Beralih ke bagian utama
Artikel Riset Asli Akses Terbuka Terakreditasi SINTA 2

Asymmetrical Local Elections

Affirmation of Sovereignty for People's Welfare

DOI
10.21787/jbp.12.2020.237-248
Tanggal Terbit & Halaman
16 Desember 2020 · Hlm. 237-248
Riwayat Naskah
Diterima27 Jul 2020 Disetujui1 Des 2020 Terbit16 Des 2020

708 Dilihat 550 Diunduh

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui latarbelakang Pemilihan Kepala Daerah Langsung, hubungannya dengan kesejahteraan dan pemilihan kepala daerah yang asimetris. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dimana peran peneliti sangat penting. Penelitian terus dilakukan hingga peneliti merasa cukup untuk menjawab tujuan penelitian. Data diperoleh di lapangan dan diekspos dengan analisis induktif melalui tahapan yang direncanakan. Untuk mendukung penelitian dilakukan pengambilan data; observasi partisipatif, mencari informan kunci, wawancara mendalam, diskusi, dan literatur. Pemilihan langsung memberikan peran masyarakat lokal untuk memilih para pemimpin, memeriksa dan menyeimbangkan Pemerintah dan sebagai bentuk pertanggungjawaban langsung. Pemilihan Kepala Daerah terkait akses politik dan ekonomi, dengan akses itu ada koneksi antara pemilu, kedaulatan rakyat untuk kesejahteraan. Rekomendasi; Pemilihan kepala daerah perlu disesuaikan dengan karakteristik masyarakat beragam dan disesuaikan perkembangan masyarakat online. Komisi Pemilihan Umum Nasional-lokal perlu berpikir dan melakukan dengan cara-cara baru terutama di era COVID 19 untuk menggunakan Pemilihan Elektronik (E-Voting). E-Voting sejalan dengan perkembangan Teknologi dan Masyarakat berbasis Internet. Pemilihan kepala daerah yang asimetris perlu menjawab tantangan itu.

Baca Naskah Lengkap

Isi lengkap artikel ini tersedia dalam format PDF. Versi resmi yang diterbitkan pada Vol 12 No 2 (2020).

Buka PDF

Daftar Pustaka

13 rujukan
  1. Djuyandi, Y., & Herdiansah, A. G. (2018). Political Participation of Youth in the West Java Regional Election (Pilkada) in 2018. Jurnal Bina Praja, 10(2), 195–207. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.195-207
  2. Fakhruddin, Yuslim, & Syamsurizaldi. (2019). Evaluasi Pemilihan Kepala Daerah sebagai Wujud Demokratisasi: Studi pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2017 di Provinsi Aceh, Indonesia. Jurnal Wacana Politik, 4(1), 1–13. https://doi.org/10.24198/jwp.v4i1.19760
  3. Fatmawati, N. I. (2018). Desentralisasi Asimetris, Alternatif bagi Masa Depan Pembagian Kewenangan di Indonesia. MADANI: Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 10(3), 73–85. http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/MADANI/article/view/1265
  4. Ferza, R., & Aulia, N. F. (2020). 2018 Simultaneous Regional Head Elections: Political Dowry and Policy Implication. Jurnal Bina Praja, 12(1), 11–20. https://doi.org/10.21787/jbp.12.2020.11-20
  5. Ginting, J., Sipahutar, H., & Halik, A. (2018). The Feasibility of the Policy for the Use of Technology Summary of E-Vote Result on the 2019 Election. Jurnal Bina Praja, 10(1), 39–46. https://doi.org/10.21787/jbp.10.2018.39-46
  6. Liando, D. M. (2016). Pemilu dan Partisipasi Politik Masyarakat (Studi pada Pemilihan Anggota Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Calon Wakil Presiden di Kabupaten Minahasa Tahun 2014). Jurnal LPPM Bidang Ekososbudkum, 3(2), 14–28. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lppmekososbudkum/article/view/17190
  7. Octastefani, T. (2019). Measuring the Identity, Local Democracy and Transformative Politics: A Critical Case of the Jakarta Gubernatorial Election 2017. Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 14(2), 104–125. https://doi.org/10.31332/ai.v14i2.1289
  8. Putra, H. S. (2017). The Linkage of Intergovernmental Transfer and Poverty in Indonesia. Jurnal Bina Praja, 9(1), 29–40. https://doi.org/10.21787/jbp.09.2017.29-40
  9. Rakhmawanto, A., Rusli, B., & Sintaningrum, S. (2019). Merit System on the Selection Process of the State Civil Apparatus First Senior Executive Service Officials in the Central Java Provincial Government. Jurnal Bina Praja, 11(1), 31–41. https://doi.org/10.21787/jbp.11.2019.31-41
  10. Solikhin, A. (2016). Islam, Negara, dan Perlindungan Hak-Hak Islam Minoritas. Journal of Governance, 1(1), 42–67. https://doi.org/10.31506/jog.v1i1.1312
  11. Surayya, R. (2015). Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Kesehatan. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 1(2), 75–83. https://doi.org/10.29103/averrous.v1i2.415
  12. Sutrisno, C. (2017). Partisipasi Warga Negara dalam Pilkada. Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 2(2), 36–48. https://doi.org/10.24269/v2.n2.2017.36-48
  13. Suyatno. (2016). Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Tantangan Demokrasi Lokal di Indonesia. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 1(2), 212–230. https://doi.org/10.15294/jpi.v1i2.6586

Hak Cipta & Lisensi Akses Terbuka

Hak Cipta (c) 2020 Tukina. Artikel ini dilisensikan di bawah CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.