Strategi Bertahan Hidup Nelayan P. Rimau Balak di Kabupaten Lampung Selatan

Authors

  • Sudiyono Sudiyono Pusat Penelitian Kemasyaratan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.211-225

Keywords:

Strategi Bertahan Hidup, Nelayan, P. Rimau Balak, Survival Life Strategic, Fishermen, Rimau Balak Island

Abstract

Abstrak

Masyarakat nelayan P. Rimau Balak di Kabupaten Lampung Selatan, merupakan salah satu kelompok masyarakat yang hidup dalam kondisi miskin. Ada dua faktor yang menyebabkan kemiskinan, yakni; faktor yang bersifat alamiah, dan yang bersifat non-alamiah atau faktor struktural. Faktor alamiah  meliputi, degradasi lingkungan perairan, cuaca yang tidak menentu dan perubahan iklim, serta kondisi tangkap lebih (over fishing). Faktor yang bersifat struktural meliputi, sedang faktor struktural meliputi; terbatasnya akses modal, terbatasnya teknologi alat tangkap, kebijakan pemerintah, dan ketidakadilan dalam lembaga sistem bagi hasil. Studi ini bertujuan ingin menjelaskan bagaimana kommunitas masyarakat nelayan P. Rimau Balak dapat bertahan hidup. Sumber data diperoleh melalui wawancara mendalam, pengumpulan dokumen, observasi, dan buku-buku literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara vertikal nelayan memiliki hubungan baik dengan pihak yang menguasai sumber ekonomi, melibatkan keluarga dalam mencari nafkah, serta menghemat pengeluaran. Kemiskinan nelayan bersifat multi-dimensi, sehingga penanganannya tidak secara tambal sulam.

 

Abstract

The fishermen community in Rimau Balak island South Lampung Regencies, is one of the fisherman community which lifing in poverty condition. There are two factors that coused of poverty, namely; natural and non-natural or structural factor. The natural factor are weather uncertinity and climate change, degradation of sea resource and over fishing condition. The factor structural are, low of education and unskill of the fisherman community, limitation of the access of capital,  limitation  of the technology fishing gear, the gouvermen policy,  and unequity institutions sharing sistem. This study  aims to exsplain how the fishermen community in Rimau Balak island can be survival life? This article  has been written  by descriptive qualitatif aproach. Source of data  obtained  trough indepth interview, document colection, observation, and books litterature. This article is a byproduct of the Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP) survey,  that has been done by Population Research Center in Indonesia Institute of Sciences (P2K – LIPI) on Aprill 22 – 30 – 2015.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

References

Acheson, James M. Anthropology of Fishing, dalam Annual Review of Anthropology. Annual Review, 1981, PP 275 – 307.

Arif Satria, 2002. Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir, PT. Pustaka Cidesindo, Jakarta.

Bagong Suyanto & Karanji, 2005. Kemiskinan dan Kesenjangan Sosial: Ketika Pembangunan Tak Berpihak Kepada Rakyat Miskin. Universitas Erlangga, Surabaya.

Biro Pusat Statistik (2010), Sensus Penduduk Indonesia Tahun 2010, BPS. Jakarta,

Cliffort Geertz, 1963, Agricultural Involution: The Process of Ecological Change in Indonesian. University of California Press. Berkeley.

Karl D. Jackson & Lucian W. Pye, eds 1978. The Implication of Structure and Culture in Indonesia, dalam “Political Power and Comunications in Indonesia”, Mexico Press.

Kusnadi, 2002. Adaptasi dan Jaringan Sosial, Humaniora Utama Press. Bandung.

Mubyarto, 1984. Nelayan dan Kemiskinan, Rajawali Press, Jakarta.
_______, 1995. Strategi Pembangunan Ekonomi Yang Berkeadilan dalam Awan Setya Dewanta, Kemiskinan dan Kesenjangan di Indonesia. Penerbit: Aditya Media, Yogyakarta.

Sayogyo, 1978. Lapisan Paling Lemah Masyarakat Pedesaan Jawa, Prisma 3: 3 – 14, LP3ES, Jakarta.

_______, 1977. Garis Kemiskinan dan Kebutuhan Minimum Pangan, LPSP, IPB. Bogor.

Scott, James C. 1981. Moral Ekonomi Petani: Pergolakan dan Subsistensi di Asia Tenggara”, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

_______, 1976. The Moral Economy of the Peasant, New Aven, Yale University Press.

Supriharyono, 2000. Pelestarian Dan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Wilayah Pesisir Tropis, Gramedia. Jakarta.

Yahya Muhaimin, 1980. Beberapa Segi Birokrasi di Indonesia, Prisma 10. LP3ES. Jakarta.

Http:repository/ipb/ac.id/handle/123456789/70324. Diakses 22 Juli 2015.

http://fdwiagungwidodo.wordpress.com. Diakses 4 Agustus 2015.

Wawancara dengan Wanita Nelayan di Dusun Rimau melelui Focus Group Discutions (FGD) 25 April 2015.

Wawancara dengan Bapak Nurjaman Kepala Dusun Rimau, di Dusun Rimau 25 April 2015.

Wawancara dengan Bapak Sanusi Ketua Rt 1 Dusun Rimau, 24 April 2015.

Wawancara dengan Suminto Kepala Dusun, Di Dusun Keramat 24 April 2015

Wawancara dengan Bapak Jajang Kepala UPT Bakauheni, 27 April 2015.

Wawancara dengan Bapak Totok Pedagang Penampung Ikan di Dusun Pegantungan 24 April 2015.

Wawancara dengan Ibu Sri, pedagang keliling ikan (Papalele) di Dusun Keramat, 27 April 2015.

Downloads

Published

2015-10-01

How to Cite

Sudiyono, S. (2015). Strategi Bertahan Hidup Nelayan P. Rimau Balak di Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance, 7(3), 211-226. https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.211-225

Issue

Section

Articles