Penyelenggaraan Inovasi Daerah

Kelembagaan dan Mekanisme Penilaian Pasca Transformasi BSKDN

Penulis

  • Rachman Kosasih Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Indonesia
  • `Tomy Veryanto Bawulang Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Indonesia
  • Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Indonesia Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21787/mp.9.2.2025.149-163

Kata Kunci:

Inovasi Daerah, Kelembagaan, Penilaian Inovasi, Harmonisasi Kebijakan, Tata Kelola Publik

Abstrak

Penyelenggaraan inovasi daerah merupakan instrumen strategis dalam mendorong reformasi tata kelola pemerintahan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Di Indonesia, mekanisme Penilaian Inovasi Daerah (PID) dikembangkan sebagai alat evaluasi dan pembinaan inovasi sektor publik yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Namun, restrukturisasi kelembagaan pasca pembentukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta transformasi Badan Penelitian dan Pengembangan menjadi Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) menimbulkan ketidakpastian kelembagaan dan disharmonisasi regulasi dalam penyelenggaraan PID.

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perubahan kelembagaan dan implikasinya terhadap mekanisme pelaksanaan Penilaian Inovasi Daerah dalam perspektif inovasi sektor publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi dokumen dengan analisis regulasi dan kelembagaan. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, dokumen perencanaan resmi pemerintah, statistik inovasi daerah tahun 2018–2023, serta literatur akademik terkait inovasi publik dan reformasi kelembagaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa PID masih dijalankan sebagai praktik administratif meskipun tidak lagi memiliki legitimasi kelembagaan yang eksplisit pascarestrukturisasi organisasi. Ketidakharmonisan antara regulasi inovasi daerah, mandat BSKDN, dan fungsi BRIN menyebabkan fragmentasi tata kelola inovasi publik serta berpotensi melemahkan efektivitas pembinaan inovasi daerah. Penelitian ini menegaskan perlunya harmonisasi regulasi dan model tata kelola kolaboratif lintas kelembagaan dengan kejelasan peran antara perumusan kebijakan, koordinasi riset, dan implementasi inovasi guna memperkuat ekosistem inovasi daerah yang adaptif dan berorientasi nilai publik.

Referensi

Agranoff, R., & McGuire, M. (2004). Collaborative public management: New strategies for local governments. In Collaborative Public Management: New Strategies for Local Governments. Georgetown University Press. https://doi.org/10.5860/choice.41-1215

Aminah, S., & Wardani, D. K. (2018). Readiness Analysis of Regional Innovation Implementation. Jurnal Bina Praja, 10(1), 13–26. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.13-26

Ansori, A. S., Putri, N. A. J., Mukarromah, N., & Hayat. (2024). Peran Regulasi dalam Mendorong Inovasi dan Kualitas Pelayanan Publik: Tinjauan pada Sektor Pendidikan. Idarotuna : Journal of Administrative Science, 5(1), 63–70. https://doi.org/10.54471/idarotuna.v5i1.89

Anwar, C., & Hanim, Z. (2025). Pengembangan Kapasitas Lembaga (Strategi dan Kebijakan untuk Peningkatan Kualitas Sistem Layanan dan Kelembagaan). Journal on Education, 07(02), 12374–12384. https://doi.org/10.31004/joe.v7i2.8364

BSKDN. (2024). Buku Peta Pembinaan Inovasi Daerah Tahun 2024. BSKDN. https://bskdn.kemendagri.go.id/website/buku-peta-pembinaan-inovasi-daerah/

Busroh, F. F., Khairo, F., & Zhafirah, P. D. (2023). Harmonisasi Regulasi di Indonesia: Simplikasi dan Sinkronisasi untuk Peningkatan Efektivitas Hukum. Jurnal Interpretasi Hukum, 4(3), 699–711. https://doi.org/10.22225/juinhum.5.1.7997.699-711

Christensen, T., & Lægreid, P. (2016). The Ashgate Research Companion to New Public Management. In The Ashgate Research Companion to New Public Management. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315613321

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=4uB76IC_

pOQC&lpg=PR4&hl=id&pg=PR3#v=onepage&q&f=false

Crozier, G., Denzin, N., & Lincoln, Y. (1994). Handbook of Qualitative Research. In British Journal of Educational Studies (Vol. 42, Issue 4). SAGE Publications. https://doi.org/10.2307/3121684

De Vries, H., Bekkers, V., & Tummers, L. (2016). Innovation in the public sector: A systematic review and future research agenda. Public Administration, 94(1), 146–166. https://doi.org/10.1111/padm.12209

Djahmiq, N. I., & Salahudin, S. (2022). Analisis Tantangan dan Potensi Dalam Meningkatkan Inovasi Pembangunan Desa Bagi Keberlangsungan Masyarakat Desa. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 7(1), 25–44. https://doi.org/10.14710/jiip.v7i1.13486

Dwiyanto, A. (2018). Mewujudkan Good Governance Melalui Pelayanan Publik. Gadjah Mada University Press.

Fitria, N. J. L. (2021). Pembentukan Badan Riset Dan Inovasi Nasional Sebagai Upaya Menuju Good Governance Dengan Prinsip Reformasi Birokrasi. Wacana Publik, 15(02), 105. https://doi.org/10.37295/wp.v15i2.62

Handini, N., Mely Darwina, Yudistira, & Wahjoe Pangestoeti. (2025). Peran Pemerintah Daerah Dalam Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Lokal Melalui Inovasi Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(5), 964–986. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/5793

Hartley, J. (2018). Ten propositions about public leadership. International Journal of Public Leadership, 14(4), 202–217. https://doi.org/10.1108/ijpl-09-2018-0048

Kardiat, Y. (2023). Inovasi Administrasi Publik. Jurnal Pallangga Praja (JPP), 4(2), 143–149. https://doi.org/10.61076/jpp.v4i2.3067

Luhmann, N. (1995). Social systems. Stanford University Press.

March, J. G., & Olsen, J. P. (2009). The Logic of Appropriateness. In The Oxford Handbook of Public Policy (pp. 689–708). https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199548453.003.0034

Marom, A. (2015). Inovasi Birokrasi Pelayanan Publik Bidang Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Di Kabupaten Kudus. Gema Publica, 1(1), 45–63. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/gp.1.1.2015.45-63

Moore, M. H. (1995). Creating public value: Strategic management in government. Harvard University Press.

Nasution, I. (2021). Harmonisasi regulasi dalam konteks reformasi kelembagaan pemerintahan daerah. Harmonisasi Regulasi Dalam Konteks Reformasi Kelembagaan Pemerintahan Daerah., 9(2), 165–182.

Osborne, S. P., & Brown, L. (2011). Innovation, Public Policy and Public Services: The Word That Would Be King? Public Administration, 89(4), 1335–1350. https://doi.org/10.1111/j.1467-9299.2011.01932.x

Parastowo, R. A. F. (2025). Analisis Penyusunan Policy Paper Dalam Penguatan Strategi Kebijakan Pengembangan Kelembagaan Badan Riset Dan Inovasi Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(5), 1957. https://doi.org/10.31604/jips.v12i3.2025.1269-1279

Pollitt, C., & Bouckaert, G. (2017). Public management reform: A comparative analysis – into the age of austerity (4th ed.). Oxford University Press. Oxford University Press. https://global.oup.com/academic/product/public-management-reform-9780198795186

Prasetyo, A., Wahyudianto, H., & Hartopo, A. (2023). Strategy for Developing Institutional Service Models for Regional Innovation in Indonesia. 150–159. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-49-7_27

Rahmanda, A. R. (2022). Tata Kelola dan Tantangan Penyelenggaraan Inovasi Daerah di Indonesia. Jurnal Transformasi Administrasi, 12(02), 176–192. https://doi.org/https://doi.org/10.56196/jta.v12i02.224

Roe, E. (2013). Narrative Policy Analysis. In Narrative Policy Analysis. https://doi.org/10.1215/9780822381891

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations. Free Press.

Schmitter, P. C., & Karl, T. L. (2017). What democracy is ... and is not. New Critical Writings in Political Sociology: Volume Three: Globalization and Contemporary Challenges to the Nation-State, 2(3), 155–168. https://doi.org/10.1353/jod.1991.0033

Scott, W. R. (2001). Institutions and Organizations. SAGE Publications.

Setiawan, I., & Arti, N. D. B. (2024). Hubungan Inovasi Pemerintahan Terhadap Restrukturisasi Pemerintahan Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 16(2), 234–248. https://doi.org/10.33701/jiapd.v16i2.4824

Soeprapto, M. F. I. (2010). Ilmu Perundang-undangan dan Materi Muatan. Kanisius.

Sururi, A. (2017). Innovation of Policy in Public Administration Perspective toward the realization of Good Public Policy Governance. Spirit Publik, 12, 14–31. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/sp.v12i2.16236

Syamsuddin, R., & Fuady, M. I. N. (2020). Upaya Penguatan Badan Penelitian dan Pengembangan serta Inovasi Daerah di Kota Palopo. Jurnal Wawasan Yuridika, 4(1), 63. https://doi.org/10.25072/jwy.v4i1.326

Ulfa, S. N., & Frinaldi, A. (2025). Inovasi Pemerintah Daerah Dalam Penerapan Kebijakan Publik Dan Pelayanan Publik. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 610–621. https://doi.org/https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5965

Wiryanto, W. (2020). Initiative and Implementation of The Public Service Innovation by Regional Government in Indonesia. Journal of Governance and Local Politics, 2(2), 201–215. https://doi.org/10.47650/jglp.v2i2.134

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30

Cara Mengutip

Kosasih, R., Bawulang, T. V., & Aziz, M. R. L. (2025). Penyelenggaraan Inovasi Daerah: Kelembagaan dan Mekanisme Penilaian Pasca Transformasi BSKDN. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 9(2), 149–163. https://doi.org/10.21787/mp.9.2.2025.149-163

Terbitan

Bagian

Artikel