Read the Full Text
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 12 No. 1 (2020).
Political Perspective of Michael Sandel’s Communitarianism
1,533 Views 1,660 Downloads
The ideals of justice are failing, with the widespread violence and discriminatory acts against various communities in Indonesia, despite what Michael Sandel's view that the community's view of good and fair was formed based on the community's beliefs about what is considered as good and fair. Community has an important role in communal living, since each community has a range of values and concepts of good. As such, the concept of a good society cannot simply be derived from the general principle but need to be obtained through the exploration of the community’s values and beliefs. For this reason, this study aimed to review the communitarianism-style of justice in the philosophical perspective of Michael Sandel. Using descriptive and documents analysis methods, as well as qualitative approaches, the results of the study showed that justice can be created from the promotion of value. Through a consensus, it is hoped that the government can explore the community’s value to be a mutual guideline in community living. This value can be accepted as a common good. Justice in society can only be sensibly created if it starts with the agreed and shared insights. Therefore, justice, according to Sandel, can only be created by using shared community values.
Keadilan untuk Komunitas: Perspektif Politik Komunitarianisme Michael Sandel
Cita-cita keadilan menemukan kegagalannya di tengah maraknya peristiwa kekerasan dan tindakan diskriminatif terhadap berbagai komunitas di Indonesia. Padahal, menurut Michael Sandel pandangan tentang yang baik dan adil, sesungguhnya telah dibentuk berdasarkan keyakinan-keyakinan tentang baik dan adil dalam komunitas tertentu. Komunitas memiliki peran bagi kehidupan bersama karena memiliki cakrawala nilai dan khazanah konsep hidup baiknya masing-masing. Sehingga konsepsi tentang masyarakat yang baik tidak dapat dilakukan dengan hanya sekadar mendeduksikannya dari sebuah prinsip umum, melainkan konsep tentang masyarakat yang baik sesungguhnya hanya dapat diperoleh melalui penggalian nilai-nilai serta keyakinan yang diasumsikan baik oleh komunitas yang bersangkutan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan mengulas lebih dalam keadilan ala komunitarian dalam perspektif filosofis Michael Sandel. Dengan metode deskriptif dan kepustakaan, serta pendekatan kualitatif, hasil penelitian menunjukkan, keadilan mampu diciptakan melalui promosi nilai. Melalui sebuah konsensus, pemerintah diharapkan mampu menggali sebuah nilai dari komunitas untuk menjadi arah dalam hidup bersama. Nilai ini kiranya dapat diterima sebagai kebaikan bersama. Dengan begitu, perkara keadilan dalam masyarakat, hanya dapat dijawab secara masuk akal bila bertolak pada horison wawasan yang disepakati dan dimiliki secara bersama-sama. Oleh karenanya, keadilan yang diusung Sandel hanya dapat dijawab dengan bertitik tolak pada nilai-nilai yang dimiliki bersama dalam komunitas yang bersangkutan.
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 12 No. 1 (2020).