Read the Full Text
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 15 No. 2 (2023).
Empirical Evidence From Provinces in Indonesia
2,259 Views 1,418 Downloads
This study aims to analyze the relationship between regional financial performance and inclusive economic development in Indonesia using secondary data from 34 provinces in Indonesia from 2011-2021. The data sources for this study were collected from the National Development Planning Agency, Directorate General of Fiscal Balance, and Statistics Indonesia. This study uses panel data regression analysis with a fixed effect model because it can reduce bias compared to other panel data models, especially those caused by unobservable time-invariant variables. The results showed that regional financial performance, as measured by the fiscal decentralization ratio, fiscal independence ratio, capital expenditure ratio, and social assistance expenditure ratio, significantly influenced inclusive economic development in Indonesia. Fiscal decentralization and social assistance spending have a positive relationship with inclusive economic development. Meanwhile, fiscal independence and capital expenditure have a negative relationship with inclusive economic growth.
Kinerja Keuangan Daerah dan Pembangunan Ekonomi Inklusif: Bukti Empiris dari Provinsi-Provinsi di di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kinerja keuangan daerah dan pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia dengan menggunakan data sekunder dari 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2011-2021. Sumber data untuk penelitian ini diperoleh dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, dan Badan Pusat Statistik. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model fixed effect karena dapat mengurangi bias dibandingkan dengan model data panel lainnya, terutama yang disebabkan oleh variabel tidak teramati (unobservable time-invariant). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan daerah yang diukur dengan rasio desentralisasi fiskal, rasio kemandirian fiskal, rasio belanja modal, dan rasio belanja bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia. Desentralisasi fiskal dan belanja bantuan sosial memiliki hubungan positif dengan pembangunan ekonomi inklusif. Sementara itu, kemandirian fiskal dan belanja modal memiliki hubungan negatif dengan pertumbuhan ekonomi inklusif.
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 15 No. 2 (2023).
Copyright (c) 2023 Author(s). This article is licensed under CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.