Read the Full Text
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 16 No. 1 (2024).
1,578 Views 1,027 Downloads
Software development is among the most powerful needs in every organization and industry in the current generation. It is used to help the functionality of their system by using the software development guide named Software Development Life Cycle (SDLC). Various system developments have been conducted, including developing a public complaint service system. This research applies extreme programming (XP) and User-Centered Design (UCD) development methods to develop the geographic information system for the Badan Narkotika Nasional (BNN) Kediri City complaint service. These development methods are expected to meet user expectations. Also, it can reduce the time required to develop products with results that will be shown by conducting usability testing and validity tests. This research applied extreme programming and user-centered design development methods, both quantitative and qualitative for user testing. The application was successfully developed using XP and UCD development methods. The Kediri City BNN complaint service application was successfully developed in several stages: planning, implementing the design, and program code, followed by the evaluation stage. In the evaluation stage, usability testing results on the geotagging mobile application of the Kediri City BNN complaint service obtained a total score of 92.75% with a very good interpretation, and the validation testing results obtained a value of 100%. Applying extreme programming and user-centered design as a development method produces high usability testing and user experience because, in the development stage, it prioritizes interactions and user opinions.
Pengembangan Sistem Informasi Geografis untuk Pemerintahan dengan Metode Extreme Programming dan User-Centered Design
Pengembangan perangkat lunak adalah salah satu kebutuhan paling kuat di setiap organisasi dan industri pada generasi saat ini. Hal ini digunakan untuk membantu fungsionalitas sistem mereka dengan menggunakan panduan pengembangan perangkat lunak yang bernama Software Development Life Cycle (SDLC). Berbagai pengembangan sistem telah dilakukan, termasuk pengembangan sistem layanan pengaduan masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode pengembangan Extreme Programming (XP) dan User-Centered Design (UCD) untuk mengembangkan sistem informasi geografis layanan pengaduan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri. Metode pengembangan ini diharapkan dapat memenuhi harapan pengguna. Selain itu, dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan produk dengan hasil yang akan ditunjukkan dengan melakukan uji kegunaan dan uji validitas. Penelitian ini menerapkan metode pengembangan extreme programming dan user-centered design, baik secara kuantitatif maupun kualitatif untuk pengujian pengguna. Aplikasi berhasil dikembangkan dengan menggunakan metode pengembangan XP dan UCD. Aplikasi layanan pengaduan BNN Kota Kediri berhasil dikembangkan dalam beberapa tahap: perencanaan, implementasi desain, dan kode program, dilanjutkan dengan tahap evaluasi. Pada tahap evaluasi, hasil pengujian usability pada aplikasi mobile geotagging layanan pengaduan BNN Kota Kediri memperoleh total skor 92,75% dengan interpretasi sangat baik, dan hasil pengujian validasi memperoleh nilai 100%. Penerapan extreme programming dan user-centered design sebagai metode pengembangan menghasilkan usability testing dan user experience yang tinggi karena pada tahap pengembangan mengutamakan interaksi dan pendapat pengguna.
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 16 No. 1 (2024).
Copyright (c) 2024 Author(s). This article is licensed under CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.