Pengembangan Model Kemitraan UMKM dengan Usaha Skala Sedang dan Besar di Jawa Timur Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR)
Herrukmi Septa Rinawati
Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur
FX Sri Sadewo
Universitas Negeri Surabaya
PDF

Kata Kunci

CSR
Model Kemitraan
UMKM

Bagaimana Mengutip

Rinawati, H., & Sadewo, F. (2019). Pengembangan Model Kemitraan UMKM dengan Usaha Skala Sedang dan Besar di Jawa Timur Melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR). Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 3(2), 67-77. https://doi.org/10.21787/mp.3.2.2019.67-77

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan kontributor pertumbuhan ekonomi nasional. Di Jawa Timur sendiri, jumlah UMKM tergolong besar. Akan tetapi, masih banyak kendala dalam pengembangannya, seperti tidak efektifnya pola kemitraan, serta pengembangannya tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan model kemitraan antara pengusaha UMKM dengan usaha skala sedang dan besar yang telah berjalan selama ini, keterlibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaan model kemitraan, hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan model kemitraan, serta bagaimana pengembangan model kemitraan UMKM dengan usaha skala sedang dan besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method (kualitatif dan kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan, pelaksanaan model kemitraan antara pengusaha UMKM dengan usaha skala sedang dan besar selama ini ditingkatkan dengan melibatkan perusahan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Keterlibatan pemerintah daerah juga melalui peraturan dengan konsep kemitraan pengusaha UMKM dengan perusahaan sedang dan besar. Hambatan-hambatan yang dihadapi di antaranya koordinasi antar stakeholder masih belum optimal. Dengan peningkatan kemitraan UMKM dengan usaha sedang dan besar diharapkan dapat mengatasi hambatan yang ada seperti keterbatasan sumber daya.

PDF

Referensi

Aguilar, J. P., & Sen, S. (2009). Comparing conceptualizations of social capital. Journal of Community Practice, 17(4), 424–443. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/10705420903299979

Albar, M. W. (2011). Sejarah Perkembangan Pengusaha Pribumi dan Non-Pribumi Industri Rokok Kretek di Kudus 1908 - 1975. In International Conference on Indonesian Studies (pp. 246–281). Jakarta: FIB Universitas Indonesia.

Albareda, L., Lozano, J. M., & Ysa, T. (2007). Public Policies on Corporate Social Responsibility: The Role of Governments in Europe. Journal of Business Ethics, 74(4), 391–407. https://doi.org/10.1007/s10551-007-9514-1

Barth, R., & Wolff, F. (2009). Corporate social responsibility in Europe: Rhetoric and realities. Edward Elgar Publishing.

Castle, L. (1982). Tingkah laku agama, politik dan ekonomi diJawa: industri rokok kudus. Jakarta: Sinar Harapan.

Gangi, F., Meles, A., Monferrà, S., & Mustilli, M. (2018). Does corporate social responsibility help the survivorship of SMEs and large firms? Global Finance Journal, 100402. https://doi.org/10.1016/j.gfj.2018.01.006

Ghassani, N. (2015). Kemitraan Pengembangan UMKM. Kebijakan Dan Manajemen Publik, 3(2), 142–151. Retrieved from http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-kmp16cb8512a4full.pdf

Grootaert, C., Narayan, D., Jones, V. N., & Woolcock, M. (2004). Measuring social capital: An integrated questionnaire. The World Bank.

Haryono, N. (2016). Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui Program Corporate Social Responsibility Memasuki Pasar Bebas. Jejaring Administrasi Publik, 8(1), 887–898. Retrieved from http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-admp82d74b3aa6full.pdf

Herlina, E. (2014). Pendidikan Dan Pelatihan Dalam Meningkatkan Model Kerjasama Usaha Menengah Kecil Dan Mikro Dengan Usaha Besar Di Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Jurnal Ekonologi Ilmu Manajemen, 1(1), 71–81. Retrieved from https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/ekonologi/article/download/15/11

Pastrana, N. A., & Sriramesh, K. (2014). Corporate social responsibility: Perceptions and practices among SMEs in Colombia. Public Relations Review, 40(1), 14–24. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2013.10.002

Pulungan, M. S. (2017). Perlindungan Hukum dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Balikpapan. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 1(1), 11–21. https://doi.org/10.21787/mp.1.1.2017.11-21

Sakina, A. I., & Siti, D. H. (2017). Menyoroti Budaya Patriarki di Indonesia. Social Work Journal, 7(1), 70–80. Retrieved from http://jurnal.unpad.ac.id/share/article/view/13820

Schumpeter, J. A. (2017). Theory of economic development. Routledge.

Sugiyanto, E. K., Widowati, S. Y., & Wijayanti, R. (2018). Pola Pengelolaan Program CSR untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 19(2), 240–249. https://doi.org/10.26623/jdsb.v19i2.985

Yusuf, A. M. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif & penelitian gabungan. Prenada Media.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional berlaku untuk semua karya yang diterbitkan oleh Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan. Penulis akan mempertahankan hak cipta dari karya tersebut.