Strategi Pengembangan Pariwisata Provinsi Papua
PDF

Kata Kunci

Pengembangan
Pariwisata
Potensi Wisata

Cara Mengutip

Ismail, M. (2020). Strategi Pengembangan Pariwisata Provinsi Papua. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 4(1), 59-69. https://doi.org/10.21787/mp.4.1.2020.59-69

Abstrak

Pariwisata adalah sektor yang potensial dan layak untuk dikembangkan secara inovatif guna meningkatkan tingkat daya saing. Papua adalah provinsi yang memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Namun kenyataannya belum dikelola dengan baik, sehingga berdampak pada kondisi sosial ekonomi. Masyarakat yang berdomisili di wilayah tersebut yang pada umumnya masih miskin. Untuk itu maka penelitian ini sangat penting untuk dilaksanakan supaya terjadinya perubahan dalam hal peningkatan pendapatan daerah, kunjungan wisatawan dan nilai promosi wisata yang semakin baik. Tujuan kajian ini adalah merumuskan strategi pengembangan potensi pariwisata di Provinsi Papua melalui analisis SWOT. Penelitian juga menggunakan metode deskriptip melalui pendekatan kualitatif dengan Informannya yaitu perguruan tinggi, Bappeda, Balitbangda, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Tenaga Kerja, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Dinas Koperasi UKM, Dinas Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan LSM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan obyek wisata alam di Papua pada umumnya masih dikekola secara tradisional dan dikelola masyarakat adat. Salah satu kendala pengembangan wisata di Papua adalah belum tersedianya Rencana Induk Pariwisata Daerah, kurangnya promosi wisata alam dan budaya, tingginya migrasi ke Papua, serta kondisi keamanan yang belum stabil. Adapun kegiatan wisata tahunan hanya kegiatan rutinitas dan belum memberikan dampak ekonomi (efek berganda). Untuk itu, diperlukan strategi pengembangan potensi wisata alam supaya menjaga kelestarian sumber daya alam dan terjaganya iklim pariwisata yang kondusif.

https://doi.org/10.21787/mp.4.1.2020.59-69
PDF

Referensi

Agmasari, S. (2019). Daftar Wisatawan Mancanegara Paling Banyak Berkunjung ke Indonesia 2019. Kompas.Com. https://travel.kompas.com/read/2019/11/03/164641027/daftar-wisatawan-mancanegara-paling-banyak-berkunjung-ke-indonesia-2019

Atmoko, T. P. H. (2014). Strategi Pengembangan Potensi Desa Wisata Brajan Kabupaten Sleman. Media Wisata, 12(2), 146–154. https://doi.org/10.36276/mws.v12i2.87

bappenas. (2019). Musrenbangnas 2019 RKP 2020: Peningkatan SDM untuk Pertumbuhan Berkualitas. Bappenas.Go.Id. https://www.bappenas.go.id/id/berita-dan-siaran-pers/musrenbangnas-2019-rkp-2020-peningkatan-sdm-untuk-pertumbuhan-berkualitas/

Ervina. (2017). Penerapan Strategi Pengembangan Pariwisata oleh Dinas Pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara. EJournal Administrasi Negara, 5(3), 6240–6254. http://ejournal.an.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2017/07/JURNAL (07-20-17-02-14-18).pdf.

Fahmi, I., & Yunus, M. (2013). Manajemen Strategis: Teori dan Aplikasi. Alfabeta. https://doi.org/978-602-7825-54-3

Flo, E. (2018). Promosi Wisata Papua, Gempi Siap Gebrak Media Sosial. Merahputih.Com. https://merahputih.com/post/read/promosi-wisata-papua-gempi-siap-gebrak-media-sosial

Haryanto, J. T. (2019). Kesesuaian Kegiatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pariwisata dan Permasalahan Pariwisata di Indonesia. Matra Pembaruan, 3(1), 25–36. https://doi.org/10.21787/mp.3.1.2019.25-36

Hidayat, M. (2016). Strategi Perencanaan dan Pengembangan Objek Wisata (Studi Kasus Pantai Pangandaran Kabupaten Ciamis Jawa Barat). The Journal: Tourism and Hospitality Essentials Journal, 1(1), 33–44. http://ejournal.upi.edu/index.php/thejournal/article/view/1879

Itamar, H., Alam, A. S., & Rahmatullah, R. (2014). Strategi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Tana Toraja. GOVERNMENT : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(2), 91–108. http://journal.unhas.ac.id/index.php/government/article/view/1248

Loen, A. (2019). Musrenbang Provinsi Papua usulkan 2.139 program. Jubi.Co.Id. https://jubi.co.id/musrenbang-provinsi-papua-usulkan-2-139-program/

Nurhadi, F. D. C., Mardiyono, & Rengu, S. P. (2014). Strategi Pengembangan Pariwisata Oleh Pemerintah Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Studi Pada Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto). Jurusan Administrasi Publik, 2(2), 325–331.

https://www.neliti.com/id/publications/77667/strategi-pengembangan-pariwisata-oleh-pemerintah-daerah-terhadap-pendapatan-asli

Nurhayati, S., & Ristanto, V. G. (2017). Sistem Informasi Pariwisata Provinsi Papua Berbasis Web. Seminar Nasional APTIKOM (SEMNASTIKOM), 302–308. https://www.academia.edu/35977356/SISTEM_INFORMASI_PARIWISATA_PROVINSI_PAPUA_BERBASIS_WEB

papuabangkit.com. (2017). Pemprov Dorong Pariwisata Berbasis Ekonomi Lokal. Papuabangkit.Com. https://www.papuabangkit.com/2017/03/15/pemprov-dorong-pariwisata-berbasis-ekonomi-lokal/

Pathurrahman. (2015). Strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Timur dalam Promosi Pariwisata pada Tahun 2014 [Universitas Muhammadiyah Yogyakarta]. http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/18452

Petriella, Y. (2018). Pengembangan Pariwisata: Fokus Harus Diarahkan ke Papua. Bisnis.Com. https://sumatra.bisnis.com/read/20181012/448/848311/pengembangan-pariwisata-fokus-harus-diarahkan-ke-papua

Pieda, G. C. D. R. C. da, & Anom, I. P. (2019). Dampak Ekonomi Pengembangan Daya Tarik Wisata “Hot Spring” Di Kecamatan Marobo, Kabupaten Bobonaro, Timor-Leste. Jurnal Destinasi Pariwisata, 7(2), 226–230. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2019.v07.i02.p03

Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata (Cet.1). Andi.

Prakoso, J. R. (2015). Ini Masalah yang Membuat Pariwisata Papua Tidak Berkembang. Detik.Com. https://travel.detik.com/travel-news/d-2947632/ini-masalah-yang-membuat-pariwisata-papua-tidak-berkembang

Prantawan P, D. G. A., & Sunarta, I. N. (2015). Studi Pengembangan Desa Pinge sebagai Daya Tarik Ekowisata di Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan. Jurnal Destinasi Pariwisata, 3(1), 1-8–8. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2015.v03.i01.p01

Primadany, S. R. (2013). Analisis Strategi Pengembangan Pariwisata Daerah (Studi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Daerah Kabupaten Nganjuk). Jurnal Administrasi Publik, 1(4), 135–143. http://administrasipublik.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jap/article/view/126

Ratna Sari, Y. (2019). Manajemen Retribusi Pasar Melalui Inovasi Tape Pasar di Kota Surakarta. Matra Pembaruan, 3(1), 13–23. https://doi.org/10.21787/mp.3.1.2019.13-23

Rumpaidus, G. A., Putra, A. M., & Widyatmaja, I. G. N. (2019). Strategi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua. Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalitas, 3(2), 22–42. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jkh/article/view/45903

Subardin, F. N., Firmansyah, & Priyandoko, Z. (2010). Penentuan Prioritas Pengembangan Wisata Alam di Kabupaten Lebak [Universitas Pasundan]. http://repository.unpas.ac.id/32088/

Suwantoro, G. (2004). Dasar-Dasar Wisata. Andi.

TR01. (2019). Pemkab Batola Utamakan Skala Prioritas. Http://Abdipersadafm.Co.Id. http://abdipersadafm.co.id/2019/04/02/pemkab-batola-utamakan-skala-prioritas/