Efektivitas Bimtek Fasilitator dalam Pelaksanaan Inovasi Daerah
Ray Septianis Kartika
Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri
Garsy Simorangkir
BPP Kemendagri Republik Indonesia
PDF

Kata Kunci

Implementation, Technical Guidance, Facilitator, Regional Innovation

Bagaimana Mengutip

Kartika, R., & Simorangkir, G. (2019). Efektivitas Bimtek Fasilitator dalam Pelaksanaan Inovasi Daerah. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 3(2), 119-131. https://doi.org/10.21787/mp.3.2.2019.119-131

Abstrak

Bimbingan teknis (Bimtek) merupakan cara untuk memberikan pemahaman kepada fasilitator inovasi daerah agar fokus dan konsistensi dalam menangani inovasi daerah. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah ketidakpahaman fasilitator dalam memaknai inovasi daerah sesuai dengan PP No 38 Tahun 2018 tentang Inovasi Daerah. Oleh karenanya Bimtek ini diadakan sebagai proses pembelajaran bagi fasilitator di daerah agar dapat mengoperasionalkan tujuh aplikasi layanan yang terintegrasi. Tujuannya untuk melihat pelaksanaan Bimtek dan kompetensi narasumber yang dilibatkan. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini menemukan, Bimtek fasilitator inovasi daerah sudah dijalankan dengan efektif dengan presentase 70%. Sedangkan kompetensi narasumber Bimtek fasilitator inovasi daerah untuk materi kebijakan inovasi daerah dinilai efektif (70,6%). Selain itu, materi strategi percepatan program inovasi daerah, tantangan dan perkembangan serta desain Infografis dengan microsoft power point juga dinilai cukup efektif. Namun, materi mengenai pusat jejaring inovasi daerah (puja indah) dinilai kurang efektif. Hal ini justru berbeda dengan materi ide kreatif yang dinilai sangat efektif (90,48 %). Adapun kesimpulan dari penelitian di antaranya; Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri dapat bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri dalam membangun Bimtek; Melakukan kajian lanjutan dengan fokus pada perbaikan materi di tahun mendatang; Bimtek melibatkan akademisi, best practise daerah dan bisnis sebagai narasumber. Karena pre test dilakukan di awal pelaksanaan Bimtek. Dengan demikian diharapkan Bimtek selanjutnya lebih profesional, akademis dan dapat bermanfaat.

PDF

Referensi

Andriastuti, K. T. P. (2017). Pengaruh Kebijakan Bimtek Terhadap Kinerja Legislasi DPRD Kabupaten Bangli. Public Inspiration Jurnal Administrasi Publik, 2(1), 1–7. Retrieved from https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/public-inspiration/article/view/382

Ardhian, D. (2013). Organisasi: Fasilitator itu Seharusnya Memudahkan. Retrieved October 25, 2019, from https://keuanganlsm.com/fasilitator-itu-seharusnya-memudahkan/

Bilhaq. (2014). Peran Pelatihan dan Bimbingan Teknis dalam Meningkatkan Kompetensi. Retrieved October 25, 2019, from https://www.pelatihan-sdm.net/peran-pelatihan-dan-bimbingan-teknis-Bimtek-dalam-meningkatkan-kompetensi

BPKAD Kabupaten Banjar. (2017). Peran Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam Meningkatkan Kompetensi. Retrieved October 25, 2019, from http://bpkad.banjarkab.go.id/index.php/2017/10/11/peran-pelatihan-dan-bimbingan-teknis-bimtek-dalam-meningkatkan-kompetensi/

Creswell, J. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th Edition. The New Zealand dental journal (Vol. 86). SAGE. https://doi.org/10.4135/9781849208956

Ekaningsih, A. S. (2013). Peran Pendidikan dan Pelatihan serta Kompetensi Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Aparatur (Studi pada Dinas Perhubungan Kota Tarakan). Jurnal Borneo Administrator, 9(2), 189–207. https://doi.org/10.24258/jba.v9i2.104

Indrawan, A. (2017). Menpan RB: ASN Harus Punya Pemikiran Inovatif. Retrieved October 25, 2019, from https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/04/29/op6j9p365-menpan-rb-asn-harus-punya-pemikiran-inovatif

Kristanti, T. (2009). Integrasi Enterprise (Studi Kasus: Yayasan Pendidikan “X”). Jurnal Sistem Informasi, 4(1), 17–32. Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/75d7/53a8ed1c763f1fbb3d6662fb69d5c823da55.pdf

Mangkin, B. R. (2018). Analisis Efektivitas Pelaksanaan Program Bimtek dalam Peningkatan Kualitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Universitas Sanata Dharma. Retrieved from https://repository.usd.ac.id/32350/2/142214094_full.pdf

Mudhafier. (1987). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Remaja Karya.

Prabu, A. (2005). Evaluasi Kinerja SDM (Bandung). Refika Aditama.

Setiawan, I. (2017). Implementasi Inovasi Daerah di Kota Balikpapan. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 2(2), 83–93. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/323724993_IMPLEMENTASI_INOVASI_DAERAH_DI_KOTA_BALIKPAPAN

Sidik, H. (2017). LAN: inovasi ASN Tentukan Jalannya Pemerintahan Daerah. Retrieved October 25, 2019, from https://www.antaranews.com/berita/664612/lan-inovasi-asn-tentukan-jalannya-pemerintahan-daerah

Sudarmanto. (2009). Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyantari, D., Titisari, P., & Sumani, S. (2018). Efektivitas Implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Keuangan Cloud pada Pemerintah Kabupaten Jember. BISMA, 12(1), 106–118. https://doi.org/10.19184/bisma.v12i1.7607

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. (Sugiyono, Ed.) (2014th ed.). Bandung: Alfabeta.

Sukmadilaga, C., Pratama, A., & Mulyani, S. (2019). Good Governance Implementation in Public Sector: Exploratory Analysis of Government Financial Statements Disclosures Across ASEAN Countries. In Procedia - Social and Behavioral Sciences (Vol. 211, pp. 513–518). Bali: Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.11.068

Suripto. (2015). Berfikir Kreatif dan Inovasi Pejabat Aparatur Sipil Negara. Retrieved October 25, 2019, from https://www.slideshare.net/Suripto3x/berfikir-kreatif-dan-inovasi

Syam, H., Akib, H., Patonangi, A. A., & Guntur, M. (2018). Principal Entrepreneurship Competence Based on Creativity and Innovation in the Context of Learning Organizations in Indonesia. Journal of Entrepreneurship Education, 21(3), 1–13. Retrieved from https://www.abacademies.org/articles/principal-entrepreneurship-competence-based-on-creativity-and-innovation-in-the-context-of-learning-organizations-in-indonesia-7294.html

Usman, H., & Eko Raharjo, N. (2013). Strategi Kepemimpinan Pembelajaran Menyongsong Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 5(1), 1–13. https://doi.org/10.21831/cp.v5i1.1253

Yasin, A. F. (2011). Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam di Madrasah (Studi Kasus di Min Malang I). El-Qudwah, 1(5), 157–181. Retrieved from https://www.neliti.com/id/publications/242218/pengembangan-kompetensi-pedagogik-guru-pendidikan-agama-islam-di-madrasah-studi

Zuchri, A. (2011). Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pustaka Press.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional berlaku untuk semua karya yang diterbitkan oleh Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan. Penulis akan mempertahankan hak cipta dari karya tersebut.