Kolaborasi Aktor dalam Pembangunan Pariwisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan
Astuti Umar
Universitas Muhammadiyah Makassar
Burhanuddin Burhanuddin
Nasrulhaq Nasrulhaq
PDF

Kata Kunci

Collaboration, Tourism Construction And Governance

Bagaimana Mengutip

Umar, A., Burhanuddin, B., & Nasrulhaq, N. (2019). Kolaborasi Aktor dalam Pembangunan Pariwisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 3(1), 57-66. https://doi.org/10.21787/mp.3.1.2019.57-66

Abstrak

Pembangunan pariwisata hutan Mangrove Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai, terjadi karena adanya ketimpangan-ketimpangan internal yang sulit untuk terselesaikan, arah pembangunan yang stagnan, serta keterbatasan kemampuan pengelola yang minim, sementara kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas semakin tinggi. Sehingga dibutuhkan gerak aktif oleh aktor untuk menggerakkan dan menyelenggarakan pembangunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses kolaborasi yang terjadi dalam mencapai pembangunan secara efektif, akuntabel, transparan dan memenuhi kebutuhan publik. Jenis Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, praktik kolaborasi dalam pembangunan pariwisata hutan mangrove Tongke-Tongke Kabupaten Sinjai merupakan solusi terbaik dalam menjawab keterbatasan masing-masing aktor dalam melakukan koordinasi dengan unit-unit organisasi lingkup pemerintah Kabupaten Sinjai, terciptanya partisipasi dan sinergitas para aktor yang komunikatif, terbuka dan mampu menimbulkan kepercayaan dan komitmen para aktor untuk menciptakan kesamaan pengertian dalam mengatasi masalah-masalah pembangunan pariwisata hutan mangrove Tongke-Tongke.

PDF

Referensi

Ansell, C. and Gash, A. (2007) ‘Collaborative Governance in Theory and Practice’, Journal of Public Administration Research and Theory, 18, pp. 543–571. doi: 10.1093/jopart/mum032.

Dwiyanto, A. (2015) Manajemen Pelayanan Publik, Inklusif, dan Kolaborasi. Yogyakarta: Gajamada Universitas Perss.

Emerson, K., Nabatchi, T. and Balogh, S. (2012) ‘An Integrative Framework for Collaborative Governance’, Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), pp. 1–29. Available at: https://academic.oup.com/jpart/article/22/1/1/944908.

Fairuza, M. (2017) ‘Kolaborasi antar Stakeholder dalam Pembangunan Inklusif pada Sektor Pariwisata (Studi Kasus Wisata Pulau Merah di Kabupaten Banyuwangi)’, Kebijakan dan Manajemen Publik. Universitas Airlangga, 5(3), pp. 1–13. Available at: http://journal.unair.ac.id/KMP@kolaborasi-antar-stakeholder-dalam-pembangunan-inklusif-article-11728-media-138-category-8.html.

Harmawan, N. B., Wasiati, I. and Hermanto Rohman (2017) ‘Collaborative Governance dalam Program Pengembangan Nilai Budaya Daerah Melalui Banyuwangi Ethno Carnaval.’, E-SOSPOL, 4(1), p. Halaman 50-55. Available at: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/E-SOS/article/view/5615.

Maharani, E. K. (2016) Kolaborasi Antar-Pelaksana pada Penataan dan Pembinaan Toko Modern di Kota Surakarta. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Available at: https://eprints.uns.ac.id/25017/.

Mahsyar, A. (2015) ‘Public Private Partnership : Kolaborasi Pemerintah dan Swasta dalam Pengelolaan Asset Publik di Kota Makassar’, Jurnal Administrasi Publik, 12(April), pp. 71–82. Available at: http://journal.unpar.ac.id/index.php/JAP/article/view/1502.

Mulawarman, K. and Rosilawati, Y. (2014) ‘Komunikasi Organisasi pada Dinas Perijinan Kota Yogyakarta untuk Meningkatkan Pelayanan’, Jurnal Maknaa, 5(1), p. 31. doi: 10.30659/jikm.5.1.31-41.

Nasrulhaq, N. (2017) Nilai Dasar Collaborative Governance dalam Studi Kebijakan Publik. Universitas Muhammadiyah Makassar. Available at: https://www.researchgate.net/publication/325259052_NILAI_DASAR_COLLABORATIVE_GOVERNANCE_DALAM_STUDI_KEBIJAKAN_PUBLIK.

Pramusinto Agus (2009) Reformasi Birokrasi, Kepemimpinan, dan Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gava Media.

Pratama, Y. F. and Wismar’ein, D. (2018) ‘Pengaruh Pelatihan dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan’, Buisness Management Analysis Journal (BMAJ), 1(1), pp. 26–36. Available at: https://jurnal.umk.ac.id/index.php/bmaj/article/viewFile/2686/1467.

Sabaruddin, A. (2015) Manajemen Kolaborasi Dalam Pelayanan Publik, Teori, Konsep, dan Aplikasi. Bandung: Graha Ilmu.

Sugiyono (2014) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. 2014th edn. Edited by Sugiyono. Bandung: Alfabeta.

Tresiana, N. and Duadji, N. (2017) ‘Kota Layak Anak yang Berkelanjutan’. Lampung: Anugrah Utama Raharja, p. 130.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional berlaku untuk semua karya yang diterbitkan oleh Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan. Penulis akan mempertahankan hak cipta dari karya tersebut.