Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Tata Kelola Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis

Integrasi Sertifikasi Higiene dan Sanitasi serta Pengawasan Operasional di Palembang

DOI
10.21787/jbp.18.2026.3440
Tanggal Terbit & Halaman
31 Agustus 2026 · Hlm. 339-352
Riwayat Naskah
Diterima21 Jul 2026 Disetujui10 Agu 2026 Terbit31 Agu 2026

602 Dilihat 231 Diunduh

Abstrak

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan sistem jaminan keamanan pangan yang efektif untuk mencegah kontaminasi dan penyakit bawaan pangan di seluruh tahapan penyelenggaraan makanan. Penelitian ini menganalisis penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan pengawasan operasional dalam memastikan keamanan pangan pada program MBG serta mengembangkan model jaminan keamanan pangan terintegrasi (IFSAM). Tujuh informan dipilih secara purposif berdasarkan keterlibatannya dalam program tersebut, yaitu perwakilan Dinas Kesehatan Kota Palembang, sanitarian, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, penjamah makanan, pengawas program MBG, kepala sekolah, dan kepala kantor Badan Gizi Nasional yang wilayah kerjanya meliputi Provinsi Sumatera Selatan. Data dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keterpercayaan temuan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa SLHS berfungsi sebagai mekanisme kesiapan sistem dengan memastikan kesiapan penyelenggara makanan melalui pemenuhan standar higiene dan sanitasi, sedangkan pengawasan operasional berfungsi sebagai mekanisme kepatuhan pelaksanaan yang menjaga konsistensi penerapan standar sepanjang produksi, distribusi, dan penyajian makanan. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, meliputi pemantauan berbasis risiko yang belum optimal, keterbatasan sumber daya pengawasan, koordinasi lintas sektor yang belum terintegrasi, serta mekanisme umpan balik dan tindak lanjut yang belum sistematis, yang berpotensi memengaruhi efektivitas jaminan keamanan pangan. IFSAM mengintegrasikan sertifikasi, pengawasan operasional, koordinasi lintas sektor, mekanisme umpan balik, dan perbaikan berkelanjutan sebagai kerangka konseptual jaminan keamanan pangan pada program MBG.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 18 No 2 (2026).

Buka PDF

Daftar Pustaka

29 rujukan
  1. Agustini, U., & Mulyani, S. (2025). Efektivitas dan Tantangan Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis sebagai Intervensi Pendidikan di Indonesia [Effectiveness and Challenges of the Free Nutritious Meals Program Policy as an Educational Intervention in Indonesia]. Jurnal Kiprah Pendidikan, 4(3), 362–368. https://doi.org/10.33578/kpd.v4i3.p362-368
  2. Akiyama, T., Tomokawa, S., Kigawa, M., Shibuya, F., Hitachi, M., Teshima, Y., Shimabukuro, L., Hato, T., Inoue, A., Kurishima, A., Mochimaru, E., Murata, J., Saito, N., Tensho, S., Takahashi, K., & Kobayashi, J. (2025). Trends in National-Level School Feeding Policy Objectives Worldwide: Japan and Multiple Countries. Tropical Medicine and Health, 53(1), 172. https://doi.org/10.1186/s41182-025-00818-1
  3. Albaburrahim, Putikadyanto, A. P. A., Efendi, A. N., Alatas, M. A., Romadhon, S., & Wachidah, L. R. (2025). Program Makan Bergizi Gratis: Analisis Kritis Transformasi Pendidikan Indonesia Menuju Generasi Emas 2045 [The free nutritious meals program: A critical analysis of Indonesia’s educational transformation toward the golden generation of 2045]. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 767–780. https://doi.org/10.19105/ejpis.v1i.19191
  4. Asfarani, I. D., Rusba, K., & Saputra, D. (2024). Implementasi Higiene dan Sanitasi Jasa Boga pada Katering Djulita Balikpapan [Implementation of Catering Hygiene and Sanitation at Djulita Catering, Balikpapan]. Identifikasi: Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan, 10(2), 289–296. https://jurnal.d4k3.uniba-bpn.ac.id/index.php/identifikasi289
  5. Asysyauki, A. H., & Widjaja, R. R. (2026). Metode Studi Kasus Robert K. Yin dalam Penelitian Arsitektur [Robert K. Yin’s Case Study Method in Architectural Research]. Sci-Tech Journal, 5(1), 91–101. https://doi.org/10.56709/stj.v5i1.1078
  6. Ayuni, D. T. (2025). Dilema Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis pada Siswa [Dilemmas in Implementing the Free Nutritious Meals Program for Students]. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 8(8), 21–30. https://doi.org/10.9963/MMXF6B34
  7. Erinaldi, Ananta, D. N. P., & Nadhira, S. (2025). Implementasi Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) (Studi Kasus pada SMA Swasta Lancang Kuning Kota Dumai) [Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Policy: A Case Study at Lancang Kuning Private Senior High School, Dumai]. Jurnal Administrasi Publik dan Bisnis, 7(2), 335–349. https://doi.org/10.36917/japabis.v7i2.409
  8. Fauziah, R., & Suparmi. (2022). Penerapan Hygiene Sanitasi Pengelolaan Makanan dan Pengetahuan Penjamah Makanan [Hygiene Sanitation Food Management and Food Criter Knowledge]. Jambura Health and Sport Journal, 4(1), 11–18. https://doi.org/10.37311/jhsj.v4i1.13469
  9. Febryanti, I., Indiati, Pane, M. A., & Astuti, P. (2025). Implementasi Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) (Studi Kasus pada SDN 3 Kepanjen Kabupaten Malang) [Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Policy (A Case Study at State Elementary School 3 Kepanjen, Malang Regency)]. Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(1), 67–79. https://doi.org/10.14710/dialogue.v7i1.26628
  10. Hadinata, M. (2026). Free Nutritious Meal Policy in Indonesia under President Prabowo: A Policy, Fiscal, and Political Analysis Grounded in International Evidence. Jurnal Bina Praja, 18(1), 65–78. https://doi.org/10.21787/jbp.18.2026.2896
  11. Herdiana, D. (2025). Implementasi Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG): Faktor-faktor Pendorong dan Penghambat [Implementation of the Free Nutritious Meals (MBG) Policy: Driving and Inhibiting Factors]. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 470–478. https://doi.org/10.5281/zenodo.15063556
  12. Jumantoro, T. R. P., & Fahamsyah, E. (2026). Legal Liability of Free Nutritious Meal Program Organizers toward Third-Party Beneficiaries in Mass Poisoning Incidents. Jurnal Bina Praja, 18(1), 139–153. https://doi.org/10.21787/jbp.18.2026.2951
  13. Khoiriah, Z., & Mulyanti, A. S. (2026). Pengawasan Keamanan Pangan sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Preventif bagi Penerima Manfaat Program Makan Bergizi Gratis Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 [Food Safety Supervision as a Form of Preventive Legal Protection for Beneficiaries of the Free Nutritious Meals Program Under Law Number 8 of 1999]. Case Law, 8(2), 11–24. https://doi.org/10.25157/caselaw.v8i2.6218
  14. Nango, M., Purwoko, B., Hazim, M., & Karwanto. (2025). Makan Bergizi Gratis: Strategi Kebijakan Publik Menuju Generasi Emas Indonesia 2045 [Free Nutritious Meals: A Public Policy Strategy Toward Indonesia’s Golden Generation 2045]. Jurnal Pendidikan Agama Katolik, 25(2), 354–368. https://doi.org/10.34150/jpak.v25i2.991
  15. Noor, M., & Fatmiasih, D. R. (2017). Implementasi Kebijakan Hygiene Sanitasi Pengelolaan Makanan dan Minuman pada Fasilitas Umum di Kota Palangka Raya [Implementation of Sanitation Hygiene Policy for Food and Beverage Management in Public Facilities in the City of Palangka Raya]. Pencerah Publik, 4(2), 13–18. https://doi.org/10.33084/pencerah.v4i2.823
  16. Noviastuti, N., & Putranti, R. E. (2021). Penerapan Hygiene dan Sanitasi dalam Proses Penyimpanan dan Pengolahan Bahan Baku Makanan di Dapur Cakra Kusuma Hotel Yogyakarta [Application of Hygiene and Sanitation in the Storage and Processing of Raw Food Materials at the Cakra Kusuma Hotel Kitchen, Yogyakarta]. Nusantara: Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Perhotelan, 4(2), 33–43. https://doi.org/10.63986/nsn.v4i2.35
  17. OECD. (2021). OECD Regulatory Policy Outlook 2021. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/38b0fdb1-en
  18. Pramana, M. I. (2025, September 25). Pemkot Palembang Jamin Penanganan Optimal Siswa Diduga Keracunan MBG [Palembang City Government Guarantees Optimal Treatment of Students Suspected of MBG Poisoning]. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/5134225/pemkot-palembang-jamin-penanganan-optimal-siswa-diduga-keracunan-mbg
  19. Prasetyo, D., Arianto, O. D., Firmannandya, A., & Putranto, T. D. (2026). School SPPG Coordination in Indonesia’s Free Nutritious Meal Program (MBG): A Case Study in Bojonegoro, East Java. Jurnal Bina Praja, 18(1), 19–34. https://doi.org/10.21787/jbp.18.2026.2955
  20. Prawijaya, S., Atikah, P., & Firdaus, F. M. (2025). Sejarah dan Dampak Kebijakan Makan Siang Gratis: Studi Komparatif dan Implikasinya terhadap Pendidikan di Indonesia [History and Impact of the Free Lunch Policy: A Comparative Study and Its Implications for Education in Indonesia]. JGK (Jurnal Guru Kita), 9(2), 581–594. https://doi.org/10.24114/jgk.v9i2.65351
  21. Putra, K. M. (2022). Implementasi Hygiene Sanitasi terhadap Pengolahan Bahan Makanan di the Brass Restaurant [Implementation of Sanitation Hygiene on Food Processing at the Brass Restaurant]. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 1(5), 1138–1154. https://doi.org/10.22334/paris.v1i5.80
  22. Rashid, A., & Rasheed, R. (2026). Trustworthiness as Inferential Accountability in Qualitative Research. International Journal of Qualitative Methods, 25. https://doi.org/10.1177/16094069261473133
  23. Robuwan, R., Mirza, A. J., Windiarto, Kautsar, M. Al, & Andaryuma, S. (2025). Pengawasan Hygiene dan Sanitasi Makanan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang: Studi Kasus UMKM Alun-Alun Taman Merdeka Kota Pangkalpinang [Food Hygiene and Sanitation Supervision by the Pangkalpinang City Government: A Case Study of Micro, Small, and Medium Enterprises at Taman Merdeka Square, Pangkalpinang]. Jurnal Legalitas, 3(2), 96–102. https://doi.org/10.58819/jle.v3i2.186
  24. Sede, R., Waso, A., Sunbanu, C., Talonggoe, D., Jehamat, L., Nahak, I., & Mite, P. S. (2025). Analisis Sosiologi Konflik Akibat Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis: Antara Kebijakan dan Keselamatan [A Sociological Analysis of Conflict Arising From Poisoning Cases in the Free Nutritious Meals Program: Between Policy and Safety]. Jurnal Sosiologi Kontemporer, 5(2), 61–67. https://doi.org/10.56326/jsk.v5i2.7927
  25. Sibuea, P., Sihombing, D. R., Daniela, C., & Pandiangan, M. (2025). Review: Tata Kelola Penyelengaraan Makan Bergizi Gratis untuk Mencegah Keracunan Makanan [Review: Governance of Free Nutritious Meals to Prevent Food Poisoning]. Jurnal Riset Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 6(1), 26–39. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/retipa/article/view/5804
  26. Syari, S. F., Sulistiawati, H., & Heriani, N. (2026). Food Poisoning Risk Analysis in the Free Nutritional Meal Program in Educational Units Based on the Risk Governance Framework. JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik), 14(1), 22–38. https://doi.org/10.21070/jkmp.v14i1.2067
  27. Tumbol, R. S. L., & Purnantara, I. M. H. (2024). Implementasi Hygiene Sanitasi terhadap Pengolahan Bahan Makanan [Implementation of Hygiene Sanitation in Food Processing]. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 3(1), 185–191. https://doi.org/10.22334/paris.v3i1.702
  28. WHO. (2023). Risk-Based Food Inspection System: Practical Guidance for National Authorities. World Health Organization Regional Office for the Western Pacific. https://www.who.int/publications/i/item/9789290620198
  29. Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. SAGE Publications.

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2026 Penulis. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.