Evaluasi Penyerapan Anggaran Belanja Daerah pada Studi Kasus Provinsi Riau

Penulis

  • Adi Nugraha
  • Laili Isna Nur Khiqmah
  • Zahrina Luthfi Raudina

Kata Kunci:

APBD, Provinsi Riau, Realisasi Belanja, Multidimensional Scalling (MDS), LKPD

Abstrak

Salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah adalah dari bagaimana daerah merealisasikan anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Belanja APBD pada Provinsi Riau dinilai masih kurang optimal karena rata-rata realisasi belanja daerah hanya 82,85% pada periode 5 tahun terakhir (2015-2019). Nilai tersebut berada dibawah target yang ditetapkan Kementerian Keuangan, yakni sebesar >95%. Diperlukan studi lanjut untuk mengkaji faktor yang menyebabkan rendahnya realisasi anggaran belanja pada Provinsi Riau. Dengan menggunakan metode Multidimensional Scalling (MDS) dapat mengidentifikasi keberlanjutan belanja dan jenis belanja sehingga dapat mendorong optimalisasi belanja APBD di Provinsi Riau. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2015 sampai tahun 2019 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).

Diterbitkan

2021-03-15

Terbitan

Bagian

Artikel