Strategi-Kompetitif untuk Pembangunan Sosio-Ekonomi
Membuka Potensi Provinsi Gorontalo dalam Konteks Pembangunan Terintegrasi Ibu Kota Nusantara (IKN)
DOI:
https://doi.org/10.21787/jbp.15.2023.639-649Kata Kunci:
Strategi-Kompetitif, Pembangunan Terintegrasi, Sosio-Ekonomi, Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi GorontaloAbstrak
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur menjadi titik balik penting model pembangunan Indonesia. Provinsi Gorontalo sebagai salah satu tetangga dekatnya memiliki potensi besar untuk berkontribusi mengembangkan IKN. Kohesi antara Provinsi Gorontalo dan IKN menjadi faktor kunci mencapai tujuan pengembangan sosio-ekonominya. Namun, Provinsi Gorontalo masih diperhadapkan dengan problem pengembangan ekonomi, layanan publik, dan UMKM, termasuk lambannya pengembangan ekonomi lokal, infrastruktur yang belum memadai, rendahnya daya saing masyarakat, tingginya tingkat kemiskinan, dan masalah sosial-ekonomi. Studi ini bertujuan menganalisis permasalahan maupun potensi Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam kontribusi dan kohesinya untuk pengembangan sosio-ekonomi IKN. Melalui pendekatan metodologi kemaslahatan (well-being methodology/WM) yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, ditekankan tiga dimensi utama, yaitu persepsi, partisipasi, dan akseptabilitas masyarakat terhadap strategi-kompetitif untuk memberikan pemahaman holistik dan partisipatif terhadap aspek kesejahteraan. Studi menemukan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki pandangan positif terhadap IKN, dengan harapan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat memperkuat kontribusinya melalui peningkatan kualitas SDM, infrastruktur, dan daya saing ekonomi untuk mendukung pengembangan sosio-ekonomi IKN. Menariknya, dominasi responden adalah generasi Z. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar generasi muda Gorontalo terlibat dalam riset ini. Intinya, Pemerintah Provinsi Gorontalo menghadapi tantangan dalam kontribusi dan kohesinya terhadap pengembangan sosio-ekonomi IKN, dengan tingkat partisipasi publik yang rendah dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap manfaat pembangunan. Karenanya, diperlukan upaya intensif dalam sosialisasi, edukasi, dan keterlibatan publik untuk meningkatkan partisipasi dan memperkuat proses pembangunan IKN. Kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo disarankan merancang strategi-kompetitif yang terintegrasi, fokus pada peningkatan persepsi masyarakat melalui sosialisasi, membangun kepercayaan, menumbuhkan partisipasi publik, dan meningkatkan akseptabilitas atas pembangunan IKN.
Unduhan
Referensi
Adriaansz, S. L., Lattu, I. Y. M., & Pilakoannu, R. T. (2019). Pela Bola: Modal Sosial Pela yang Dibentuk Melalui Sepakbola Sebagai Kekuatan dalam Hubungan Islam-Kristen di Maluku. Humanika, 26(2), 104–118. https://doi.org/10.14710/humanika.v26i2.24496
Amalia, F., Sinaga, R., Asyari, Soeyatno, R. F., Silitonga, D., Solikin, A., Hubbansyah, A. K., Siregar, R. T., Maulina, D., Kusumaningrum, R., Sahamony, N. F., Litriani, E., & Ladjin, N. (2022). Ekonomi Pembangunan. CV Widina Media Utama.
Arneson, R. J. (2018). Equality and Equal Opportunity for Welfare. In The Notion of Equality (pp. 237–253). Routledge.
Arsyad, L. (2017). Ekonomi Pembangunan dan Pembangunan Ekonomi. In Ekonomi Pembangunan Lanjutan. Penerbit Universitas Terbuka.
Djako, P., Panigoro, M., & Sudirman, S. (2022). Pengaruh Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kelurahan Moodu Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Jambura: Economic Education Journal, 4(2), 196–206. https://doi.org/10.37479/jeej.v4i2.15957
Hasan, M., & Azis, M. (2018). Pembangunan Ekonomi & Pemberdayaan Masyarakat: Strategi Pembangunan Manusia dalam Perspektif Ekonomi Lokal (M. Hasan, Ed.). CV. Nur Lina. http://eprints.unm.ac.id/10706/
Kartono, D. T., & Nurcholis, H. (2016). Konsep dan Teori Pembangunan. Pustaka Pelajar.
Ladiku, S., Sulila, I., & Aneta, Y. (2021). Pengaruh Pengelolaan Dana Desa Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Kecamatan Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara. Jambura Journal of Administration and Public Service, 2(1), 50–58. https://doi.org/10.37479/jjaps.v2i1.11879
Lestari, N., Pasha, P. A., Oktapianti, M., Oktariani, N., & Noviarita, H. (2021). Teori Pembangunan Ekonomi. Revenue: Jurnal Manajemen Bisnis Islam, 2(2), 113–128. https://doi.org/10.24042/revenue.v2i2.9071
Mahadiansar, M., Ikhsan, K., Sentanu, I. G. E. P. S., & Aspariyana, A. (2020). Paradigma Pengembangan Model Pembangunan Nasional di Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 17(1), 77–92. https://doi.org/10.31113/jia.v17i1.550
Moore, H. L. (2015). Global Prosperity and Sustainable Development Goals. Journal of International Development, 27(6), 801–815. https://doi.org/10.1002/jid.3114
Mukzizatin, S. (2020). Kompetensi Penyuluh Agama Islam dalam Memelihara Harmoni Kerukunan Umat Beragama di Jakarta Selatan. Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan, 8(1), 458–475. https://doi.org/10.36052/andragogi.v8i1.113
Mulyani, E. (2017). Ekonomi Pembangunan. UNY Press.
Nggilu, R., Katili, A. Y., Rachman, E., & Gobel, L. V. (2022). Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengelolaan Dana Desa di Desa Molas Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo. Sasambo: Jurnal Abdimas, 4(4), 718–725. https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i4.837
Novriansyah, M. A. (2018). Pengaruh Pengangguran dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Gorontalo. Gorontalo Development Review, 1(1), 59–73. https://doi.org/10.32662/golder.v1i1.115
Paputungan, F., Canon, S., & Dai, S. I. (2022). Analisis Kinerja Ekonomi Sektoral di Kota Gorontalo. Ekombis Review: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 10(2), 1339–1350. https://doi.org/10.37676/ekombis.v10i2.2407
Siwu, H. F. D. (2017). Strategi Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 18(6), 1–11. https://doi.org/10.35794/jpekd.16464.19.3.2017
Suradi, S. (2012). Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial. Sosio Informa, 17(3), 144–157. https://doi.org/10.33007/inf.v17i3.81
Tamboto, H. J. D., & Manongko, A. A. Ch. (2019). Model Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Pesisir: Berbasis Literasi Ekonomi dan Modal Sosial. CV. Seribu Bintang.
Teja, M. (2015). Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat di Kawasan Pesisir. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 6(1), 63–76. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v6i1.463
Webler, T., & Tuler, S. (2021). Four Decades of Public Participation in Risk Decision Making. Risk Analysis, 41(3), 503–518. https://doi.org/10.1111/risa.13250
Wijaya, I. S. (2015). Perencanaan dan Strategi Komunikasi dalam Kegiatan Pembangunan. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 18(1), 53–61.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Penulis

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



















