dobrovič, J., Korauš, A., & Dančišinová, L. (2016). Sustainable Economic Development of Slovakia: Factors Determining Optimal Tas Collection. Journal of Security and Sustainability Issues, 5(4), 533–544. https://doi.org/10.9770/jssi.2016.5.4(8)
Ferza, R., Hamudy, M. I. A., & Rifki, M. S. (2019). Tirtonadi Bus Terminal Services: An Innovation Derailed? Jurnal Bina Praja, 11(2), 171–183. https://doi.org/10.21787/jbp.11.2019.171-183
Gennaioli, N., la Porta, R., Lopez-de-Silanes, F., & Shleifer, A. (2013). Human Capital and Regional Development *. The Quarterly Journal of Economics, 128(1), 105–164. https://doi.org/10.1093/qje/qjs050
Halim, A. (2013). Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba.
Hall, J. L., & Kanaan, D. Z. (2021). State Tax Policy, Municipal Choice, and Local Economic Development Outcomes: A Structural Equation Modeling Approach to Performance Assessment. Public Administration Review, 81(3), 459–474. https://doi.org/10.1111/puar.13165
Handoyo, F., Hidayatina, A., & Purwanto, P. (2021). The Effect of Rural Development on Poverty Gap, Poverty Severity and Local Economic Growth in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 13(3), 369–381. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.369-381
Ismail, T. (2018). Potret Pajak Daerah di Indonesia. Kencana.
Ivanov, V. v., Pokrovskaia, N. v., & Lvova, N. A. (2016). Tax Potential of a State: Development Factors. Proceedings of the 5th International Conference on Accounting, Auditing, and Taxation (ICAAT 2016). https://doi.org/10.2991/icaat-16.2016.15
Mardiasmo. (2019). Perpajakan. Andi.
Naibaho, M. (2021). Regional Innovation Policy in Encouraging Regional Competitiveness in South Tangerang City. Jurnal Bina Praja, 13(2), 269–279. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.269-279
Nurfindarti, E. (2019). Strategy and Roadmap for Achieving Sustainable Development Goals in Serang City. Jurnal Bina Praja, 11(2), 219–235. https://doi.org/10.21787/jbp.11.2019.219-235
Ofoegbu, G. N., Akwu, D. O., & O, O. (2016). Empirical Analysis of Effect of Tax Revenue on Economic Development of Nigeria. International Journal of Asian Social Science, 6(10), 604–613. https://doi.org/10.18488/journal.1/2016.6.10/1.10.604.613
Reniati, R., Akbar, M. F., & Rudianto, N. A. R. (2019). The Effect of COVID-19 on the Economy of Bangka-Belitung and the Performance of MSME and Its Impact on Competitive Strategies in the New Normal Era. Annals of Management and Organization Research, 1(1), 51–63. https://doi.org/10.35912/amor.v1i1.289
Reniati, R., Kamarudin, M. F., Wardhani, R. S., & Akbar, M. F. (2020). The Effect of Unemployment and Investment Levels on Economic Growth in the Province of Bangka Belitung Islands, 2015–2019. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 12(1), 68–77. https://doi.org/10.17977/um002v12i12020p068
Rodríguez-Pose, A. (2013). Do Institutions Matter for Regional Development? Regional Studies, 47(7), 1034–1047. https://doi.org/10.1080/00343404.2012.748978
Sandjaja, F. R., Nafisa, F., & Manurung, I. N. (2020). The Impact of Fiscal Decentralization on Welfare in Selected Provinces in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 12(1), 21–31. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.21-31
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business: A Skill Building Approach. Wiley.
Siregar, R. T., Purba, T., Manurung, T. S., Albaihaqi, U., Pulungan, U. Y. S., Purba, V. A., Yanti, V., Novitasari, W., Nasution, W. S., Sitohang, W. V., Sinaga, W. S., & Ginting, W. R. Br. (2021). Ekonomi Pembangunan: Tinjauan Manajemen dan Implementasi Pembangunan Daerah (A. Rikki, Ed.). Yayasan Kita Menulis.
Sudrajat, A., & Andhika, L. (2021). Empirical Evidence Governance Innovation in Public Service. Jurnal Bina Praja, 13(3), 407–417. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.407-417
Tan, A. (2020). Raising Local Fiscal Autonomy in the Local Autonomy Management (A Study in Bogor Regency). Jurnal Bina Praja, 12(1), 53–63. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.53-63
von Haldenwang, C., von Schiller, A., & Garcia, M. (2014). Tax Collection in Developing Countries – New Evidence on Semi-Autonomous Revenue Agencies (SARAs). The Journal of Development Studies, 50(4), 541–555. https://doi.org/10.1080/00220388.2013.875534
Wirawan, S. M. S. (2018). Evaluation of Budget Spending Sustainability of DKI Jakarta Province’s Budget. Jurnal Bina Praja, 10(1), 27–38. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.27-38
Wulandari, P. A., & Iryanie, E. (2018). Pajak Daerah dalam Pendapatan Asli Daerah. Deepublish.
Wulandari, S. N., & Afriyanni, A. (2021). Tourism Development Policy and Their Impact on the Regional Economy in the Riau Islands Province. Jurnal Bina Praja, 13(2), 293–305. https://doi.org/10.21787/jbp.13.2021.293-305
Yadav, A. K., & Kumar, A. (2018). Indian Goods and Services Tax: A Review of Its Introductory Stage and Its Possible Contribution Towards Sustainable Economic Development. International Journal of Management Studies, V(3), 84–91.
Yunita, A., Rudianto, N. A. R., Ridwan, M. Q., & Silva, I. D. (2021). Determinant of the Decision to Use E-money With Understanding Technology As Intervening Variable. International Journal of Business and Technology Management, 3(4), 36–44. https://doi.org/10.55057/ijbtm.2021.3.4.4
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



















