Strategi Pemerintah Kota Banda Aceh dan Kota Surakarta dalam Mewujudkan Kota Ramah Disabilitas

Penulis

  • Adi Suhendra Kementerian Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.21787/mp.1.3.2017.131-142

Kata Kunci:

Pemerintah Daerah, Disabilitas, Inovasi Kebijakan

Abstrak

Penelitian ini adalah tentang Kota Ramah Disabilitas (KRD). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya inovasi kebijakan pemerintahan daerah dalam mewujudkan kota ramah disabilitas. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah Kota Banda Aceh dan Kota Surakarta dalam mewujudkan KRD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara kepada informan dan mengumpulkan data sekunder. Sedangkan pengolahan data dilakukan dengan reduksi data yaitu open coding, axial coding dan selective coding. Temuan dilapangan strategi yang dilakukan kota Surakarta adalah adanya upaya dari pemerintah daerah membuat kebijakan dan dukungan anggaran bagi kaum difabel. Selain itu Pemda Surakarta juga memberikan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas yang masuk kriteria keluarga miskin. Sedangkan Banda Aceh, Pemerintah daerah melakukan dukunganya di bidang pendidikan dengan mendirikan 6 unit TK, 20 unit SD, 9 unit SMP, 7 unit SMA, dan 15 SLB dengan 120 orang guru pendukung. Di bidang perumahan, Pemko Banda Aceh juga mengeluarkan kebijakan agar kaum difabel dapat mengakses fasilitas perumahan yang terjangkau dan bantuan al-Quran braile digital kepada para tuna netra. Hasil dalam penelitian ini adalah Kota Surakarta membuat KRD dengan memberikan dukungan sosial. Sedangkan Banda Aceh lebih pada menciptakan kota inklusif yaitu penyatuan penyandang disabilitas untuk melebur di kehidupan masyarakat.

Biografi Penulis

Adi Suhendra, Kementerian Dalam Negeri

Badan Penelitian dan Pengembangan

Referensi

Aceh, Pemprov. 2016. “Peduli Kaum Disabilitas, Walikota Banda Aceh Dianugerahi FKMBKA Award 2016.†Pemerintah Aceh. http://www.acehprov.go.id/news/read/2016/02/01/2940/peduli-kaumdisabilitas-walikota-banda-aceh-dianugerahifkm-bka-award-2016.html (June 18, 2017).

Berg, Bruce Lawrence. 2001. Qualitative Research Methods For The Social Sciences. 4th ed. ed. Sarah L. Kelbaugh. United State of Amerika: California State University.

Bezmez, Dikmen. 2013. “Urban Citizenship, the Right to the City and Politics of Disability in Istanbul.†International Journal of Urban and Regional Research 37(1): 93–114. http://doi.wiley.com/10.1111/j.1468-2427.2012.01190.x (June 4, 2017).

Fuad; Twigg. 2008. Studi Model Kebijakan Mitigasi Difabel Korban Bencana Alam (Studi Kasus Di Kabupaten Bantul, Yogyakarta). Yogyakarta. https://propionagreat.wordpress.com/2013/03/20/peran-pemerintah-daerah-terhadap-penyandang-disabilitas-di-nad/ (June 18, 2017).

Hamudy, Moh. Ilham A. 2015. “Upaya Mewujudkan Kota Layak Anak Di Surakarta Dan Makassar.†Jurnal Bina Praja 7(2): 149–60.

Irwanto et al. 2010. Pusat Kajian Disabilitas FISIP Universitas Indonesia Analisis Situasi Penyandang Disabilitas Di Indonesia: Sebuah Desk-Review. Depok. http://www.ilo.org/wcmsp5/groups/public/---asia/---ro-bangkok/---ilo-jakarta/documents/publication/wcms_160340.pdf.

Katsui, By Hisayo. 2008. Development Downside of the Human Rights-Based Approach to Disability in Development. Tokyo.

Kementrian Kesehatan RI. 2014. “Situasi Penyandang Disabilitas.†Buletin Jendela Data & Informasi Kesehatan Semester 2(1): 1–5.

Marlita, Dewi. 2014. “Pengaruh Kualitas Kerja Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Kecamatan Bontang Selatan.†E-Jurnal Ilmu Pemerintahan 2(3): 2640–49.

Popiel, Marcin. 2014. “Paving the Way To Accessible Tourism on the Example of Krakow.†European Journal of Tourism: 55–71. www.ejthr.com.

Proatmojo, Galih. 2013. “Siswa SLB Puas Dan Senang Dengan Fasilitas Bus Begawan Abiyasa - Tribun Jateng.†Tribun news Jateng. http://jateng.tribunnews.com/2013/12/04/siswa-slb-puas-dan-senang-dengan-fasilitas-bus-begawan-abiyasa (September 25, 2017).

Pudyatmoko, Y Sri; Dewi, Imma Indra. 2015. Penganggaran Keuangan Daerah Yang Berpihak Pada Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas Di Kota Surakarta. Yogyakarta.

Rapley, Clinton E. 2013. “Accessibility and Development: Environmental Accessibility and Its Implications for Inclusive, Sustainable and Equitable Development for All.†Department of Economic and Social Affairs, United Nations (June): 79.

RI, Presiden. 2016. “Model Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Kota Solo - Presiden Republik Indonesia.†www.presidenri.go.id. http://www.presidenri.go.id/pembangunan-manusia-2/model-pemenuhan-hak-penyandang-disabilitas-kota-solo.html (June 18, 2017).

Rizky, Ulfah Fatmala. 2014. “Identifikasi Kebutuhan Siswa Penyandang Disabilitas Pasca Sekolah Menengah Atas.†Indonesian Journal od Disability Studies: 52–59.

Shakespeare, Torn, and Nicholas Watson. 2001. “The Social Model of Disability: An Outdated Ideology?†Research in Social Science and Disability 2: 9–28.

Sholeh, Akhmad. 2015. “Islam Dan Penyandang Disabilitas : Telaah Hak Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Dalam Sistem Pendidikan Di Indonesia.†Jurnal Palastren 8(2): 293–320.

Sullivan, Kathryn. 2011. The Prevalence of the Medical Model of Disability in Society The Prevalence of the Medical Model of Disability in Society. http://digitalcommons.olin.edu/ahs_capstone_2011/13.

Sunaryo, Arie. “Terminal Tirtonadi Solo Dilengkapi Jalur Khusus Tunanetra | Merdeka.com.†https://www.merdeka.com/peristiwa/terminal-tirtonadi-solo-dilengkapi-jalur-khusus-tunanetra.html (September 25, 2017).

Surakarta, Pemerintahan Daerah. 2008. Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Kesetaraan Difabel Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Walikota Surakarta. Surakarta.

Triutari, Indah. 2014. “Volume Nomor September 2014.†Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus (September): 221–29.

YIPD. 2014. “Banda Aceh Layak Jadi Kota Ramah Disabilitas.†Yayasan Inovasi Pemerintahan Daerah. http://www.yipd.or.id/en/articles/banda-aceh-layak-jadi-kota-ramah-disabilitas (June 18, 2017).

Unduhan

Diterbitkan

2017-11-30

Cara Mengutip

Suhendra, A. (2017). Strategi Pemerintah Kota Banda Aceh dan Kota Surakarta dalam Mewujudkan Kota Ramah Disabilitas. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 1(3), 131–142. https://doi.org/10.21787/mp.1.3.2017.131-142

Terbitan

Bagian

Artikel