Read the Full Text
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 15 No. 2 (2023).
1,140 Views 763 Downloads
Mengukur Kemauan Politik dan Konstelasi Politik dalam Kebijakan Pemindahan Ibu Kota Indonesia
Penelitian ini mengukur bagaimana political will didalam kebijakan pemindahan ibu kota negara dan bagaimana kebijakan ini ketika dihadapkan pada konstelasi politik yang ada. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik indepth interview dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa political will dalam kebijakan pemindahan ibu kota negara tidak dapat dilepaskan dari faktor individu, yaitu keyakinan dan keberanian Presiden Joko Widodo melalui basis alasan yang memiliki relevansi kuat dengan keadaan empiris dan terefleksikan melalui berbagai peraturan yang ditetapkan. Faktor organisasi menunjukan keseriusan dan komitmen pemerintah melalui tim transisi yang dibentuk, sebagai dasar untuk bekerja secara terkoordinasi dalam mencapai target yang ditetapkan. Faktor relasi menunjukan keterlibatan individu/kelompok melalui adanya berbagai dukungan masyarakat, collaborative dan partnership, serta keterlibatan tokoh/figur internasional didalam pelaksanaannya. Faktor sosial menunjukan dinamika politik dan kondisi perangkat negara dalam proses pengambilan keputusan telah merefleksikan dukungan terhadap kebijakan, terlihat dari persetujuan mayoritas fraksi partai politik di legislatif, yang dalam satu waktu yang sama telah menjadi legitimasi politik yang kuat. Secara keseluruhan, keberlanjutan dan keberhasilan kebijakan pemindahan ibu kota negara akan ditentukan bagaimana kepemimpinan Presiden terpilih selanjutnya serta komposisi dukungan partai politik yang akan datang, yang tentu harus memiliki koherensi komitmen yang sama terhadap kebijakan pemindahan ibu kota negara.
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 15 No. 2 (2023).
Copyright (c) 2023 Author(s). This article is licensed under CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.