Strategi Keberlanjutan Inovasi Daerah di Kabupaten Pelalawan

Penulis

  • Azhar Riady Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Pelalawan, Indonesia
  • Deswanisa Fajriana Balai Diklat Keuangan Pekanbaru, Indonesia
  • Tengku Ritawati Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Pelalawan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21787/mp.10.1.2026.29-41

Kata Kunci:

Keberlanjutan, Pemerintah Daerah, Inovasi Daerah, Indeks Inovasi Daerah

Abstrak

Inovasi Strategi keberlanjutan inovasi daerah merupakan aspek krusial yang menentukan apakah capaian inovasi dapat dipertahankan secara konsisten dari tahun ke tahun. Selama ini, strategi keberlanjutan inovasi lebih banyak dikaji melalui prasyarat eksternal seperti komitmen kepemimpinan kepala daerah dan ekosistem kebijakan yang kondusif, yang terbukti efektif pada daerah dengan tata kelola yang sudah tertata baik. Namun tidak semua pemerintah daerah berada pada kondisi tersebut: sebagian menghadapi keterbatasan dukungan kepemimpinan serta belum tersedianya regulasi yang mendorong inovasi secara sistematis. Di sisi lain, strategi keberlanjutan inovasi dari sudut pandang BRIDA selaku koordinator inovasi masih jarang menjadi fokus kajian. Penelitian ini hadir sebagai alternatif dengan menganalisis bagaimana BRIDA Kabupaten Pelalawan menjalankan strategi keberlanjutan inovasi dalam merespons dinamika penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) periode 2021-2024. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah batasan rentang waktu kelayakan pelaporan inovasi yang hanya berlaku dua tahun terakhir, sehingga menuntut pembaruan portofolio inovasi secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui dokumentasi laporan IID, dokumen perencanaan strategis, dan data statistik pelaporan inovasi. Temuan menunjukkan bahwa BRIDA Kabupaten Pelalawan menerapkan empat strategi yang saling terintegrasi: analisis proyeksi mandiri berbasis bobot penilaian, perluasan cakupan unit kerja pelapor, pendampingan inovasi, serta pengembangan inovasi yang telah ada. Implementasi strategi-strategi ini berhasil meningkatkan skor IID Kabupaten Pelalawan secara konsisten dari 47,33 pada tahun 2021 menjadi 65,70 pada tahun 2024, mengantarkan Kabupaten Pelalawan meraih predikat sangat inovatif sekaligus mempertahankan peringkat kedua di Provinsi Riau. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis sebagai referensi bagi BRIDA di daerah lain dalam merancang strategi keberlanjutan inovasi yang adaptif terhadap dinamika penilaian IID nasional.

Referensi

Adhania, D. (2023). Tren Penelitian Innovative Government Dan Inovasi Pemerintah Di Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau: Mix Methods Bibliometric Analysis. 1–9.

Anggraeni, H. N., Nurliawati, N., Sufianti, E., & Taryono, O. (2023). Collaborative Strategies in Efforts to Increase the Innovation Index in Cimahi City Government. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 20(1), 11–28. https://doi.org/10.31113/jia.v20i1.891

Azzahra, S., Putri, A. R. C., & Permana, I. (2025). The Effectiveness of Village Government Service in the Lebu Digital Program. Indonesian Journal of Advanced Research, 4(7 SE-Articles), 1091–1102. https://doi.org/10.55927/ijar.v4i7.15013

Boly, V., Enjolras, M., Severine Husson, Morel, L., Dupont, L., & Benis, L. (2022). Innovation Capacity of City Administrations: A Best Practices Approach. Journal of Innovation Economics, 2, 169-198 VO – 0. https://doi.org/None

Budiman, S., Kurniadi, D., Matridi, R. A., Jenawi, B., & Junriana, J. (2021). Analisa Pemetaan Hasil Inovasi Daerah Kabupaten Bintan Pada Penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2020. Indonesian Governance Journal : Kajian Politik-Pemerintahan, 4(2), 112–126. https://doi.org/10.24905/igj.v4i2.1839

Citra, N. P., Agus Heruanto Hadna, & Achmad Djunaedi. (2024). Perkembangan Pengelolaan Inovasi Daerah: Bidang Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Kota Bekasi Tahun 2017-2022. Jurnal Administrasi Publik, 20(1), 21–50. https://doi.org/10.52316/jap.v20i1.252

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=335ZDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PT16

Faid, M., Sa’id, M., Alwi, B., Oktavianti, S., & Supyan, M. (2021). Pendampingan Sistem Monitoring Absensi dan Pelanggaran Siswa Berbasis WEB dan BOT Telegram. GUYUB: Journal of Community Engagement, 2(1), 141–156. https://doi.org/10.33650/guyub.v2i1.2090

Farhan, A. (2023). Inovasi Pelayanan Publik pada Pemerintah Daerah di Indonesia. Matra Pembaruan, 7(2), 111–123. https://doi.org/10.21787/mp.7.2.2023.111-123

Hilmawan, R., Aprianti, Y., Yudaruddin, R., Anggraini Bintoro, R. F., Suharsono, Fitrianto, Y., & Wahyuningsih, N. (2023). Public sector innovation in local government and its impact on development outcomes: Empirical evidence in Indonesia. Heliyon, 9(12). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e22833

Lambert, V. a., & Lambert, C. E. (2012). Qualitative Descriptive Research: An Acceptable Design. Pacific Rim International Journal of Nursing Research, 16(4), 255–256. http://antispam.kmutt.ac.th/index.php/PRIJNR/article/download/5805/5064

Maninggar, N., Kusharsanto, Z. S., Suhandojo, S., & Maulidya, D. (2023). Model Pengukuran Implementasi Konsep Sistem Inovasi Daerah di Indonesia. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota; Vol 19, No 1 (2023): JPWK Volume 19 No. 1 March 2023DO - 10.14710/Pwk.V19i1.44002 . https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pwk/article/view/44002%3B

Nisa, L. S. (2022). Pelaksanaan Sistem Inovasi di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 17(1), 107–120. https://doi.org/10.47441/jkp.v17i1.274

Nowell, L. S., Norris, J. M., White, D. E., & Moules, N. J. (2017). Thematic Analysis: Striving to Meet the Trustworthiness Criteria. International Journal of Qualitative Methods, 16(1). https://doi.org/10.1177/1609406917733847

OECD. (2025). Government at a Glance 2025: Size of public procurement. https://www.oecd.org/en/publications/2025/06/government-at-a-glance-2025_70e14c6c/full-report/size-of-publicprocurement_6979cd47.html

ÖZDEN, M. (2024). Content and Thematic Analysis Techniques in Qualitative Research: Purpose, Process and Features. Qualitative Inquiry in Education: Theory & Practice, 2(1 SE-Review Article), 64–81. https://doi.org/10.59455/qietp.20

Pratiwi, Amalia, S., Wahyuadianto, A., Masrully, & Nugroho, C. S. (2024). Continuities of Public Service Innovations (PSIs) in Indonesia’s Local Governments’ Health Services: Whose Initiative Has a Higher Success Rate? Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 27(3), 243–259. https://doi.org/10.22146/JSP.78742

Putra, Y. A., Sutami, S., & Haryadi, H. (2025). Rancang Bangun Pencatatan Pelanggaran Siswa Berbasis WEB Pada SMA Negeri 1 Kuala Pembuang. Jurnal Sains Komputer Dan Teknologi Informasi, 7(2), 77–82. https://doi.org/10.33084/jsakti.v7i2.9599

Rafida Djafar, I. (2023). Innovations to Improve the Quality of Maternal and Child Health Services in Bantaeng Regency. KnE Social Sciences, 8(17 SE-Articles), 415–428. https://doi.org/10.18502/kss.v8i17.14137

Saleh, C., Ibad, S., Suryadi, & Suryono, A. (2022). ANALYSIS OF PUBLIC SERVICES INNOVATION SMART KAMPUNG BANYUWANGI MODEL IN THE PERSPECTIVE OF PUBLIC SERVICE MANAGEMENT. X(3), 1–12.

Schnell, S. (2023). To know is to act? Revisiting the impact of government transparency on corruption. Public Administration and Development, 43(5), 355–367. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/pad.2029

Sistrantiani, I., Ngarawula, B., & Ndung, Y. (2025). Regional Innovation Index in Malang District. International Journal of Scientific and Academic Research, 05(04), 09–16. https://doi.org/10.54756/ijsar.2025.4.2

Teirlinck, P., & Spithoven, A. (2023). Improving the Regional Innovation Scoreboard for policy: how about innovation efficiency? Science and Public Policy, 50(6), 1001–1017. https://doi.org/10.1093/scipol/scad043

Van Manen, M. (2014). Phenomenology of Practice: Meaning-Giving Methods in Phenomenological Research and Writing (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315422657

Wardani, D. K., & Apriani, T. (2023). Strategi Keberlanjutan Inovasi Daerah di Kota Bandung Strategy of Regional Innovation Sustainability in Bandung. 7, 125–135.

Wedayania, N. L. M., Marta, A., & Suryandari, K. A. (2026). Implementasi Satuan Inovasi Daerah dalam Peningkatan Indeks Inovasi Daerah. 1(2), 69–77.

Wijaya, S., Alfitri, Thamrin, M. H., & Salya, D. H. (2024). The Impact of Electronic Government Policy on Transparency and Accountability in Public Services. International Journal of Science and Society, 6(2), 411–421. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i2.1157

Zia ud din, M., Yuan yuan, X., Khan, N. U., & Han, H. (2023). Linking local collaborative governance and public service delivery: mediating role of institutional capacity building. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1), 906. https://doi.org/10.1057/s41599-023-02421-3

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-03

Cara Mengutip

Riady, A., Fajriana, D., & Ritawati, T. (2026). Strategi Keberlanjutan Inovasi Daerah di Kabupaten Pelalawan. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 10(1), 29–41. https://doi.org/10.21787/mp.10.1.2026.29-41

Terbitan

Bagian

Artikel