Read the Full Text
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 14 No. 2 (2022).
1,143 Views 788 Downloads
The enactment of Law No. 6 of 2014 concerning Villages carries the views and new concepts of village governance policies nationally. The Village Law provides a good opportunity for villages to manage their administration and development to improve rural residents' welfare and quality of life. This research investigates the influence of HR advantages and IT utilization on village fund management system and village government performance and the influence of HR advantages and IT utilization on village government performance mediated by village fund management system. Respondents were 287 village officials in Tegal Regency. Data collection method using simple random sampling. The data analysis used is SEM-PLS analysis. The findings show that HR advantages do not influence the village fund management system, and IT utilization influences it. HR advantages influence village government performance, and IT utilization does not influence village government performance. Village fund management systems influence village government performance. The village fund management system cannot mediate the relationship between HR advantages and village government performance but can mediate the relationship between HR advantages and village government performance. The village government can implement the results of this study to effectively improve some policies related to HR advantages and IT utilization.
The Mediation Role of the Village Fund Management System on the Relationship Between HR Advantages, Utilization of IT, and Village Government Performance
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris 1) untuk mengetahui dampak keunggulan SDM terhadap sistem pengelolaan dana desa. 2) untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi informasi terhadap sistem pengelolaan dana desa. 3) untuk mengetahui dampak keunggulan SDM terhadap kinerja pemerintahan desa. 4) untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi informasi terhadap kinerja pemerintahan desa. 5) untuk mengetahui dampak sistem pengelolaan dana desa terhadap kinerja pemerintah desa. 6) mengetahui dampak keunggulan SDM terhadap kinerja pemerintah desa dengan sistem pengelolaan dana desa sebagai mediator. 7) mengetahui dampak pemanfaatan teknologi informasi terhadap kinerja pemerintah desa dengan sistem pengelolaan dana desa sebagai mediator. Responden dalam penelitian ini adalah perangkat desa di Kabupaten Tegal. Secara administratif Kabupaten Tegal terbagi menjadi 18 kecamatan yang terdiri dari 281 desa dan 6 kecamatan, sehingga populasi dalam penelitian ini adalah 287 responden. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kelayakan instrumen, analisis deskripsi responden, analisis deskripsi variabel, analisis SEM Berbasis Variance-PLS. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh keunggulan SDM pada sistem pengelolaan dana desa, ada pengaruh pemanfaatan teknologi dalam sistem pengelolaan dana desa, ada pengaruh keunggulan SDM terhadap kinerja pemerintah desa, tidak ada pengaruh pemanfaatan teknologi terhadap kinerja pemerintah desa, ada pengaruh sistem pengelolaan dana desa terhadap kinerja pemerintah desa, sistem pengelolaan dana desa tidak mampu memediasi hubungan antara keunggulan sumber daya manusia dengan kinerja pemerintah desa, sistem pengelolaan dana desa mampu memediasi hubungan antara pemanfaatan teknologi dengan kinerja pemerintah desa.
The full text of this article is available as PDF. Version of record published in Vol. 14 No. 2 (2022).
Copyright (c) 2022 Author(s). This article is licensed under CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0.