Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Mewujudkan Efektivitas Sebuah Kebijakan

Penulis

  • Mutia Rahmah Fakultas Politik Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri
  • Muchlis Hamdi Fakultas Politik Pemerintahan, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.21787/mp.6.1.2022.15-27

Kata Kunci:

pengendalian kebakaran hutan dan lahan, efektivitas kebijakan, kebijakan publik

Abstrak

Penelitian ini dimaksudkan menelaah dan mengkaji seberapa berhasil pelaksanaan sebuah kebijakan publik mengenai pengendalian masalah kebakaran hutan dan lahan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini yakni pendekatan kualitatif melalui pendeskripsian dan penalaran secara induktif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan data sekunder. Informan sebagai sumber data primer ditentukan melalui purposive dan snowball dengan total 22 orang. Teknik analisis data diawali dengan pengumpulan data, penyederhanaan dan penyeleksian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penentuan keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menampakkan bahwa efektivitas kebijakan terkait pengendalian masalah kebakaran hutan dan lahan dengan lokasi penelitian di Kecamatan Bayung Lencir masih dinilai belum seluruhnya terwujud, yang mana terlihat dari: 1) aspek prosedural, yakni belum menyertakan pihak legislatif dan masih minimnya finansial; 2) aspek substantif, yakni belum sepenuhnya mempedomani ketentuan peraturan yang lebih tinggi sebagai acuan, dan belum maksimalnya tingkat partisipasi masyarakat; 3) aspek transaktif, yakni belum optimalnya pengendalian sumber daya; 4) aspek normatif, yakni  belum tepatnya upaya pelarangan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Referensi

Adinugroho, W. C., Suryadiputra, I. N. N., Saharjo, B. H., & Siboro, L. (2005). Panduan pengendalian kebakaran hutan pengendalian kebakaran hutan pengendalian kebakaran hutan dan lahan gambut. In Wetlands International - Indonesia Programme. https://doi.org/10.26623/jic.v3i1.862

Andrianto, R. (2011). Efektifitas Program Kampanye melalui penyuluhan pencegahan dan penanggulangan kebakaran pada pengatahuan anggota balakar RW. 09 Kel. Palmerah Utara. Universitas Mercu Buana.

Badiane, O., Henning, C., & Krampe, E. (2018). Policy Support Through Modeling and Evaluation: Methodological Challenges and Practical Solutions. In C. Henning, O. Badiane, & E. Krampe (Eds.), Development Policies and Policy Processes in Africa (pp. 1–17). Springer Open. https://doi.org/10.1007/978-3-319-60714-6_1

Bappeda Muba. (2019). RKPD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2019. http://bappeda.mubakab.go.id/upload/download/d41484580c3f4dabf8d4aaca741de1fc_RKPD%20Kab.%20Musi%20Banyuasin%20Tahun%202019.pdf

BPBD Muba. (2021). Penanggulangan Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan Kabupaten Musi Banyuasin.

BPBD Sumsel. (2021). Laporan tahunan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan tahun 2020.

Budiningsih, K. (2017). Implementasi kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 14(2), 165–186. https://doi.org/10.20886/jakk.2017.14.2.165-186

Chanchitpricha, C., & Bond, A. (2013). Conceptualising the effectiveness of impact assessment processes. Environmental Impact Assessment Review, 43, 65–72. https://doi.org/10.1016/j.eiar.2013.05.006

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis : an integrated approach (6th ed.). Routledge.

Fitri, A. (2009). Hutan rawa gambut Merang Kepayang masa lalu – masa kini – masa depan. http://forclime.org/merang/02_STE_FINAL.pdf

Fitri, A., Silalahi, M., Adiosyafri, & Permana, D. (2016). Identifikasi dan penilaian peluang mekanisme pendanaan bagi ekosistem hutan dan konservasi keragaman hayati: Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara. http://forclime.org/bioclime/bioclime.org/publications/Final Report_HaKI_Funding Mechanism.pdf

Hague, R., Harrop, M., & McCormick, J. (2019). Comparative government and politics : an introduction (11th ed.). Red Globe Press. https://www.amazon.com/Comparative-Government-Politics-John-McCormick/dp/1352005050

Hamdi, M. (2014). Kebijakan publik:Proses, analisis, dan partisipasi. Ghalia Indonesia. https://perpus.menpan.go.id/opac/detail-opac?id=2372

Hamza, K., & Mellouli, S. (2018). Background on frameworks for policy analytics. In Policy analytics, modelling, and informatics (pp. 19–37). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-61762-6_2

Harahap, A. A. N. (2020). Efektivitas Kegiatan Patroli Terpadu Dalam Verifikasi Titik Panas Sebagai Indikator Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumatera Selatan. IPB University.

Harzing, A.-W. (2011). The Publish or Perish Book: your guide to effective and responsible citation analysis. https://doi.org/10.1002/asi.21535

Ihsanuddin. (2020, June 23). Jokowi: 99 persen kebakaran hutan karena ulah manusia. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2020/06/23/10191611/jokowi-99-persen-kebakaran-hutankarena-ulah-manusia

Ismail, T. (2021, February 22). Presiden Jokowi: 99 persen karhutla karena ulah manusia, motifnya ekonomi. Tribunnews.Com. https://www.tribunnews.com/nasional/2021/02/22/presiden-jokowi-99-persen-karhutla-karena-ulah-manusia-motifnya-ekonomi

Khalwani, K. M. (2016). Penilaian Kerugian dan Efektivitas Pencegahan Kebakaran Ekosistem Hutan Gambut: Studi Kasus di Taman Nasional Sebangau. 52. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/80501

Koliba, C., Meek, J. W., Zia, A., & Mills, R. W. (2019). Governance networks in public administration and public policy (2nd ed.). Routledge. https://www.routledge.com/Governance-Networks-in-Public-Administration-and-Public-Policy/Koliba-Meek-Zia-Mills/p/book/9781138286108

Kusnandar, V. B. (2019). Hutan dan lahan seluas 2,6 juta Ha terbakar pada 2015. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/09/18/hutan-dan-lahan-seluas-26-juta-ha-terbakar-pada-2015

Levine, D. (2011). The capacity for civic engagement: Public and private worlds of the self. Palgrave Macmillan. https://link.springer.com/book/10.1057/9780230118157

Nurdin, N., Badri, M., & Sukartik, D. (2018). Efektivitas sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan pada masyarakat di Desa Sungai Buluh Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan Riau. Jurnal Riset Komunikasi, 1(1), 70–87. https://doi.org/https://doi.org/10.24329/jurkom.v1i1.15

Rizki, P. R. R., & Darmawan, D. (2019). Implementasi kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana kabut asap di Kota Pontianak. PUBLIKA-Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 8(4). https://jurmafis.untan.ac.id/index.php/publika/article/view/2519

Sadler, B. (1996). International study of the effectiveness of environmental assessment: final report. In International Association for Impact Assessment and Canadian Environmental Assessment Agency, Ministry of Supply and Services. https://unece.org/DAM/env/eia/documents/StudyEffectivenessEA.pdf

Sipongi-Karhutla Monitoring System. (2021). Rekapitulasi luas kebakaran hutan dan lahan (ha) per provinsi di Indonesia tahun 2016-2021.

Supriyanto, & Syarifudin. (2018). Analisis kebijakan pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Pembangunan Berkelanjutan, 1(1), 94–104. https://doi.org/10.22437/jpb.v1i2.5413

Susanto, D. (2020). Implementasi kebijakan restorasi gambut di Kalimantan Selatan dari persfektif komunikasi kebijakan (Studi Kasus di Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin). Universitas Islam Kalimantan MAB. http://eprints.uniska-bjm.ac.id/401/1/Denny s.pdf

Umasangaji, S. (2017). Kebijakan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Jurnal Demokrasi Dan Otonomi Daerah, 15(2), 121–130. https://jdod.ejournal.unri.ac.id/index.php/JDOD/article/view/5279/4951

van Eck, N. J., & Waltman, L. (2018). VOSviewer Manual - version 1.6.8. April, 1–51. http://www.vosviewer.com/documentation/Manual_VOSviewer_1.5.4.pdf

Unduhan

Diterbitkan

2022-05-31

Cara Mengutip

Rahmah, M., & Hamdi, M. (2022). Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan: Mewujudkan Efektivitas Sebuah Kebijakan. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 6(1), 15–27. https://doi.org/10.21787/mp.6.1.2022.15-27

Terbitan

Bagian

Artikel